INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Ekonomi

Pelindo Dukung Ekspor Melalui Pelabuhan di Aceh, Tapi Komoditasnya Masih Kurang

Last updated: Rabu, 6 Oktober 2021 22:04 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 4 Menit
Pertemuan PT Pelindo Cabang Malahayati dengan Pansus Rancangan Qanun Tata Niaga Komoditas Aceh DPRA di Pelabuhan Malahayati Krueng Raya, Aceh Besar, Selasa sore (5/10)
SHARE

BANDA ACEH — Manajer Umum dan Keuangan PT Pelindo Cabang Malahayati, Fakhrurrazi, mengatakan Pelindo menyambut baik upaya dari DPRA dan jajaran SKPA Pemerintah Aceh yang berkeinginan menghidupkan kembali pelabuhan di Aceh, khususnya Pelabuhan Malahayati.

“Kami sangat berterima kasih atas upaya dari DPRA dan seluruh instansi yang ada di Aceh yang berkeinginan dan berupaya agar pelabuhan di Aceh hidup. Kami juga berharap agar semua barang yang ada di Aceh ini bisa diekspor melalui Pelabuhan Malahayati,” harap Fakhrurrazi.

Dampak Bencana, Pergerakan Masyarakat Selama Libur Nataru 2026 di Aceh Menurun

Hal itu disampaikannya saat menyambut Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Qanun (Raqan) Tata Niaga Komoditas Aceh (TNKA) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) berkunjung ke Pelabuhan Malahayati Aceh Besar, Selasa sore (5/10).

- ADVERTISEMENT -

Kunjungan itu dilakukan guna meninjau kesiapan pelabuhan tersebut dalam melakukan kegiatan ekspor komoditas Aceh jika nantinya Qanun TNKA disahkan, serta mencari masukan untuk penyempurnaan rancangan qanun TNKA.

Sementara itu, Manajer Bisnis PT Pelindo Cabang Malahayati, Anthony, mengatakan Pelabuhan Malahayati, telah memiliki kesiapan dalam melakukan kegiatan ekspor. Apalagi, kata dia, Pelabuhan Malahayati memiliki Humber Mobile Crane (HMC).

- ADVERTISEMENT -
BSI Fasilitasi Penukaran Uang Rusak Milik Korban Banjir

“Pelabuhan Malahayati, satu-satunya pelabuhan di Aceh yang memiliki HMC ini. Namun bulan lalu, HMC ini ini telah menjadi perdebatan di Pelindo, karena hasil produksinya tidak sesuai dengan biaya yang dikeluarkan. Kami terbebani dengan adanya HMC ini, tapi kami ingin HMC ini tetap di sini. Karena, dengan adanya dia di sini, sebelumnya ada PT SPIL yang pernah membawa kargonya, namun sudah stop Agustus kemarin karena mengangkut kontainer kosong,” jelas Anthony.

Selain itu, dia juga menjelaskan, Pelabuhan Malahayati juga memiliki sekitar 7.000 meter persegi tempat penumpukan sementara (TPS) untuk peti kemas atau kontainer sebelum dilakukan pengapalan, yang juga telah memiliki izin dari Bea Cukai.

“Jadi pelabuhan Malahayati sudah siap untuk melakukan kegiatan ekspor,” jelasnya.

Pertamina Salurkan BBM 1.000 Genset Bantuan Kementerian ESDM di Wilayah Terdampak Bencana Aceh

Selama ini, dia juga menjelaskan, Pelabuhan Malahayati juga telah melakukan kegiatan ekspor barang yang ada di Aceh, namun komoditasnya hanya jumlah kecil.

- ADVERTISEMENT -

“Sekarang ini, yang sedang melakukan pengapalan sekitar 22 ribu ton itu kapal yang mengangkut pozolan atau bahan pembuat semen. Di Aceh, ada dua perusahaan yakni PT Samana dan PT Aceh Kiat Beutari yang melakukan pengapalan Pozolan di sini,” ujarnya.

Hanya saja, kata Anthony, kedalaman Pelabuhan Malahayati belum tercukupi, di mana saat ini hanya memiliki kedalaman 8,2 meter.

