Banda Aceh — Universitas Syiah Kuala (USK) berkomitmen mencetak banyak program studi (Prodi) berakreditasi unggul. Salah satu langkah yang diambil melaksanakan workshop, yang membahas strategi pencapaian akreditasi unggul.
Kegiatan ini berlangsung di Ruang VIP AAC Dayan Dawood USK Banda Aceh, Selasa, 21 Juni 2022.
Wakil Rektor I USK Prof Dr Ir Agussabti MSi membuka workshop yang diinisiasi oleh Program Pascasarjana dengan dukungan LP3M USK. Tak tanggung-tanggung, USK langsung mengundang Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Prof Ari Purbayanto PhD sebagai narasumber.
Prof Ari juga menjelaskan, untuk mewujudkan prodi unggul secara menyeluruh, strategi yang dilakukan tidak hanya dukungan sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai, dukungan dosen yang memiliki kualifikasi dan kompetensi unggul juga sangat diperlukan.
Selain itu, kurikulum pendidikan juga perlu dilakukan pemutakhiran (updated) sesuai dengan kebutuhan dunia industri dan pasar kerja, serta mutu yang terjamin.
“Kemajuan pendidikan tidak terlepas dari penerapan proses Penjaminan Mutu Pendidikan yang dilakukan secara Baik, Konsisten, dan Berkelanjutan (continuous quality improvement)” ujar Prof Ari.
Beberapa hal lainnya yang turut mendukung pencapaian akreditasi unggul yaitu: sistem penjaminan mutu internal (SPMI) yang berjalan baik, input mahasiswa yang terseleksi baik dan terjaga kontiuitasnya, ketersediaan sumber dan bahan pembelajaran yang memadai, penyelenggaraan Pendidikan yang menjamin lulusan tepat waktu.
“Pelaksanaan penjaminan mutu eksternal yang berjalan baik dengan capaian peringkat akreditasi Unggul (BAN-PT) atau capaian akreditasi internasional dan pelaksanaan sertifikasi keahlian/profesi yang diterima dunia kerja juga menjadi strategi yang penting untuk dilakukan,” jelasnya.
Selain Prof Ari, narasumber kedua pada workshop yang mengangkat tema ‘Kebijakan dan Pelaksanaan APT dan APS Menuju Perguruan Tinggi Unggul’ itu diisi oleh Prof Johni Najwan SH MH PhD, mantan Rektor Universitas Jambi dan Anggota Dewan Eksekutif BAN PT IA memberikan paparan tentang Konsep dan Strategi Akreditasi Berbasis Hasil (Outcome Based Accreditation).
“Isu penting untuk kepemimpinan PT Abad 21 diantaranya yaitu harus inovatif dan kreatif, budaya kolaboratif, multidisioliner dan transdisipliner, peka/cepat tanggap dan visioner,” ujar Prof Johni membuka paparannya.
Ia menjelaskan ada lima konsep dan strategi akreditasi berbasis hasil yaitu: melaksanakan tugas berdasarkan aturan, mereformasi manajemen sistem PT, penjaminan mutu (Quality Assurance) menuju ISO dan WCU, Benchmarking dan kerjasama, serta perubahan pola fikir.
Acara workshop ini dihadiri lebih dari 80 peserta yang terdiri atas Ketua dan Sekretaris Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M), Direktur dan Wakil Direktur I Pascasarjana, para Wakil Dekan, Ketua SJMF dan Koordinator Program Studi di lingkungan USK.
Selain itu, turut hadir pimpinan perguruan tinggi swasta yang ada di Aceh yaitu (LLDIKTI Wialyah XIII, Universitas Serambi Mekkah, Direktur Politeknik Aceh, Institute Seni Budaya Aceh, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sabang dan beberapa Universitas Swasta lainnya. Pada Acara diskusi banyak hal yang menjadi pencerahan untuk universitas se-Aceh. (IA)
















