INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Aceh

Pj Bupati Aceh Besar Perintahkan Bentuk Pos Penyekatan PMK di Lhoong dan Saree

Last updated: Sabtu, 30 Juli 2022 23:19 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 5 Menit
Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto mendampingi Sekda Aceh Taqwallah meninjau vaksinasi PMK kelompok ternak sapi ‘Talenta Mandiri’ di Gampong Lampaseh Krueng, Montasik, Sabtu (30/7)
Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto mendampingi Sekda Aceh Taqwallah meninjau vaksinasi PMK kelompok ternak sapi ‘Talenta Mandiri’ di Gampong Lampaseh Krueng, Montasik, Sabtu (30/7)
SHARE

KOTA JANTHO — Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto memerintahkan pihak terkait di kabupaten itu untuk membentuk pos penyekatan di perbatasan Aceh Besar, sebagai upaya untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

Hal itu guna memutus rantai penyebaran PMK di Aceh Besar agar aktifitas peternakan di kawasan itu dapat kembali normal.

Tersangka Pemalsuan Dokumen Lulus Seleksi Administrasi JPT Pratama Pemerintah Aceh, Pansel Disorot

“Hari ini saya telah menugaskan Sekda Aceh Besar dan Kepala Dinas Pertanian untuk meninjau pos penyekatan PMK di dua lokasi yakni di Saree dan Lhoong,” kata Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, Sabtu (30/7/2022).

- ADVERTISEMENT -

Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela mendampingi Sekda Aceh, Taqwallah, yang meninjau vaksinasi PMK kelompok ternak sapi ‘Talenta Mandiri’ di Gampong Lampaseh Krueng, Kecamatan Montasik, Aceh Besar.

Ia menjelaskan, pos penyekatan yang dibuat tersebut dalam upaya mencegah masuknya hewan ternak terkena wabah PMK masuk ke Kabupaten Aceh Besar.

- ADVERTISEMENT -
Di saat korban bencana banjir bandang dan longsor Aceh membutuhkan banyak bantuan, puluhan miliar Anggaran BTT 2025 Pemerintah Aceh untuk bencana justru tidak terserap. Foto: Ist)
Korban Bencana Butuh Banyak Bantuan, Pemerintah Aceh Malah Kembalikan Puluhan Miliar BTT ke Kas Daerah   

Menurut Iswanto, pos penyekatan PMK tersebut akan memeriksa setiap ternak yang masuk dalam wilayah kabupaten itu.

Ia berharap usaha bersama dengan semua pemangku kepentingan tersebut dapat terwujud sehingga Aceh Besar terbebas dari PMK.

“Semoga usaha bersama yang dilakukan Polres, Dandim dan Kejari Aceh Besar serta semua pihak terkait lainnya untuk menekan PMK dapat segera terwujud,” kata Iswanto yang kini masih tercatat sebagai Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Aceh itu.

Panitia Seleksi Terbuka Pengisian JPT Pratama di lingkungan Pemerintah Aceh mengumumkan hasil seleksi administrasi perpanjangan pendaftaran JPT Pratama tahun 2026. (Foto: Ist)
Lulus Seleksi Administrasi, 10 Pelamar Perebutkan 3 Jabatan Eselon II Pemerintah Aceh 

Sementara itu, peternak sapi di Kecamatan Montasik, Aceh Besar yang tergabung dalam Kelompok Ternak Talenta Mandiri dan para peternak lainnya di Aceh Besar diajak untuk tak meragukan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku, sebagai upaya preventif untuk mencegah ternak mereka tak terjangkit dengan PMK.

- ADVERTISEMENT -

“Mencegah jauh lebih baik dari mengobati atau tindakan preventif jauh lebih baik dari tindakan curative, saat hewan sudah terjangkit,” ujar Baihaqi, salah seorang peternak anggota kelompok ‘Talenta Mandiri’, Sabtu (30/7).

Tindakan yang paling realistis dilakukan peternak dalam kondisi wabah PMK kali ini adalah dengan mengikuti prosedur penanganan ternak yang terjangkit wabah PMK dengan melakukan vaksinasi serta pemakaian obat-obatan seperti yang dianjurkan pemerintah.

Hal itu disebut penting sebagai upaya memutus rantai menyebaran penyakit PMK sehingga aktivitas peternakan sapi di kawasan itu dapat kembali normal.

“Kepada peternak sapi di Aceh Besar dan Aceh secara umum untuk sama-sama memvaksin sapi, karena untuk memutus mata rantai penyebaran PMK,” ujar Baihaqi usai menerima kunjungan Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto dan Sekda Aceh Taqwallah di kandang miliknya.

Baihaqi bersama anggota kelompok ternak tersebut saat ini memelihara belasan ekor sapi yang terdiri dari berbagai jenis.

Kedatangan Pj Bupati bersama Sekda Aceh dilakukan dalam rangka melakukan vaksinasi terhadap ternak yang terjangkit PMK di kabupaten itu. Kegiatan itu merupakan kelanjutan dari upaya serupa yang terus digenjot Pj Bupati di kawasan itu demi meningkatkan angka kesembuhan PMK.

