INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Ekonomi

Optimalkan Produksi Beras, Mentan Bangun Tiga Penggilingan Padi di Aceh

Last updated: Rabu, 30 September 2020 19:18 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 5 Menit
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, bersama Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, melakukan panen raya musim tanam gadu 2020, di Gampong Tumbo Baro, Kuta Malaka, Aceh Besar, Rabu (30/9)
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, bersama Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, melakukan panen raya musim tanam gadu 2020, di Gampong Tumbo Baro, Kuta Malaka, Aceh Besar, Rabu (30/9)
SHARE

Banda Aceh — Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, menyatakan siap memberikan dukungan penuh untuk mengembangkan perekonomian para petani di Provinsi Aceh.

“Pertanian kalau serius dan digarap dengan baik Insya Allah berhasil,” kata Mentan Syahrul dalam acara panen raya musim tanam gadu di Gampong Tumbo Baroh, Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar, Rabu (30/9).

Aktivitas Tambang PT Mifa Tetap Beroperasi di Tengah Bencana Aceh

Guna mendukung ekonomi petani, Syahrul berjanji akan membangun 3 pabrik rice milling (penggilingan padi) di Aceh. Dengan adanya pabrik tersebut, nantinya gabah para petani tidak perlu dikirim lagi ke provinsi tetangga. Dengan demikian income yang diperoleh petani pun bisa lebih besar.

- ADVERTISEMENT -

“Tolong Pak Dirjen, kalau bisa tahun ini kita bangun 3 rice milling. Nanti terserah Pak Gubernur dan bupati mau bangun dimana. Saya ingin hasil petani di Aceh dihitung dengan beras, jangan gabah lagi,” ujar Syahrul.

Selain itu, Mentan juga meminta agar Pemerintah Aceh segera mengajukan pinjaman kredit usaha rakyat (KUR) untuk pengembangan sektor pertanian.

- ADVERTISEMENT -
Bupati Aceh Besar Muharram Idris meninjau Gudang Pupuk PIM di Gampong Cot Mon Raya, Kecamatan Blang Bintang, Selasa (6/1). (Foto: Ist)
Stok Pupuk di Gudang PIM Blang Bintang Aman Pascabanjir, Distribusi Bertahap ke Petani

Menurutnya, langkah itu perlu dilakukan demi mempercepat dan memajukan teknologi di sektor pertanian. Nantinya, untuk mengawasi penggunaan KUR itu, Syahrul mengatakan siap untuk bertanggung jawab.

“KUR sudah disiapkan pemerintah, oleh sebab itu kita akan dorong KUR lebih banyak diserap sehingga modal produksi bagi petani akan tertangani,” kata Syahrul.

Syahrul mengatakan, sektor pertanian harus dikembangkan. Pertanian, kata dia, menjadi satu-satunya sektor yang paling survive di saat sektor lainnya mengalami dampak akibat pandemi Covid-19.

Pasar Hewan Sibreh, Aceh Besar kembali beroperasi, Senin (5/1) setelah renovasi. (Foto: Ist)
Pasar Hewan Sibreh Kembali Beroperasi 

“Aceh memiliki tanah yang subur, pengairan juga tidak kalah. Oleh sebab itu potensi untuk mengembangkan sektor pertanian sangat besar di Aceh,” ungkap Mentan.

- ADVERTISEMENT -

Syahrul berharap, produksi pertanian di Aceh tidak hanya mampu mencukupi kebutuhan daerahnya saja. Namun, produksi pertanian di Aceh juga diharapkan dapat berkontribusi untuk memenuhi kebutuhan nasional.

Sementara Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menyatakan, pertanian merupakan salah satu sektor prioritas di Aceh. Oleh sebab itu, ia meminta Menteri Pertanian untuk mendukung program tersebut, sehingga Aceh dapat menjadi provinsi dengan lumbung pangan nasional.

Nova mengatakan, pada tahun ini Aceh menargetkan penanaman padi seluas 372.000 hektar, dengan luas panen 353.000 hektar.

“Sementara produksi padi pada tahun ini kami targetkan sebanyak 2 juta ton gabah kering giling. Hitungan kami, tingkat produktivitas lahan padi di Aceh berkisar 5,6 ton per hektar,” kata Nova.

“Produksi padi Aceh tahun ini memang kita targetkan meningkat dari tahun lalu karena ada kecenderungan cuaca relatif lebih bersahabat bagi petani,” tutur Nova.

Untuk menjaga ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19, kata Nova, pada Agustus lalu, pihaknya mencanangkan Gerakan Aceh Mandiri Pangan (GAMPANG). Prioritas gerakan itu fokus pada beberapa komoditas, antara lain padi dan jagung, budidaya ikan lele, sayur-sayuran dengan memanfaatkan lahan pekarangan, ketersediaan telur ayam serta memastikan ketersediaan air untuk lahan pertanian.

“Harapan kami tahun ini surplus padi lebih meningkat, sehingga Gerakan Aceh Mandiri Pangan yang kita canangkan berjalan dengan baik dan dapat pada gilirannya dapat pula berkontribusi dalam membangun ketahanan pangan nasional,” sebut Nova.

