INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Ekonomi

Pabrik Kelapa Sawit Nihil Limbah Kapasitas 45 Ton TBS per Jam di Aceh Utara Diresmikan

Last updated: Kamis, 17 November 2022 09:41 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 6 Menit
Pabrik Kelapa Sawit PT Satya Agung berkapasitas 45 ton TBS per jam di Gampong Uram Jalan, Kecamatan Geureudong Pase, Aceh Utara, diresmikan Rabu siang (16/11)
Pabrik Kelapa Sawit PT Satya Agung berkapasitas 45 ton TBS per jam di Gampong Uram Jalan, Kecamatan Geureudong Pase, Aceh Utara, diresmikan Rabu siang (16/11)
SHARE

Lhoksukon — Pabrik Kelapa Sawit (PKS) berkapasitas 45 ton TBS per jam di Gampong Uram Jalan, Kecamatan Geureudong Pase, Aceh Utara, diresmikan pada Rabu siang (16/11/2022).

Pabrik kelapa sawit itu dikelola oleh Bahruny Group dibawah PT Satya Agung di wilayah Aceh Utara.

BSI Catat Penjualan Emas 2,18 Ton Lewat BYOND, Investor Muda Mendominasi

Peresmian PKS itu ditandai dengan penekanan tombol oleh Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki, bersama Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al Haythar, Ketua DPRA Saiful Bahri, Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar, Pangdam Iskandar Muda (IM) Mayjen TNI Achmad Marzuki, Pj Bupati Aceh Utara diwakili Asisten I Sekdakab Dayan Albar dan Komisaris Utama Bahruny Group, Joefly J. Bahroeny, Direktur PT Satya Agung serta pihak terkait lainnya.

- ADVERTISEMENT -

Kemudian dilanjutkan penandatanganan prasasti PKS Satya Agung oleh Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki yang disaksikan oleh Menteri ATR/BPN Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto dan Muspida Aceh serta Muspida Aceh Utara.

Diharapkan, dengan kehadiran PKS itu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat, terutama petani sawit sebagai bagian dari upaya mempermudah penyerapan buah sawit petani plasma maupun petani swadaya.

- ADVERTISEMENT -
Pulihkan Sawah Rusak Akibat Banjir, Menteri Pertanian Mulai Rehabilitasi Lahan di Aceh Utara

Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki dalam kesempatan itu menyampaikan, saat ini sektor pertanian dan perkebunan adalah salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah ini.

Sektor ini berkontribusi cukup besar bagi Pendapatan Domestik Bruto Aceh. Perkebunan dan pertanian juga di antara sektor yang menyerap tenaga kerja paling banyak, sehingga tidak heran kalau ekonomi Aceh sangat bergantung kepada sektor ini.

Khusus di sektor perkebunan, ada banyak komoditi yang dikembangkan di Aceh, seperti kelapa sawit, karet, coklat, kelapa, kopi, dan lainnya. Dari semua komoditi itu, yang terbesar adalah kelapa sawit.

Satgas Nataru Berakhir, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Pastikan Pasokan BBM-LPG Tetap Terjaga

“Keberadaan perkebunan kelapa sawit ini juga dibarengi dengan kehadiran sejumlah pabrik kelapa sawit di berbagai daerah. Dengan kehadiran PKS yang dikelola PT Satya Agung ini, jumlah PKS di Aceh tentu semakin bertambah,” ucapnya.

- ADVERTISEMENT -

Ia berharap, ke depan Satya Agung dapat menambah produksi CPO Aceh, dan pada gilirannya usaha perkebunan ini semakin memperkuat daya dorong bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dalam hal ini kita bersyukur, Pemerintah sangat mendukung pengembangan perkebunan sawit di daerah ini. Hari ini Bapak Menteri Agraria akan menyerahkan sertifikat lahan plasma kepada perwakilan masyarakat, dimana lahan itu nantinya dikembangkan menjadi areal perkebunan,” kata Pj Gubernur Aceh ini.