Selain vaksinasi ternak sapi di Gampong Lampaseh Krueng, Pj Bupati Iswanto juga menyerahkan bantuan cairan disinfektan dan suplemen ternak kepada warga Beung Pageu, Kecamatan Blang Bintang. Bantuan itu diterima Geuchik Beung Pageu, Fitrianto bersama Sekdes Taufik serta disaksikan Camat Blang Bintang Zulfadli.

Angka Kesembuhan Capai 85%

Sementara itu penanganan PMK di Kabupaten Aceh Besar kian menunjukkan hasil positif. Per hari ini, Sabtu 30 Juli 2022, angka kesembuhan sudah mencapai 85 persen.

Data kesembuhan tersebut disampaikan Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto di sela kegiatan vaksinani ternak sapi milik Baihaqi, peternak di bawah kelompok Talenta Mandiri di Gampong Lampaseh Krueng, Kecamatan Montasik.

“Dalam satu dua minggu ini progres kesembuhan PMK di Aceh Besar terus meningkat signifikan, yaitu sudah mencapai 85 persen,” ujar Iswanto.

Angka tersebut mengalami peningkatan sangat tinggi dibandingkan dua minggu lalu, dimana angka kesembuhannya disebut hanya sekitar 30 persen lebih.

Untuk itu Pj Bupati Iswanto meminta dukungan penuh seluruh pihak, agar angka PMK Aceh Besar dapat terus ditekan hinggal nol kasus. Kepada para petugas juga diminta terus meningkatkan sosialisasi kepada peternak agar tidak membiarkan ternak yang terjangkit tanpa pengobatan.

Kegiatan vaksinasi di Gampong Lampaseh Krueng itu turut dihadiri Sekda Aceh Taqwallah, Kepala Dinas Peternakan Aceh Zalsufran, Kalak BPBA Ilyas dan sejumlah pejabat Pemkab Aceh Besar lainnya. (IA)

Previous Article Pelayanan Bank Aceh Syariah tetap buka 11 Juli 2022 Kinerja Cemerlang, Baru Enam Bulan Bank Aceh Syariah Raih Laba Rp 235 Miliar
Next Article Foto bersama usai pelantikan pengurus Bamus Pidie Jaya 2022-2026 di Aula Gedung B Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Sabtu (30/7) Pengurus Bamus Pidie Jaya Jabodetabek 2022-2026 Dilantik, Ini Pesan Said Mulyadi

Populer

Di saat korban bencana banjir bandang dan longsor Aceh membutuhkan banyak bantuan, puluhan miliar Anggaran BTT 2025 Pemerintah Aceh untuk bencana justru tidak terserap. Foto: Ist)
Aceh
Korban Bencana Butuh Banyak Bantuan, Pemerintah Aceh Malah Kembalikan Puluhan Miliar BTT ke Kas Daerah   
Jumat, 16 Januari 2026
Dosen Pascasarjana Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta, Ustaz Dr Nurkhalis Muchtar Lc MA.
Syariah
Pesan Isra’ Mikraj: Shalat sebagai Sumber Kedamaian
Jumat, 16 Januari 2026
Aceh
Tersangka Pemalsuan Dokumen Lulus Seleksi Administrasi JPT Pratama Pemerintah Aceh, Pansel Disorot
Sabtu, 17 Januari 2026
Opini
Pilrek USK: Menjaga Marwah Akademik di Tengah Perbedaan
Sabtu, 17 Januari 2026
Pendidikan
Pemulihan Pendidikan Pascabencana, Plt Kadisdik Aceh Lapor ke Gubernur Mualem
Sabtu, 17 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Aceh

Mualem Khawatir Dukungan Nasional Berkurang Saat Transisi Pascabencana Aceh

Jumat, 16 Januari 2026
Aceh

Dana Bencana Disorot, Pemerintah Aceh Tegaskan Tak Ada yang Disembunyikan

Jumat, 16 Januari 2026
Aceh

51 Hari Pascabencana, 24 Desa di Aceh Tengah Masih Terisolasi  

Kamis, 15 Januari 2026
Aceh

Penggunaan Dana Bencana Aceh Dinilai Tidak Transparan

Kamis, 15 Januari 2026
Aceh

31 Korban Banjir Aceh Masih Hilang, 559 Orang Meninggal Dunia

Kamis, 15 Januari 2026
Sekda Aceh, M. Nasir Syamaun, menerima audiensi Aliansi Mahasiswa se-Aceh di Posko Penanganan Bencana Pemerintah Aceh, Selasa (13/1/2026). (Foto: Ist)
Aceh

Soal Status Bencana Nasional, Sekda Aceh Jelaskan Prosedurnya ke Mahasiswa

Rabu, 14 Januari 2026
Bupati Aceh Barat Tarmizi SP MM dan Wakil Bupati Said Fadheil SH.
Aceh

Aceh Barat Larang Permainan Domino hingga Turnamen di Gampong

Rabu, 14 Januari 2026
Aceh

Jusuf Kalla Serahkan Bantuan Kemanusiaan PMI Nasional ke Mualem di Aceh Utara

Senin, 12 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?