Pj Wali Kota Sabang Ajak Permudah Kunjungan Wisatawan

BANDA ACEH — Pj Wali Kota Sabang Reza Fahlevi menggelar pertemuan dengan pelaku industri pariwisata dalam rangka meningkatkan promosi dan pemasaran pariwisata di Sabang, serta mendapatkan masukan terkait Pariwisata Sabang, yang berlangsung di Aula Rapat Disbudpar Aceh, Jum’at (14/11).

Pj Wali Kota Sabang mengatakan kekuatan utama Sabang terletak pada sektor pariwisata, yang memiliki ikon wisata bahari yang indah dan bersejarah (heritage).

Dalam hal ini, pelaku industri pariwisata juga menjadi bagian penting dalam perkembangan sektor pariwisata di Kota Sabang.

Sebagaimana kita ketahui, selama ini yang mengelola perjalanan wisatawan ke Sabang salah satunya adalah para tour operator yg ada di Banda Aceh, mereka membawa tamu ke Sabang dengan paket-paket wisata ditawarkan kepada wisatawan.

“Paket-paket wisata ke Sabang banyak dipasarkan ke dalam maupun luar negeri oleh pelaku industri pariwisata yg ada di Banda Aceh, oleh karena itu kita melakukan pertemuan secara khusus hari ini di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh untuk membahas Sabang, ” kata Reza Fahlevi.

“Kita perlu mempersiapkan dan mengemas produk unggulan pariwisata Aceh dengan baik. Ayo kita berkolaborasi untuk memudahkan para wisatawan berkunjung ke destinasi wisata, sehingga memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi Aceh,” pintanya.

Menurutnya, untuk meningkatkan destinasi wisata dan bersaing ke tingkat nasional, harus dikemas dengan “storytelling” agar destinasi wisata semakin atraktif.

“Kekuatan storyteling dapat memperkuat produk destinasi wisata, termasuk di Sabang. Wisatawan mancanegara biasanya lebih suka dengan mendengarkan cerita yang baik (travel storytelling) dan ini merupakan salah satu daya tarik wisatawan,” kata Reza, yang juga menjabat sebagai Direktur Event Daerah Kemenparekraf itu.

Pelaku pariwisata juga bisa memanfaatkan matketplace, karena akan memudahkan para pelaku travel, industri perhotelan, maupun kuliner di Sabang.

”Mohon dukungannya, segala kekurangan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat akan terus kami dibenahi,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini, Pj Wali Kota Sabang mendapat banyak masukan dari para pelaku industri pariwisata di Banda Aceh terkait pelayanan, kebersihan, pelabuhan, kuliner dan hal hal lainnya terkait pengelolaan pariwisata di Sabang.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Almuniza Kamal mengatakan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh terus memantapkan strateginya untuk menggaet wisatawan domestik dan mancanegara (wisman) dengan konsep 3A (atraksi, aksesibilitas dan amenitas).

Agar upaya tersebut berjalan sesuai harapan, Kadisbudpar Aceh, Almuniza Kamal mengajak para pelaku pariwisata menggencarkan kampanye menjaga kebersihan, terutama pada spot-spot wisata di Aceh.

“Saya ingin mengampanyekan ruang bersih di setiap pariwisata di Aceh, hal kecil yang mampu memberikan perubahan besar bagi kita,” sebut Almuniza.

Disbudpar Aceh, kata Almuniza, akan fokus terhadap melestarikan kebudayaan dan memajukan pariwisata.

“Kebudayaan yang kita angkat menjadi ikon wisata akan terus kita tingkatkan dan kita gencarkan dari segala lini. Apa pun yang sudah kita lakukan secara bersama-sama harus dioptimalkan dengan baik dan dimaksimalkan,” katanya.

Dalam rapat tersebut, Almuniza turut meminta saran kepada asosiasi/lembaga kepariwisataan dan biro perjalanan (travel agent) di Aceh terkait hal-hal yang diminati wisatawan, khususnya dari Malaysia.

“Mohon dukungan dari teman-teman semua. Atraksi seperti apa yang disukai wisatawan, namun harus sesuai dengan kaidah keislaman. Insyaallah, Disbudpar siap memfasilitasi kebutuhan teman-teman pelaku pariwisata, misalnya untuk konten promosi menarik dalam bentuk video atau foto, kita akan support,” ucapnya. (IA)