“Kami sudah mengajukan usulan agar dilakukan pengerukan kedalaman mencapai 12 meter. Karena jika kedalamannya lebih dalam, maka kapal bisa mengangkut muatan hingga 50 ribu ton. Jadi, pozolan ini mereka hanya bisa mengangkut sekitar 22 ribu ton, itu mereka rugi, jadi mereka harus bisa mengangkut hingga 50 ribu ton baru mereka untung,” ungkapnya.

PT Pelindo, Anthony menegaskan, mendukung upaya kontainerisasi di Pelabuhan Malahayati bisa dilakukan. Sebelumnya, PT Pelindo juga telah mendatangkan kapal dengan muatan 70 box peti kemas.

“Biayanya kami gratiskan, tapi sangat disayangkan dua bulan kapalnya terduduk di sini tidak ada yang pakai. Jadi, jika ditanya apakah Pelindo siap atau Pelindo mendukung? Kami mendukung, tapi kami tidak bisa begerak di luar pagar ini. Di luar itu yang perlu pergerakan ke kami (membawa barang ke pelabuhan),” tegas Anthony.

Usai berdiskusi selama labih kurang 2 jam bersama manajemen PT Pelindo, Tim Pansus TNKA bersama sejumlah jajaran SKPA melihat langsung proses pengapalan semen di Pelabuhan Malahayati dan melihat Humber Mobile Crane yang ada di pelabuhan itu. (IA)

Previous Article Kemenag Lepas Duta Moderasi Beragama Aceh Berangkat ke Yogyakarta
Next Article UI-USK Bersama BFLF Kembangkan Inkubator Bayi Gratis Pertama di Sumatera

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Surat Warga
TA Sakti, Penjaga Ingatan Tanah Rencong yang Menghidupkan Kembali Majun Aceh
Jumat, 9 Januari 2026
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Banjir bandang kembali menerjang Bener Meriah. disertai material kayu gelondongan terjadi di kawasan aliran Sungai Wih Gile, Kampung Fajar Harapan, Kecamatan Timang Gajah, Kamis (8/1). (Foto: Ist)
Aceh
Banjir Bandang Kembali Terjang Bener Meriah, Kayu Gelondongan Ikut Terbawa Arus
Kamis, 8 Januari 2026
Aceh masih bertahan sebagai provinsi dengan persentase jumlah penduduk miskin tertinggi di pulau Sumatera per Maret 2024, yakni 14,23 persen. (Foto: BPS)
Aceh
Aceh Masih Pertahankan Provinsi Termiskin di Sumatera
Senin, 1 Juli 2024

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Ekonomi

Tembus Wilayah Terisolir, PLN Kawal 1.000 Genset Kementerian ESDM Terangi Aceh

Kamis, 8 Januari 2026
Ekonomi

IKM DPMPTSP Aceh Raih Nilai 96,03, Kategori Sangat Baik

Kamis, 8 Januari 2026
Ekonomi

Aktivitas Tambang PT Mifa Tetap Beroperasi di Tengah Bencana Aceh

Selasa, 6 Januari 2026
Bupati Aceh Besar Muharram Idris meninjau Gudang Pupuk PIM di Gampong Cot Mon Raya, Kecamatan Blang Bintang, Selasa (6/1). (Foto: Ist)
Ekonomi

Stok Pupuk di Gudang PIM Blang Bintang Aman Pascabanjir, Distribusi Bertahap ke Petani

Selasa, 6 Januari 2026
Pasar Hewan Sibreh, Aceh Besar kembali beroperasi, Senin (5/1) setelah renovasi. (Foto: Ist)
Ekonomi

Pasar Hewan Sibreh Kembali Beroperasi 

Selasa, 6 Januari 2026
Plt. Kepala BPS Aceh Tasdik Ilhamuddin. (Foto: Ist)
Ekonomi

Harga Barang Melambung Usai Bencana, Aceh Catat Inflasi Tertinggi di Indonesia  

Selasa, 6 Januari 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui program Pertamina Peduli mendirikan dua tenda posko yang difungsikan sebagai sekolah dan pesantren sementara bagi anak-anak terdampak bencana di Pidie Jaya.
Ekonomi

Pertamina Hadirkan Sekolah dan Pesantren Sementara untuk Anak Terdampak Bencana di Pidie Jaya

Selasa, 6 Januari 2026
Ilustrasi Inflasi
Ekonomi

Pasca Banjir Sumatra, Aceh Tercekik Inflasi: Harga Pangan Tak Terkendali

Senin, 5 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?