INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Ekonomi

Realisasi Belanja Penanganan Covid-19 di Aceh Masih Rendah

Last updated: Selasa, 20 Juli 2021 01:14 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 4 Menit
SHARE

BANDA ACEH — Sebagai upaya penanganan pandemi COVID-19 dan dampaknya terhadap perekonomian, pemerintah mengalokasikan anggaran yang spesifik pada program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp 694,83 triliun.

Untuk memberikan stimulus terhadap perekonomian, pemerintah PEN mengalokasikan sejumlah dana pada klaster Perlindungan Sosial, Program Prioritas dan Dukungan UMKM dan Korporasi.

TKDN Hulu Migas Aceh Tembus 68,71 Persen, BPMA Lampaui Target Nasional 2025

Selain itu, pemerintah daerah juga diwajibkan mengalokasikan 8% dari anggaran DAU/DBH untuk digunakan dalam penanganan COVID-19.

- ADVERTISEMENT -

Hal yang serupa juga diinstruksikan oleh pemerintah kepada pemerintah desa selaku penerima Dana Desa. Pemerintah desa juga diwajibkan mengalokasikan 8% dari Dana Desa khusus untuk keperluan penanganan COVID-19.

Kementerian Keuangan melalui instansi vertikal yang ada di Aceh berupaya agar pemulihan ekonomi di Aceh dapat berjalan seiring dengan program pemulihan ekonomi nasional.

- ADVERTISEMENT -
22 Ribu Hektare Tambak dan Sawah di Aceh Utara Rusak Parah Akibat Banjir Bandang

Hal tersebut diungkapkan Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Aceh sekaligus Kakanwil Bea Cukai Aceh, Safuadi didampingi Kakanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Aceh, Syafriadi di Banda Aceh, Senin (19/7).

Realisasi program PEN di Aceh diantaranya adalah realisasi pada klaster Perlindungan Sosial telah mencapai Rp 1,797 triliun.

Realisasi pada klaster Perlindungan Sosial didominasi oleh Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp 427,5 miliar dengan jumlah keluarga penerima manfaat sebanyak 254 ribu dan Kartu Sembako sebesar Rp 437,1 miliar.

Telkomsel Raup Untung di Tengah Bencana Aceh  

Realisasi pada klaster Program Prioritas telah mencapai Rp 815,98 miliar yang dilaksanakan melalui kegiatan padat karya sebesar Rp 806,38 miliar dan ketahanan pangan sebesar Rp 9,6 miliar.

- ADVERTISEMENT -

Selanjutnya, realisasi pada klaster Dukungan UMKM dan Korporasi telah mencapai nilai Rp 97,11 M yang digunakan untuk Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM).

Pada cluster Dukungan UMKM ini pula terdapat program Penempatan Dana Pemerintah di Bank Aceh Syariah (BAS) sebesar Rp 300 miliar dalam periode 6 bulan dengan target leverage penyaluran sebesar 2 kali. Salah satu target di dalam penyaluran pembiayaan ini adalah pada sektor UMKM sebesar Rp 90 miliar.

Dengan adanya program ini, pengusaha-pengusaha UMKM dapat memanfaatkan pembiayaan di BAS dengan margin yang lebih rendah dibanding dengan margin komersial biasa.

Sementara realisasi penanganan COVID dari alokasi 8% DAU/DBH menunjukan progres yang relatif masih rendah. Dari total alokasi sebesar Rp 1,25 triliun penyerapannya baru mencapai Rp 70,36 M (5,62%).

Realisasi belanja yang cukup tinggi terdapat pada dua kabupaten, yaitu Kabupaten Aceh Besar (25%) dan Aceh Selatan (26%).

Dari total 24 pemerintah daerah, sebanyak 10 pemerintah daerah belum melakukan realisasi belanja.

Dalam rangka mengantisipasi lonjakan angka keterpaparan yang dalam beberapa waktu terkakhir ini meningkat drastis, APBN bergerak cepat dengan melakukan penyesuaian besaran alokasi PEN menjadi Rp 744,75 triliun.

Menteri Keuangan dalam rilisnya hari Sabtu 17 Juli 2021 menyampaikan bahwa dalam mengantisipasi dampak PPKM, APBN bergerak antisipatif dan fleksibel, namun tetap aman.

Untuk mendanai kebutuhan tambahan belanja, pemerintah akan mengoptimalkan alokasi yang sudah ada pada TKDD dengan mekanisme intercept serta merealokasi belanja pusat untuk penanganan COVID-19 dan perlindungan sosial.

“Menyikapi hal ini, kita semua di Aceh, baik instansi vertikal maupun pemerintah daerah harus siap, sigap dan semakin bekerja lebih keras untuk menyikapi tantangan terkini yang dihadapi, dalam rangka berkontribusi aktif di dalam pemulihan ekonomi nasional yang semakin berat,” katanya. (IA)

Previous Article Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman Aminullah Minta Warga Patuhi Prokes Penyelenggaraan Ibadah Iduladha
Next Article PLN Jantho Gerebek Penyulang Atasi Gangguan Pelanggan

Populer

Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Surat Warga
Kebun Pala Warga Alue Keutapang Pidie Jaya Mati Total Akibat Banjir Bandang
Senin, 12 Januari 2026
Pendidikan
Meski Jadi Korban, Semangat Juang Guru di Lokasi Bencana Aceh Tak Pernah Padam
Senin, 12 Januari 2026
Olahraga
Persiraja Bungkam Persikad Depok 1-0, Gol Connor Flynn Jadi Penentu
Senin, 12 Januari 2026
Politik
Sewa Beko Mahal, Warga Aceh dan Kader PDIP Minta Megawati Kirim Alat Berat dan Sekop Bersihkan Lumpur  
Senin, 12 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Ekonomi

Dana TKD Aceh Rp1,7 Triliun Dikembalikan, Dek Fad Ucapkan Terima Kasih ke Prabowo

Sabtu, 10 Januari 2026
Ekonomi

PIKABAS Bank Aceh Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan untuk Korban Banjir Aceh ​

Sabtu, 10 Januari 2026
Ekonomi

BSI Serahkan 90 Unit Huntara ke Pemkab Aceh Tamiang

Sabtu, 10 Januari 2026
Ekonomi

97 Persen SPBU Terdampak Bencana di Aceh Sudah Beroperasi

Sabtu, 10 Januari 2026
Ekonomi

12.638 Hektare Kebun Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir-Longsor

Jumat, 9 Januari 2026
Ekonomi

Danantara Serahkan 388 Unit Huntara di Aceh Tamiang, PLN Pastikan Kesiapan Listrik

Jumat, 9 Januari 2026
Ekonomi

Dampak Bencana, Pergerakan Masyarakat Selama Libur Nataru 2026 di Aceh Menurun

Jumat, 9 Januari 2026
Ekonomi

BSI Fasilitasi Penukaran Uang Rusak Milik Korban Banjir

Kamis, 8 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?