Ekonomi

Nova Minta Menko Perekonomian Tuntaskan Kendala Investasi KEK Arun

Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah didampingi Wakil Ketua II DPR Aceh, Hendra Budian bertemu Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto di ruang kerjanya, Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jum’at (24/7).

Jakarta — Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, meminta dukungan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto terkait kelanjutan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe.

Permintaan itu disampaikan Nova saat melakukan pertemuan dengan Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Jum’at (24/7).

ADVERTISEMENT
Lapor SPT Coretax 2026 Iklan Online

Nova mengatakan, pertemuan itu merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang sudah pernah ia lakukan beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT
Iklan Bank Aceh Syariah Menyambut Hari Pers Nasional

“(Kita) minta dukungan kembali dalam rangka melanjutkan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe, serta mempercepat investasi,” kata Nova yang dalam pertemuan itu turut didampingi Wakil Ketua II DPR Aceh, Hendra Budian.

Dalam pertemuan itu, Plt Gubernur juga menyinggung masalah aset lahan milik Pemerintah pusat, serta masalah lainnya terkait konsorsium empat sindikasi yaitu, PT Pelindo, Pertamina, PT Pembangunan Aceh (PEMA) dan Pupuk Iskandar Muda (PIM), sehingga percepatan investasi jadi terkendala.

Nova berharap, semua masalah tersebut dapat segera selesai mengingat investasi Aceh sangat dibutuhkan untuk mendongkrak pendapatan daerah dan mempercepat pergerakan ekonomi di tengah kondisi pandemi Covid-19. (IA)

Artikel Terkait