INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Umum

Polda Aceh: DPO Narkoba Tammikha Ditembak Karena Membahayakan Petugas

Last updated: Kamis, 7 April 2022 18:43 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 6 Menit
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy
SHARE

BANDA ACEH — Tindakan tegas dan terukur yakni ditembak hingga tewas terpaksa dilakukan Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh terhadap DPO kasus narkotika jenis sabu seberat 4,30 gram Tammikha alias Black (25) karena dianggap membahayakan keselamatan dan nyawa petugas.

“DPO itu berupaya melarikan diri. Saat dikejar juga sempat mengeluarkan senjata tajam berupa keris. Hal itu tentu membahayakan petugas, sehingga terpaksa dilumpuhkan,” kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy dalam keterangannya, Kamis (7/4).

Tanah amblas di Desa Pondok Balik Kecamatan Ketol, Aceh Tengah hampir menyentuh badan jalan, tersisa kurang lebih 5 meter dari badan jalan. (Foto: Ist)
Tanah Amblas Hampir Sentuh Badan Jalan, Pemkab Aceh Tengah Buka Akses Alternatif 

Winardy juga menjelaskan, saat di lapangan banyak kendala yang dialami petugas, termasuk serangan balik yang sewaktu-waktu dilakukan oleh pelaku kejahatan yang hendak ditangkap.

- ADVERTISEMENT -

Namun, kata Winardy, perlu diketahui tentang adanya wewenang petugas berupa diskresi dalam mengambil keputusan pada situasi tertentu yang membutuhkan pertimbangan petugas itu sendiri.

“Setiap petugas punya diskresi untuk memutuskan atau bertindak di saat dirinya berada pada situasi tertentu. Masyarakat harus paham ini,” ujar Winardy menjelaskan.

- ADVERTISEMENT -
Ratusan personel BPBD dan Damkar Bireuen menggelar unjuk rasa di halaman Gedung DPRK Bireuen, Selasa (13/1/2026) terkait tudingan penimbunan bantuan untuk korban banjir bandang. (Foto: Ist)
Dituding Timbun Bantuan, BPBD dan Damkar Bireuen Geruduk Gedung DPRK

Kemudian, terkait adanya laporan dari pihak keluarga, Winardy menyebut sah-sah saja dan tetap akan diproses sesuai dengan tahapan proses hukum.

Yang penting, harap dia, jangan sampai hal tersebut menggiring opini masyarakat yang terkesan polisi ada keragu-raguan ketika menindak pelaku kejahatan.

Tentunya, apa yang dilakukan anggota di lapangan sudah sesuai SOP.

Pemerintah Aceh kembali mencatatkan capaian strategis di tingkat nasional
Pemerintah Aceh Masuk 8 Besar Nasional Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik

“Apa yang dilakukan anggota kami di lapangan sudah sesuai SOP. Masyarakat juga harus tahu, yang dihadapi itu adalah DPO sekaligus residivis narkoba yang bisa saja mengancam nyawa petugas,” pungkasnya.

- ADVERTISEMENT -

Keluarga Lapor ke Polda Aceh

Sebelumnya, keluarga Tammikha alias Black (40), DPO kasus narkoba yang tewas usai dilumpuhkan dengan timah panas saat penangkapan, membuat laporan ke Polda Aceh, Rabu (6/4).

Pelaporan oknum tim Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh terkait tewasnya Tammikha dilakukan dengan pendampingan dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA).

Kakak Tammikha alias Black yakni Jauhari, mendatangi Polda Aceh sejak dua hari lalu. Selasa (5/4/2022), keluarga melapor ke Propam Polda Aceh dan Rabu (6/4) keluarga melaporkan dugaan tindak pidana ke SPKT Polda Aceh.

Kedua laporan tersebut diterima di Propam dengan Nomor STPL/09/IV/YAN.2.5./2022/Yanduan dan Laporan pidana dengan Nomor STTPL/108/IV/2022/SPKT/POLDA ACEH.

Jauhari pun langsung dimintai keterangan awal sebagai pelapor. Pihak keluarga membantah jika Tammikha menyerang petugas. Hal ini diperkuat dengan saksi-saksi yang melihat saat kejadian tersebut.

Menurut salah satu saksi dengan beberapa orang lainnya di lokasi menyampaikan, ketika dirinya baru lima menit sampai di warung kopi tempat kejadian, Tammikha datang dan duduk sendiri di meja yang tidak jauh dari mereka.

Sekitar beberapa menit kemudian, datang tiga orang yang mengendarai satu motor turun dan langsung menodong senjata ke arah korban dengan teriakan “Jangan bergerak kami dari Polres” dengan menodongkan pistolnya dari belakang.

Merasa terkejut, Tammikha spontan lari dan hanya dari jarak beberapa meter kemudian ia ditembak. Pihak keluarga menegaskan, ada saksi lain yang akan dihadirkan nantinya yang melihat kejadian itu.

Dimana, setelah Tammikha jatuh kemudian ia dipukuli oleh beberapa orang yang mengaku dari Polresta Banda Aceh tersebut.

Saat itu saksi melihat korban sempat bangun yang kemudian langsung dihajar secara membabibuta oleh beberapa orang yang menembak.

“Saya melihat langsung ketika Tammikha dihajar setelah terjatuh karena tertembak, sempat bangun tapi kemudian langsung dihajar rame-rame,” kata saksi yang tak ingin disebut namanya saat memberikan keterangan di Kantor YARA, Selasa (5/4/2022).

