INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Aceh

Partai Islam Aceh Hadir Sebagai Parlok Baru

Last updated: Sabtu, 9 Januari 2021 22:56 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 4 Menit
Para pengurus Partai Islam Aceh (PIA) saat menghadiri FGD di Grand Lambhuk Hotel Banda Aceh, Sabtu (9/1)
SHARE

Banda Aceh — Partai Islam Aceh (PIA) yang hadir sebagai partai politik lokal (Parlok) baru di Aceh untuk menjadi peserta Pemilu 2024, menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka sosialisasi dan menjaring masukan dari berbagai elemen masyarakat di Grand Lambhuk Hotel Banda Aceh, Sabtu (9/1).

FGD dibuka oleh Ketua Ahlul Halli Wal ‘Aqdhi PIA Hasbi Abdullah didampingi Ketua Umum PIA Bustami Usman dan Ketua Mahkamah Partai Sofyan M. Saleh.

Selesai Bersih-bersih Lumpur, Warga Aceh Utara Diterjang Banjir Lagi

Ketua Panitia Pelaksana Adnan Majid mengatakan FGD perdana dengan tema “Tantangan dan Peluang Partai Islam Aceh” menghadirkan keynote speaker akademisi UIN Ar-Raniry yang juga antropolog Kamaruzzaman Bustamam Ahmad, dipandu moderator Mukhlisuddin Ilyas.

- ADVERTISEMENT -

Diikuti sekitar 50 peserta, terdiri atas internal PIA dan perwakilan parpol lokal. Diikuti juga para politisi, organisasi mahasiswa, perempuan, ulama, media dan LSM.

“Sebagai parlok baru, PIA harus secepat mungkin menyesuaikan diri dengan kondisi kekinian. Dari itu melalui FGD tersebut akan terjaring masukan, harapan dan persepsi masyarakat tentang Partai Politik Islam lokal di Aceh, antara tantangan dan peluang dalam menghadapi Pemilu yang akan datang,” kata Adnan Majid.

- ADVERTISEMENT -
Terkendala Lahan, Korban Banjir di Aceh Sulit Direlokasi 

Adnan Majid menambahkan di tengah semakin rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap partai politik baik yang islamis maupun nasionalis, maka PIA berusaha hadir membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap partai politik khususnya parpol lokal Islam.

“Kami berharap kehadiran PIA dapat membawa warna baru di kancah perpolitikan Aceh khususnya. Selain itu menjadi alternatif dan sarana bagi masyarakat yang ingin menyalurkan aspirasinya,” terang Adnan Majid.

Ketua Umum PIA Bustami Usman mengatakan visi partainya itu adalah sebagai partai pelopor untuk terwujud dan tegaknya Dinul Islam di Aceh secara kaffah.

Pekerja sedang melaksanakan pembangunan hunian sementara bagi korban banjir bandang di Aceh. (Foto: Ist)
Pembangunan Huntara Diminta Sediakan Fasilitas Ibadah dan Sarana Bermain Anak

Adapun yang menjadi misi PIA diantaranya mengawal dan mempertahankan akidah Islamiyah kaum muslimin di Aceh, menjadikan partai sebagai alat perjuangan untuk menegakkan syariat Islam melalui gerakan dakwah amar ma’ruf dan nahi munkar yang selaras dengan Al-Quran dan Sunnah di Aceh. Juga memperjuangkan aspirasi umat melalui lembaga legislatif, eksekutif dan yudikatif.

- ADVERTISEMENT -

“Selain itu mewujudkan masyarakat Aceh tenang dalam beribadah, aman dari ketakutan dan sejahtera dalam kehidupan. Juga memperjuangkan terwujudnya Aceh sebagai Nanggroe Tamaddun Islam di Nusantara melalui lembaga pendidikan formal, non formal dan informal,” sebut Bustami Usman.

Bustami menjelaskan tujuan Partai Islam Aceh untuk menghimpun masyarakat Aceh dalam wadah partai politik Islam guna mewujudkan Aceh yang makmur dan sejahtera (Baldatun Thaibatun Warabbul Ghafur). Mewujudkan Aceh Islami dalam seluruh sendi kehidupan berkeluarga, bermasyarakat dan bernegara yang berlandaskan Al-Quran dan Sunnah.