Ia menyebutkan, keberadaan areal plasma ini dapat menjadi bukti adanya kerja sama yang baik antara pihak perusahaan sebagai pengelola dan masyarakat sebagai pemilik.

Dengan demikian kemajuan usaha perkebunan di daerah ini dapat mendorong peningkatan kesejahtaraan masyarakat, sehingga kemajuan usaha perkebunan bisa menjadi salah satu sektor yang dapat mengurangi tingkat kemiskinan daerah.

Komisaris Utama Bahruny Group, Joefly J. Bahroeny menyampaikan, Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT. Satya Agung memiliki kapasitas olah 30 ton/jam ekstensi 45 ton/jam telah mulai beroperasi sejak Mei 2021.

Sumber TBS PMKS PT. Satya Agung berasal dari kebun masyarakat sekitar dan kebun PT. Satya Agung sendiri dengan luas lahan 10.000 ha.

PMKS PT Satya Agung dalam beroperasi telah menerapkan zero waste atau nihil limbah dengan memanfaatkan seluruh limbah yang dihasilkan dari proses pengolahan TBS menjadi CPO.

Limbah tersebut mencakup limbah padat dan limbah cair. Limbah padat berupa Empty Fruit Bunch (EFB) dan cangkang sedangkan limbah cair berupa Palm Oil Mill Effluent (POME).

Limbah–limbah tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan kesuburan tanaman kelapa sawit dan bahan bakar.

“Kehadiran PMKS Satya Agung dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar dengan menyerap tenaga kerja yang berasal dari desa sekitar pabrik, menerima TBS dari masyarakat sekitar Kecamatan Geurodong Pase dan Kecamatan Simpang Keuramat,” katanya.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Dr Gulat ME Manurung menyambut antusias peresmian ini

“Saya bersyukur dengan pendirian PKS PT Satya Agung ini. Kebetulan kebun anggota APKASINDO sangat banyak di radius PKS ini. Atas undangan PT Satya Agung, saya sangat senang bisa hadir disini dalam peresmian PKS dan acara penyerahan sertifikat kepada petani sawit mitra plasma Bahruny Group,” ujar Gulat.

Gulat menceritakan kehadiran Menteri ATR/BPN juga menambah semangatnya untuk secepatnya tiba di lokasi acara. Gulat berharap pak Menteri juga bisa sekaligus melihat kondisi eksisting di lapangan, betapa berartinya sawit bagi ekonomi masyarakat setempat dan tentu Indonesia yang sudah menerima manfaat melalui kuatnya ekonomi nasional dapat melalui terpaan berbagai isu dan goncangan dunia.

“Walau perjalanan cukup jauh untuk tiba dilokasi, sampai 3 kali ganti pesawat, tapi saya sangat semangat karena PKS ini nyata membantu masyarakat sekitarnya,” lanjut Gulat.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi referensi bagi korporasi sawit lainnya agar benar-benar bersinergi dengan petani sawit seperti yang dilakukan oleh PT Satya Agung. Membuka kran TBS kepada petani swadaya dengan harga yang setara adalah kata kuncinya, tegas Gulat.

Sebagai Doktor Lingkungan, Gulat menekankanempat dimensi keberlanjutan sawit, yakni ekologi, sosial, lingkungan dan hukum harus saling sejalan. Tidak bisa hanya membicarakan aspek lingkungan dan hukum sementara masyarakat sekitar malah banyak yang miskin ditengah-tengah kekayaan sumber daya alamnya.

Gulat juga menyampaikan, mustahil suatu perusahaan dapat berjalan langgeng, apabila kehadiran perusahaan tersebut tidak memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar.