“Kami sangat sedih adik kami diperlakukan seperti itu, kalau memang bersalah silakan di proses secara hukum, apakah penegakan hukum bisa seperti ini,” sebut Jauhari.

Tak terima terhadap kematian adiknya, pihak keluarga yang diwakili Jauhari didampingi para pengacara dari YARA melaporkan tindakan oknum tersebut ke Polda Aceh dan berharap agar keluarga mendapatkan keadilan atas kematian keluarganya.

Seperti diberitakan tim Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh terpaksa melumpuhkan tersangka Tammikha alias Black (25), Kamis (31/3/2022).

Black merupakan DPO atas kepemilikan narkotika jenis sabu seberat 4,30 gram. Timah panas pun terpaksa menerjangnya karena berupaya kabur saat ditangkap.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy menjelaskan, mulanya petugas mendapati informasi tersangka sedang berada di sebuah warung kopi di Desa Lam Blang, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar.

Dari informasi itulah, petugas langsung menuju ke lokasi dan mengepung lokasi tersebut. Sadar kedatangan petugas, Black berupaya melarikan diri ke arah sawah.

Sehingga, petugas mengejarnya dan memberikan tembakan peringatan dua kali. Namun, tembakan peringatan itu tidak digubris olehnya.

“Dikasih tembakan peringatan tidak digubris. Malah tersangka mengeluarkan senjata tajam berbentuk keris dan mau menyerang petugas,” ujar Kabid Humas, Sabtu (2/4/2022).

“Karena terancam, petugas terpaksa melumpuhkannya dengan timah panas yang mengenai bahu kiri,” jelas Winardy dalam keterangan persnya di Polda Aceh.

Setelah tersangka tumbang, polisi langsung menolongnya dengan membawa ke RSUDZA Banda Aceh. Namun, dalam perjalanan tersangka meninggal dunia.

Barang bukti yang didapati saat itu berupa lima paket kecil sabu seberat 0,78 gram, bungkusan berisi sabu seberat 16.07 gram, sebilah pisau berbentuk keris dan satu unit handphone warna silver. (IA)

Previous Article Gubernur Nova Pilih dan Lantik Aznal Zahri Sebagai Kepala ULP Pemerintah Aceh
Next Article Kepala BNN RI Petrus Reinhard Golose memberikan keterangan terkait pengungkapan penyelundupan 255,96 Kg Sabu jaringan internasional di Aceh BNN Gagalkan Penyelundupan 255,96 Kg Sabu Jaringan Internasional di Aceh

Populer

Pendidikan
Prof Mirza Tabrani Dinilai Figur Tepat Pimpin Universitas Syiah Kuala
Rabu, 14 Januari 2026
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana didampingi Kasat Resnarkoba AKP Rajabul Asra memberikan keterangan pengungkapan kasus sabu dalam konferensi pers, Selasa (13/1). (Foto: Ist)
Hukum
Empat Kali Jadi Kurir, Warga Pidie Akhirnya Ditangkap di Bandara SIM Selundupkan Sabu 1,9 Kg  
Rabu, 14 Januari 2026
Indonesia memasuki tahun 2026 dengan satu ironi besar: narasi dalam kondisi tampak stabil, tetapi sesungguhnya rapuh di tengah krisis kepercayaan. (Foto: Ist)
Opini
Negara “Seolah-olah”: Indonesia di Ambang Krisis Legitimasi
Rabu, 14 Januari 2026
Nasional
Jurnalis Aceh Raih Penghargaan Adam Malik Awards 2026
Rabu, 14 Januari 2026
Sekda Aceh, M. Nasir Syamaun, menerima audiensi Aliansi Mahasiswa se-Aceh di Posko Penanganan Bencana Pemerintah Aceh, Selasa (13/1/2026). (Foto: Ist)
Aceh
Soal Status Bencana Nasional, Sekda Aceh Jelaskan Prosedurnya ke Mahasiswa
Rabu, 14 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Umum

Tanah Amblas di Ketol Aceh Tengah Terus Meluas, Jalan Lintas Kabupaten Terancam Putus 

Senin, 12 Januari 2026
Dinas Sosial Aceh menggelar zikir dan doa bersama untuk korban banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Aceh-Sumatera, pada Senin, 12 Januari 2026. (Foto: Ist)
Umum

Dinsos Aceh Gelar Zikir dan Doa Bersama untuk Korban Bencana Aceh–Sumatera

Senin, 12 Januari 2026
Umum

44 Desa Terdampak Bencana di Aceh Tengah Kembali Terang dengan Genset Darurat

Senin, 12 Januari 2026
Umum

APBA 2026 Digeser, Prioritaskan Pemulihan Pascabencana Aceh

Senin, 12 Januari 2026
Umum

11 Jembatan Bailey di Aceh Rampung, 15 Titik Lainnya Masih Dikerjakan 

Minggu, 11 Januari 2026
Umum

Polda Aceh Bangun Perumahan Meutuah Residen untuk Personel

Minggu, 11 Januari 2026
Umum

Monopoli Pengadaan APBK Aceh Selatan, Belasan Paket Proyek Digarap CV yang Sama

Minggu, 11 Januari 2026
Umum

Balai Pengajian Dayah Thalibul Huda di Aceh Besar Terbakar

Sabtu, 10 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?