Ekonomi

PLN Bantu Mesin Pengering, Produksi Keureupuk Meulieng di Pidie Meningkat 100%

BANDA ACEH — Penggunaan mesin produksi berbasis listrik nyatanya memang lebih menguntungkan. Pasalnya, hasil jadi lebih cepat dan hemat.

Bukti nyata penggunaan energi listrik menjadi energi panas yang efektif dan efisien disaksikan langsung oleh salah satu kelompok usaha di Sigli, Kabupaten Pidie.

ADVERTISEMENT
Lapor SPT Coretax 2026 Iklan Online

Kelompok Usaha Namira ini merupakan UMKM yang dipercayakan oleh PLN UP3 Sigli, untuk menerima bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa mesin pengering (oven dryer) berbasis energi listrik, sebagai sarana dalam pengolahan bahan makanan khususnya kerupuk meulieng atau emping melinjo.

Langkah yang dilakukan PLN ini bertujuan untuk mendukung dan memudahkan para penggiat usaha emping dalam mengelola hasil produksinya.

ADVERTISEMENT
Iklan Bank Aceh Syariah Menyambut Hari Pers Nasional

Selain menghemat biaya operasional tentunya penggunaan alat pengering ini tentunya lebih ramah lingkungan.

Ketua dari kelompok usaha tersebut Dewi menyatakan dengan menggunakan alat pengering bertenaga listrik, proses pengeringan menjadi lebih cepat, yang mana sebelumnya untuk mengeringkan emping membutuhkan waktu sekitar 45 menit.

“Menggunakan alat pengering ini sangatlah efektif dan efisien, produksi kini semakin meningkat 100 % dari pada biasanya. Dulu biasanya per hari produksi kami hanya 5 kg, sekarang bisa mencapai 10 kg,” terangnya, Selasa (12/7).

Dewi pun sangat berterima kasih kepada PLN yang telah peduli kepada para penggiat usaha emping melanjutkan.

“Insya Allah bantuan yang diberikan akan kami manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Semoga amal kebaikan bapak/ibu dibalas oleh Allah SWT,” harap Dewi.

Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sigli Afif Yasri didampingi oleh Manager Bagian Keuangan & Umum Arina dan Manager ULP Sigli Kota Andre Agusta Rahman menyampaikan bantuan yang diberikan kepada kelompok Usaha Namira ini bertujuan untuk memudahkan para penggiat usaha emping dalam mengelola hasil produksinya.

Selain menghemat biaya operasional tentunya lebih ramah lingkungan.

“Bantuan food dehydrator atau alat pengerin ini agar bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk membantu kebersihan lingkungan serta meningkatkan aktivitas desa untuk menjadi lebih baik lagi,” tutup Afif. (IA)

image_print

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...

Artikel Terkait