Aceh

Belum Turun ke Lokasi Banjir, Gubernur Nova Sampaikan Prihatin dan Salurkan Bantuan Melalui BPBA

BANDA ACEH — Banjir besar melanda sejumlah kabupaten/kota di Aceh Ahad pekan lalu, di antaranya Aceh Utara, Aceh Timur, Kota Langsa, Kota Lhokseumawe dan Bener Meriah.

Sejumlah pejabat tinggi sipil dan militer seperti Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Mohamad Hasan, Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar, Kajati Aceh Muhammad Haydar, sejumlah Anggota DPRA, DPR RI dan DPD RI sudah turun ke lokasi banjir dan langsung menyalurkan bantuan pangan untuk kebutuhan hidup pengungsi.

ADVERTISEMENT
Lapor SPT Coretax 2026 Iklan Online

Sejauh ini, hingga Kamis (6/1), Gubernur Aceh Nova Iriansyah belum terlihat turun langsung ke lokasi banjir di timur dan utara Aceh akibat adanya kesibukan yang masih dijalaninya di Kota Banda Aceh.

Gubernur Aceh Nova Iriansyah, menyatakan keprihatinannya dengan bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang. Nova mengatakan, dirinya mengikuti perkembangan serta setipa saat memantau situasi banjir yang melanda Aceh Tamiang dan kabupaten-kabupaten lainnya di Aceh.

ADVERTISEMENT
Iklan Bank Aceh Syariah Menyambut Hari Pers Nasional

“Saya telah perintahkan SKPA terkait untuk melakukan strategi adaptasi dan upaya mitigasi yang permanen guna mengurangi risiko banjir yang terjadi secara berulang – ulang. Lebih lanjut Nova Iriansyah mengatakan bahwa iklim telah berubah.”

“Kita harus mampu beradaptasi, kita harus lebih cerdas melakukan upaya-upaya mitigasi bencana. Tidak ada pilihan kecuali, kita jaga alam agar alam jaga kita,” ujar Nova Iriansyah.

Sesuai dengan norma standar pelayanan masa darurat bencana dan wujud tanggung jawab Pemerintah Aceh, Nova Iriansyah memerintahkan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulanggan Bencana Aceh (BPBA), Ilyas untuk secepatnya memberi bantuan logistik masa darurat kepada seluruh kabupaten/kota yang sedang dilanda bencana yang telah ditetapkan status darurat.

Nova juga meminta agar bantuan tersebut tidak ditumpuk dalam gudang, tapi sesegera mungkin disalurkan untuk masyarakat yang terdampak dan mengungsi.

BPBA kemudian mengantar dan melakukan serah terima logistik untuk masyarakat Aceh Tamiang yang terdampak bencana banjir. Bantuan logistik tersebut berupa Beras 5.000 Kg, Minyak Goreng 400 Liter, Mie Instan 500 Kardus, Gula Pasir 120 Kg, Air Mineral dalam kemasan 300 kardusdan Telur Ayam Buras 4.400 Butir.

Serah terima logistik masa darurat untuk Aceh Tamiang dilakukan di Posko Induk Penanggulangan Bencana Banjir Aceh Tamiang – Komplek Kantor Bupati – dan ikut disaksikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tamiang.

Ilyas berharap, bantuan itu agar secepatnya didistribusikan kepada masyarakat terdampak secara berkeadilan dan tepat sasaran, tanpa membeda-bedakan suku, ras dan agama.

Ilyas menyampaikan bahwa banjir yang melanda 12 kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang sebagian mulai menunjukan tanda-tanda surut. Laporan Tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Aceh Tamiang melalui PUSDALOPS PB BPBA disebut bahwa banjir secara berangsur-angsur mulai surut di Kecamatan Bandar Pusaka, Sekrak, Rantau dan Tenggulun.

Sedangkan banjir yang masih belum memperlihatkan tanda-tanda surut yaitu di Kecamatan Tamiang Hulu, Karang Baru, Manyak Payed, Seruwai, Kejuruan Muda, Bendahara, Banda Mulia dan Kota Kuala Simpang.

“Semoga intensitas curah hujan dalam beberapa hari kedepan semakin normal, sehingga luapan Sungai Tamiang dapat surut dan banjir secara berangsur-angsur surut di seluruh kecamatan di Aceh Tamiang,” ujar Ilyas. (IA)

image_print

Artikel Terkait