“DPP APKASINDO mengucapkan selamat kepada petani sawit Aceh Utara dan Lhokseumawe atas kehadiran PKS PT Satya Agung. Apresiasi dan terima kasih kepada Bang Joefly J Bahroeny, yang sudah menempatkan petani sawit sebagai mitra strategis dan berkelanjutan,” ungkap Gulat. (IA)

Previous Article PLN melaksanakan Program Goes To School dengan tema sosialisasi manfaat dan bahaya kelistrikan di MAN 1 Aceh Jaya, Selasa (15/11) PLN Sosialisasikan Manfaat dan Bahaya Listrik Kepada Pelajar di Aceh Jaya
Next Article Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar menyalurkan bantuan kepada ratusan mantan kombatan GAM di Masjid Islamic Center, Kota Lhokseumawe, Rabu malam (16/11/2022) Kapolda Serahkan Bantuan BRA Untuk Eks GAM di Lhokseumawe, Diantaranya Ratusan Sapi-Kambing

Populer

Aceh
Mualem Khawatir Dukungan Nasional Berkurang Saat Transisi Pascabencana Aceh
Jumat, 16 Januari 2026
Ekonomi
Pulihkan Sawah Rusak Akibat Banjir, Menteri Pertanian Mulai Rehabilitasi Lahan di Aceh Utara
Jumat, 16 Januari 2026
Aceh
Dana Bencana Disorot, Pemerintah Aceh Tegaskan Tak Ada yang Disembunyikan
Jumat, 16 Januari 2026
Ekonomi
BSI Catat Penjualan Emas 2,18 Ton Lewat BYOND, Investor Muda Mendominasi
Jumat, 16 Januari 2026
Aceh
51 Hari Pascabencana, 24 Desa di Aceh Tengah Masih Terisolasi  
Kamis, 15 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Ekonomi

Pemerintah Aceh Bantah Kepala BPKD Lhokseumawe: Gaji ASN Tersendat Bukan Karena Evaluasi APBK 

Kamis, 15 Januari 2026
Bitcoin, Etherium, dan aset kripto lainnya.
Ekonomi

Pengawasan Pajak Kripto Dimulai: Pemerintah Terbitkan PMK 108/2025 untuk Transparansi Aset Digital

Rabu, 14 Januari 2026
Petugas menghitung uang dolar Amerika Serikat di salah satu gerai penukaran valuta asing, seiring melemahnya nilai tukar rupiah yang tertekan penguatan dolar dan meningkatnya ketidakpastian global.
Ekonomi

Rupiah Terperosok ke Rp16.860, Level Terlemah Sejak April 2025

Rabu, 14 Januari 2026
Pemerintah memastikan tujuh stimulus ekonomi strategis berlanjut pada 2026 sebagai langkah menjaga daya beli masyarakat, menopang UMKM, serta memperluas lapangan kerja di tengah tekanan ekonomi global.
Ekonomi

Tak Mau Ekonomi Goyang, Pemerintah Kunci 7 Stimulus Besar hingga 2026

Rabu, 14 Januari 2026
Kondisi kawasan Danau Laut Tawar, Takengon, Aceh Tengah yang rusak akibat banjir bandang dan longsor pada akhir November 2025. (Foto: Ist)
Ekonomi

198 Destinasi Wisata Aceh Rusak Berat Akibat Banjir-Longsor

Rabu, 14 Januari 2026
General Manager Solusi Bangun Andalas, R. Adi Santosa beserta karyawan membersihkan Dayah Kruet, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya dalam aksi bakti sosial yang diinisiasi Serikat Pekera Semen Andalas (SPSA). (Foto: Ist)
Ekonomi

Bantu Pemulihan, Solusi Bangun Andalas Kerahkan Alat Berat Bersihkan Area Terdampak Banjir

Rabu, 14 Januari 2026
Ekonomi

Dunia Usaha Diajak Dukung Pemulihan Ekonomi Aceh Pascabencana

Senin, 12 Januari 2026
Kantor Wali Kota Langsa. (Foto: Ist)
Ekonomi

Pemerintah Aceh Tolak Evaluasi APBK Langsa 2026, Anggaran Dinilai Tak Sesuai Aturan

Senin, 12 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?