INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Opini

Bincang-bincang ringan dengan Iihan Omar, anggota Kongres Amerika

Last updated: Rabu, 1 Maret 2023 13:37 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 8 Menit
SHARE

Imam Shamsi Ali*

Walaupun judulnya “bincang-bincang ringan” sesungguhnya pembicaraan dengan Congresswoman Ilhan Omar malam iti sangat serius dan seru. Berbagai isu keumatan, baik domestik maupun gobal menjadi pembicaraan yang spontan, santai, tapi serius.

Belajar dari Venezuela: Ketika Kekuasaan Ditinggalkan Loyalitas

Ilhan Omar adalah satu dari tiga anggota Kongress Amerika (semacam DPR) yang beragama Islam. Uniknya lagi, dua dari tiga anggota itu adalah wanita. Dan lebih unik lagi Ilhan adalah pengungsi (refugee) dari Somalia yang datang ke Amerika di saat masih berumur 7 tahun. Tentu yang juga membanggakan karena Ilhan yang berdarah Yaman-Somalia ini konsisten dengan ajaran Islam di antaranya tetap memakai hijab.

- ADVERTISEMENT -

Pertemuan semalam (Minggu malam) itu sebenarnya diinisiasi oleh YAMA (persyerikatan warga Yaman di US). Pertemuan terbatas itu hanya diikuti 15 orang, dan satu-satunya non Yaman adalah saya. Kehadiran saya karena selain memang kenal dekat Ilhan sejak 3 tahun terakhir, juga kedekatan saya dengan Warga Yaman di kota New York.

Sebagai satu-satunya Imam yang hadir saya diminta membuka dengan doa. Saya memilih membaca dua ayat terakhir dari Surah Al-Baqarah. Sebelum membaca saya jelaskan bahwa ayat ini relevan dengan situasi Ilhan yang berusaha melakukan yang terbaik. Tapi kita juga sadar dengan keterbatasan kita sebagai manausia. Dan karenanya kita mengembalikan segala urusan kepada Pemilik langit dan bumi untuk memberikan pertolongannya (wanshurna alal qaumil kaafiriin).

- ADVERTISEMENT -
1.794 Hektare Tambak Tenggelam, Luka yang Tersisa Pascabanjir Pidie

Ilhan kemudian memulai pengantar singkatnya dengan mengatakan bahwa beliau selalu merasa sebagai orang biasa. Mungkin bagi banyak orang menjadi anggota Kongress itu sesuatu yang luar biasa. “Tapi bagi saya, kesempatan ini tidak merubah siapa saja”.

Beliau kemudian mengenang kembali masa kecilnya di Somalia. Bagaimana harus berlari bersama keluarganya ke sana kemari untuk menyelamatkan diri. Beliapun menyebutkan bahwa Ibunya adalah keturunan Yaman. Ayahnya yang asli Afrika (Somalia). Singkatnya Allah mentakdirkan dirinya bersama keluarga diterima untuk menjadi pengungsi di Amerika.

Perjalanan hidupnya yang pahit menjadi cambuk baginya untuk melakukan perubahan. Maka sejak di sekolah menengah hingga mahasisiwi selain sungguh-sungguh belajar, juga aktif dalam berbagai kegiatan kampus dan Komunitas. Semua ini menjadi inspirasi baginya untuk mengambil bagian di dunia kontestasi politik. Singkatnya beliau pun terpilih menjadi anggota kongress mewakili Minnesota dengan pemilih yang tidak seperti selama ini disangkakan. Banyak yang menyangka jika pemilih beliau mayoritasnya warga Somali. Ternyata 90% konstituen Ilhan itu dari White Americans (warga kulit putih).

Prof Dr TM Jamil MSi
Aceh Bukan Kolam Ikan:  Menggugat Syahwat Proyek di Tengah Bencana Banjir

Menjadi anggota Kongress Amerika juga bukan jalan mudah. Ternyata konstestasi beliau untuk menjadi anggota Kongress adalah kontestasi termahal. Untungnya beliau mendapat dukungan penuh dari konstituen beliau. Termasuk dukungan dari banyak pihak, termasuk Komunitas Muslim dan Afrika secara umum. Sebenarnya acara malam itu juga bagian dari penggalangan dana untuk campaign beliau.

