Pendidikan

Disdik Aceh Umrahkan Guru dan Tendik Berprestasi

BANDA ACEH — Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh memberikan hadiah umrah pada sejumlah guru berprestasi di Aceh. Hal itu disampaikan dalam pengumuman pembagian hadiah kepada para pemenang lomba guru dan tenaga kependidikan (GTK) berprestasi, Selasa (23/11) malam di aula Dinas Pendidikan Aceh.

Cabang lomba yang diumumkan tersebut di antaranya, guru berprestasi, kepala sekolah berprestasi, pengawas berprestasi, tenaga administrasi berprestasi, tenaga perpustakaan berprestasi dan tenaga laboratorium berprestasi untuk jenjang SD, SMP, SMA, SMK dan SLB/PKLK seluruh Aceh tahun 2021.

ADVERTISEMENT
Lapor SPT Coretax 2026 Iklan Online

Untuk juara I pada tiap-tiap cabang lomba diberikan hadiah berupa umrah dan uang saku Rp 10 juta per orang, sementara untuk juara II uang saku Rp 7 juta per orang dan juara III uang saku Rp 6 juta per orang.

Kegiatan yang ikut dimeriahkan oleh grup band lokal Apache 13 ini turut dihadiri sejumlah Anggota DPRA seperti Ketua Komisi VI DPRA Tgk Irawan Abdullah, Iskandar Usman Al Farlaky, Ali Basrah, Teuku Raja Keumangan, Amiruddin Idris, Ali Basra, Jauhari Amin serta sejumlah tamu undangan dan para guru dan tendik sebagai peserta dari seluruh Aceh.

ADVERTISEMENT
Iklan Bank Aceh Syariah Menyambut Hari Pers Nasional

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri dalam sambutannya mengatakan, guru dan tenaga pendidik memiliki peran sangat penting sehingga perlu diapresiasi. Maka dengan adanya pemilihan guru dan tenaga kependidikan berprestasi tahun 2021.

Diharapkan, dengan adanya kegiatan seperti ini dapat memacu semangat para guru dan tenaga kependidikan dalam menciptakan generasi penerus Aceh yang berkualitas.

“Acara ini merupakan kegiatan rutin tahunan Dinas Pendidikan Aceh. Tujuan kegiatan ini untuk memotivasi para guru, kepala sekolah, pengawas dan tenaga pendidik agar selalu meningkatkan potensi diri sehingga dapat mencetak generasi Aceh yang berkualitas,” kata Alhudri.

Menurut Alhudri, jika diibaratkan pendidikan sebagai kereta api, maka guru adalah lokomotifnya, dengan kata lain guru adalah penggerak utama laju sebuah pendidikan. Karenanya, Alhudri menegaskan, kapasitas dan kualitas guru menjadi target yang perlu diperhatikan.

“Saya berharap agar guru dan tenaga kependidikan berprestasi ini, bukan hanya ajang meraih juara, namun yang lebih penting bagaimana menghasilkan metode pembelajaran lebih bermutu, dapat dipraktekkan dalam menunjang kualitas pendidikan lebih baik ke depan,” kata Alhudri.

Ketua Komisi VI DPRA Tgk Irawan Abdullah mengapresiasi kegiatan guru berprestasi yang digelar Dinas Pendidikan Aceh. Irawan menuturkan kualitas guru harus menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan Aceh. Karena, baiknya kualitas pendidikan sangat dipengaruhi oleh kualitas guru dan infrastruktur pendukung. (IA)

image_print

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...

Artikel Terkait