Sementara Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali, melaporkan, kabupaten yang dipimpinnya itu memiliki luas lahan pertanian sekitar 29 ribu hektar. Sebanyak 15 ribu hektar diantaranya mampu dialiri dengan irigasi, sementara selebihnya hanya bergantung dengan tadah hujan.

Mawardi mengatakan, pada musim tanam gadu tahun ini, produksi pertanian di Aceh Besar dinilai berhasil. Keberhasilan tersebut, kata dia, tidak terlepas peran semua pihak.

“Pada musim tanam gadu ini, kami bersama Kodim 0101/BS memberikan bajak sawah gratis seluas 8 ribu hektar di Aceh Besar. Sementara Pak Gubernur dengan program Gampang-nya memberikan bibit gratis bagi petani. Dan Alhamdulillah tanam gadu tahun ini 100 persen berhasil,” ungkap Mawardi.

Meskipun demikian, Mawardi mengaku pengembangan sektor pertanian di Aceh Besar masih mengalami sejumlah kendala. Seperti masih kurangnya alat dan mesin pertanian (Alsintan) serta kemampuan irigasi yang belum maksimal. Begitu juga dengan pupuk subsidi dan pembagian bibit gratis.

“Oleh sebab itu, dengan hadirnya Pak Menteri kami berharap masalah yang dialami petani di Aceh Besar ini ada solusinya,” pungkas bupati dia. (IA)

Previous Article Pemasangan stiker BBM bersubsidi di SPBU Pertamina: Dampak Stiker BBM di Aceh, Konsumsi Pertamax Cs Meningkat
Next Article Direktur Operasional Bank Aceh Syariah, Lazuardi Berkinerja Terbaik, Bank Aceh Syariah Raih Penghargaan 25th Infobank Award 2020

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Umum
AKBP Chairul Ikhsan Gantikan Sujoko sebagai Kapolres Aceh Besar
Sabtu, 20 Desember 2025
Aceh
Daftar Desa dan Dusun di Aceh yang Hilang Diterjang Banjir di Tujuh Kabupaten
Rabu, 7 Januari 2026
Nasional
Prabowo Tunjuk Mendagri Tito Jadi Ketua Satgas Rehabilitasi–Rekonstruksi Pascabencana Aceh–Sumatera
Rabu, 7 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Plt. Kepala BPS Aceh Tasdik Ilhamuddin. (Foto: Ist)
Ekonomi

Harga Barang Melambung Usai Bencana, Aceh Catat Inflasi Tertinggi di Indonesia  

Selasa, 6 Januari 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui program Pertamina Peduli mendirikan dua tenda posko yang difungsikan sebagai sekolah dan pesantren sementara bagi anak-anak terdampak bencana di Pidie Jaya.
Ekonomi

Pertamina Hadirkan Sekolah dan Pesantren Sementara untuk Anak Terdampak Bencana di Pidie Jaya

Selasa, 6 Januari 2026
Ilustrasi Inflasi
Ekonomi

Pasca Banjir Sumatra, Aceh Tercekik Inflasi: Harga Pangan Tak Terkendali

Senin, 5 Januari 2026
Dirut Bank Aceh Fadhil Ilyas menyerahkan bantuan program "Bank Aceh Peduli" Rp642 juta untuk penanganan bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, yang diterima Sekda Aceh M Nasir Syamaun. (Foto: Ist)
Ekonomi

Bank Aceh Salurkan Bantuan “Bank Aceh Peduli” untuk Penanganan Bencana Rp642 Juta  

Senin, 5 Januari 2026
Tumpukan kayu di lokasi banjir bandang Kecamatan Serba Jadi Lokop, Aceh Timur, Kamis (1/1/2026). (Foto: Ist)
Ekonomi

Kerugian Sektor Perikanan Aceh Timur Capai Rp2,64 Triliun Akibat Banjir

Sabtu, 3 Januari 2026
Petugas PLN menyambung jaringan listrik di Rumah Hunian Sementara Aceh Tamiang. PLN telah menyiapkan infrastruktur kelistrikan di kawasan tersebut, seperti pembangunan trafo, jaringan listrik dan kWh meter untuk masing-masing rumah yang telah terbangun. (Foto: Ist)
Ekonomi

PLN Sambung Jaringan Listrik ke Bangunan Huntara di Aceh Tamiang 

Jumat, 2 Januari 2026
BSI berpartisipasi aktif dalam pembangunan Rumah Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Aceh. (Foto: Ist)
Ekonomi

BSI Bangun 15 Persen Huntara Korban Banjir Aceh

Jumat, 2 Januari 2026
Lanjutan pembangunan Gedung Dinas Pengelolaan Keuangan Aceh (DPKA) Tahap IV yang merupakan tahap akhir dengan APBA sebesar Rp23,7 miliar tidak selesai hingga akhir tahun 2025. (Foto: Ist)
Ekonomi

Empat Tahun Dikerjakan, Gedung Dinas Keuangan Aceh Tak Rampung Akhir 2025

Kamis, 1 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?