- ADVERTISEMENT -

Setelah terpilih juga sangat tidak mudah. Di antara tantangan itu adalah karena beliau satu-satunya anggota Kongress Muslimah dan berhijab. Artinya mau atau tidak, keislaman itu sangat visible (nampak). Dan ini akan menemukan reaksi negatif dari sebagian anggota Kongress yang masih rasis dan Islamophobik. Bahkan sebagian dari anggota partainya sendiri (Demokrat). Beliau mengisahkan bahwa pernah dalam elevator ada seorang anggota Kongress yang berbisik ke telinganya: “you don’t deserve to be here” (kamu ngak berhak ada di sini).

Beliau hadapi semua itu dengan kesabaran (kekuatan, bukan kelemahan). Keadaan itu tidak menjadikan beliau lemah dan putus asa. Bahkan beliau terpilih menjadi anggota komite Hubungan Luar Negeri, salah satu komisi yang bergengsi dan terhormat. Posisi inilah yang kemudian beliau jadikan pintu untuk menyuarakan banyak pihak yang termarjinalkan. Termasuk kaum Uighur di China, Kashmir dan Muslim India, hingga ke Umat Muslim Yaman dan tentunya yang klasik isu bangsa Palestina.

Selain tegas dalam membela hak-hak mereka yang termarjinalkan beliau berhasil membangun koalisi di antara anggota Kongress. Koalisi ini memiliki mindset yang sama tentang hak-hak kaum yang termarjinalkan, termasuk bangsa Palestina. Karenanya memang diakui bahwa dalam beberapa tahun terakhir terjadi perubahan itu. Sebagian anggota Kongress, walau minoritas, semakin terbuka mengeritik kesemena-menaan Israel terhadap bangsa Palestina. Sesuatu yang pada masa-masa lalu dianggap tabu dan anti Amerika.

Dalam sesi diskusi saya mengafirmasi perubahan itu. Bahkan saya menekankan bahwa keadaan bangsa Palestina yang semakin runyam saat ini disebabkan oleh sikap sebagian negara-negara Muslim yang memilih berkompromi dengan Israel. Kita kenal beberapa negara mayoritas Muslim telah menanda tangani hubungan diplomatik dengan Israel. Dan ini semakin membuka pintu bagi Israel untuk menekan dan membumi hanguskan bangsa Palestina.

Menjawab pertanyaan saya tentang mana yang lebih efektif dalam upaya membela bangsa Palestina. Apakah tetap memboikot hubungan diplomasi atau membangun hubungan diplomasi seraya memperjuangkan hak kemerdekaan mereka?

Secara diplomasi beliau menjawab bahwa “masalah itu kembali kepada masing-masing negara berdasarkan keadaan dan kepentingannya”. Tapi beliau mempertanyakan: “apakah Israel akan semakin rela memberikan hak-hak Palestina setelah negara-negara Islam membangun hubungan diplomasi?”.

Saya baru tersadarkan bahwa posisi tegas Ilhan inilah yang menjadi alasan bagi sebagian untuk menuduhnya dengan “anti semit” atau anti Yahudi. Ternyata bagi sebagian orang mengeritik Israel sama dengan mengeritik kaum Yahudi. Sebuah sikap yang tentunya tidak rasional. Sebab mengeritik kebijakan pemerintah tidak harus identik dengan kritikan kepada agama.

Dalam isu Yaman beliau secara terbukan mengatakan bahwa beliau mendapat tekanan dari Saudi Arabia karena kritikan kepada Saudi yang melakukan serangan militer ke Yaman yang berakibat fatal seperti saat ini. Beliau menyampaikan bahwa tekanan Saudi itu justeru dirasakan melalui lawan-lawan politiknya di Kongress.

Satu cerita juga yang beliau sampaikan yang secara pribadi cukup mengganggu adalah ketika beliau mengundang beberapa Dubes Asean, termasuk Indonesia, untuk membicarakan kaum Uighur. Ilhan meminta negara-negara Muslim Asean minimal membuat statemen atau meminta klarifikasi tentang camp-camp konsentration China. Ternyata tak satupun yang bersedia melakukan itu.