“Untuk mewujudkan pemerintahan ylbersih, adil dan amanah di semua lini kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” terang Bustami.

Ia juga menjelaskan PIA berfungsi sebagai alat pemersatu menuju kesatuan umat (umatan wahidah) dan alat perjuangan membela kepentingan politik Islam, umat Islam dan masyarakat Aceh.

“PIA juga sebagai wadah menyelenggarakan pendidikan politik bagi masyarakat, artikulator dan aspirator kepentingan masyarakat di Aceh. Selain itu sarana memperjuangkan demokrasi, hak asasi manusia (HAM) dan kemaslahatan umat,” jelas Bustami.

Sementara keynote speaker akademisi UIN Ar-Raniry yang juga antropolog, Kamaruzzaman Bustamam Ahmad dalam paparannya menjelaskan PIA harus mampu mengambil suara dari pemilih milenial yang mencapai 40%. Juga harus memberikan transformasi strategis agar Aceh bisa keluar dari kemelut dan masalah yang saat ini terjadi.

“Dalam tatanan global PIA juga harus banyak berbuat. Masyarakat sekarang sangat cepat merespon isu nasional dan global. Selain itu juga berbicara bagaimana SDA bisa bermanfaat bagi masyarakat Aceh. Hal-hal tersebut haruslah menjadi perhatian serius dari pengurus PIA untuk menatap masa depan partai di Aceh,” sebut Kamaruzzaman. (IA)

Previous Article Nova Harapkan PKB Tetap Komit Bersama Pemerintah Bangun Aceh
Next Article Konferensi Pendidik Nusantara Bahas Kesiapan Pembelajaran Tatap Muka

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Banjir bandang kembali menerjang Bener Meriah. disertai material kayu gelondongan terjadi di kawasan aliran Sungai Wih Gile, Kampung Fajar Harapan, Kecamatan Timang Gajah, Kamis (8/1). (Foto: Ist)
Aceh
Banjir Bandang Kembali Terjang Bener Meriah, Kayu Gelondongan Ikut Terbawa Arus
Kamis, 8 Januari 2026
Aceh
Terkendala Lahan, Korban Banjir di Aceh Sulit Direlokasi 
Jumat, 9 Januari 2026
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem kembali menetapkan perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana Aceh selama 14 hari terhitung sejak 9 Januari hingga 22 Januari 2026. (Foto: Ist)
Aceh
Sejumlah Kecamatan di Aceh Timur dan Aceh Utara Kembali Terendam Banjir
Kamis, 8 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem kembali menetapkan perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana Aceh selama 14 hari terhitung sejak 9 Januari hingga 22 Januari 2026. (Foto: Ist)
Aceh

Ketiga Kalinya, Status Tanggap Darurat Bencana Aceh Kembali Diperpanjang hingga 22 Januari

Kamis, 8 Januari 2026
Aceh

Pemerintah Aceh Usulkan Rp146 Miliar ke BNPB untuk Bersihkan Wilayah Bencana

Kamis, 8 Januari 2026
Aceh

1.000 Rumah Hunian Tetap Mulai Dibangun untuk Korban Banjir di Bireuen

Kamis, 8 Januari 2026
Aceh

Bener Meriah Tetapkan Status Transisi Darurat ke Pemulihan Pascabencana Selama 90 Hari

Kamis, 8 Januari 2026
Aceh

Gaji ASN Belum Dibayar Akibat Kelalaian Pemkab Aceh Utara

Kamis, 8 Januari 2026
Aceh

Fenomena Langka: Warga Nagan Raya Temukan Gas Menyala dari Dalam Tanah Bekas Banjir  

Rabu, 7 Januari 2026
Aceh

Daftar Desa dan Dusun di Aceh yang Hilang Diterjang Banjir di Tujuh Kabupaten

Rabu, 7 Januari 2026
Pemkab Aceh Utara menetapkan status Transisi Darurat menuju Pemulihan pascabencana banjir selama satu bulan, terhitung 6 Januari hingga 5 Februari 2026. (Foto: Ist)
Aceh

Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh Utara Berakhir, Pemkab Tetapkan Status Transisi Selama Satu Bulan

Selasa, 6 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?