Pertemuan malam itu sangat berkesan. Tidak saja bahwa Ilhan Omar dengan posisinya sebagai anggota Kongres sebuah negara super power itu tampil dengan penuh kesederhanaan. Beliau tidak sama sekali memakai “make up” sebagaimana lazimnya wanita dengan posisi itu. Bahkan pakaian beliau pun sangat sederhana dan menyambut semua yang hadir dengan sangat ramah dan terhormat.

Di saat duduk berdua di sesi foto itu, sambil berselfie saya bisikkan. “I am proud of you Sister. And I will continue to support you and pray for you”. Dia memandang saya dengan tersenyum seraya menggenggam kedua telapak tangannya sebagai simbol kedekatan dan “ukhuwah”.

Di penutup diskusi sebenarnya saya juga sampaikan bahwa “legally and constitutionally you do represent your constituents. But morally you do represent all of us American Muslims. And thank you for that great representation on our behalf”.

Ilhan, you did open the door for many of us to follow. Thank you and may Allah continue to strengthen and guide you to take all endeavors that benefit the Ummah and humanity…Allah bless you!

Manhattan City, 27 Pebruari 2023

* Presiden Nusantara Foundation

TAGGED:amerikaanggotabincang-bincangdenganiihankongresomar,opiniringan
Previous Article Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej bersama Wakil Rektor USK Prof Agussabti saat membuka rangkaian kegiatan Kumham Goes to Campus 2023 Aceh di Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Selasa (28/2) Wamenkumham Tegaskan KUHP Baru Tak Bungkam Demokrasi
Next Article Sebanyak 288 ekor kuda dari lima kabupaten mengikuti Pacuan Kuda Tradisional Gayo dalam rangka memeriahkan HUT ke-446 Kota Takengon Tahun 2023 288 Kuda Meriahkan Pacuan Kuda Tradisional Gayo HUT Kota Takengon, Digelar Sepekan

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Surat Warga
TA Sakti, Penjaga Ingatan Tanah Rencong yang Menghidupkan Kembali Majun Aceh
Jumat, 9 Januari 2026
Ekonomi
BSI Serahkan 90 Unit Huntara ke Pemkab Aceh Tamiang
Sabtu, 10 Januari 2026
Banjir bandang kembali menerjang Bener Meriah. disertai material kayu gelondongan terjadi di kawasan aliran Sungai Wih Gile, Kampung Fajar Harapan, Kecamatan Timang Gajah, Kamis (8/1). (Foto: Ist)
Aceh
Banjir Bandang Kembali Terjang Bener Meriah, Kayu Gelondongan Ikut Terbawa Arus
Kamis, 8 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Kondisi rumah warga yang terkubur lumpur akibat banjir bandang di Gampong Blang Awe Kecamatan Meureudu Kabupaten Pidie Jaya. (Foto: Ist)
Opini

Di Balik Luka dan Tangisan Rakyat Aceh Akibat Kelalaian Negara

Sabtu, 3 Januari 2026
Ketika hukum pidana buruk berada di tangan aparat korup, birokrasi inkompeten dan kekuasaan cenderung otoriter, maka negara sedang menapaki jalur darurat hukum. (Foto: Ist)
Opini

Indonesia dalam Kondisi Darurat Hukum

Sabtu, 3 Januari 2026
Opini

Deforestasi Sawit dan Bencana Aceh yang Diciptakan 

Rabu, 31 Desember 2025
Opini

Aceh dan Luka yang Tak Pernah Benar-benar Sembuh dalam Republik Indonesia

Senin, 29 Desember 2025
Opini

Menjaga Damai di Tengah Bencana, Menahan Diri dari Segala Provokasi

Minggu, 28 Desember 2025
Jangan biarkan pejabat 'wet-wet gaki' (ongkang-ongkang kaki) di tengah bencana terulang. Foto: Ilustrasi
Opini

Jangan Biarkan Pejabat ‘Wet-Wet Gaki’ di Tengah Bencana Aceh

Rabu, 24 Desember 2025
Mayjen TNI (Purn) TA Hafil Fuddin SH SIP MH
Opini

Aceh Tamiang Tak Cukup Diberi Bantuan, Perlu Rekonstruksi Menyeluruh dan Tata Ruang Baru

Selasa, 23 Desember 2025
Opini

Bencana Aceh-Sumatera, Negara Hadir dalam Rapat dan Pidato 

Jumat, 19 Desember 2025
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?