INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Umum

Kajati Bambang Bachtiar Resmikan Gampong Binaan Adhyaksa Peduli Stunting di Lamceu Aceh Besar

Last updated: Selasa, 18 Juli 2023 01:09 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 5 Menit
Kajati Aceh Bambang Bachtiar bersama Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto saat peresmian Desa Binaan Adhyaksa Peduli Stunting 2023 di Gampong Lamceu, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, Senin (17/7)
Kajati Aceh Bambang Bachtiar bersama Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto saat peresmian Desa Binaan Adhyaksa Peduli Stunting 2023 di Gampong Lamceu, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, Senin (17/7)
SHARE

KUTA BARO — Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh memilih Gampong Lam Ceu sebagai gampong binaan Adhyaksa peduli stunting pada tahun 2023, yang diresmikan oleh Kajati Aceh Bambang Bachtiar SH MH di Meunasah Gampong Lam Ceu, Kuta Baro, Aceh Besar, Senin (17/7/2023).

Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kajati Aceh beserta seluruh adhyaksa yang telah memilih dan membina Gampong Lamceu Aceh Besar ini sebagai gampong binaan Adhyaksa Peduli Stunting 2023 serta pada hari ini akan dilakukan pembagian bantuan makanan/asupan untuk masyarakat gampong binaan ini.

11 Jembatan Bailey di Aceh Rampung, 15 Titik Lainnya Masih Dikerjakan 

“Kami mengucapkan apresiasi dan terimaksih yang sebanyak-banyaknya kepada Kajati Aceh yang telah memilih salah satu gampong yang ada di Aceh Besar untuk dijadikan gampong binaan Adhyaksa, tentunya ini sebagai bentuk kepedulian Adhyaksa terhadap penanganan permasalahan stunting khususnya di Gampong Lamceu ini,” ujarnya.

- ADVERTISEMENT -

Menurutnya kegiatan ini akan sangat bermanfaat dalam rangka penanganan stunting serta dengan harapan terpenuhinya nutrisi bagi masyarakat rentan stunting khususnya anak-anak dan ibu hamil.

“Kegiatan ini benar-benar dirasakan manfaatnya bagi ibu hamil dan anak-anak yang terdampak stunting dengan terpenuhinya nutrisi bagi mereka,” ucap Iswanto.

- ADVERTISEMENT -
Polda Aceh Bangun Perumahan Meutuah Residen untuk Personel

Iswanto menyampaikan tentunya melalui kegiatan ini akan membantu meningkatkan gizi dan kesehatan bagi generasi penerus supaya terhindar dari permasalahan stunting khususnya di Gampong Lam Ceu ini.

“Melalui kegiatan ini tentunya akan membantu meningkatkan gizi dan kesehatan bagi generasi penerus terkhusus di Gampong Lam Ceu ini,” ungkapnya.

Oleh karena itu, semoga melalui kesempatan ini Iswanto berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut karena memang penting bagi kita semua untuk memberikan perhatian serius terhadap kesehatan dan perkembangan anak serta memastikan bahwa anak-anak memperoleh nutrisi yang cukup, karena merekalah yang akan membentuk masa depan bangsa.

Monopoli Pengadaan APBK Aceh Selatan, Belasan Paket Proyek Digarap CV yang Sama

“Melalui kesempatan ini saya berharap semoga kolaborasi dan sinergitas bersama Kajati Aceh dan Kejari Aceh Besar terus berlanjut, karena memang penting bagi kita semua untuk memberikan perhatian serius terhadap kesehatan dan perkembangan anak serta memastikan anak-anak memperoleh nutrisi yang cukup sehingga merekalah yang akan membentuk masa depan bangsa,” tuturnya.

- ADVERTISEMENT -

Kajati Aceh Bambang Bachtiar SH MH menyebutkan, kasus stunting ini benar-benar harus dicegah secara bersama, karena menurutnya sejak tahun 2022 hingga 2023 kasus stunting di Aceh turun 2 persen dari sebelumnya.

“Kasus stunting ini harus kita cegah bersama, sehingga dengan kepedulian kita ini dapat mengurangi angka stunting di daerah setidaknya paling lambat satu hingga dua persen setiap tahunnya, walau perlahan, tapi pasti,” ujarnya.

Bambang mengatakan pada 2022 Kajati Aceh juga telah melakukan hal yang sama seperti hari ini di Gampong Lamceu, yaitu di wilayah Kabupaten Aceh Timur dan Aceh Utara.

Jadi hari ini merupakan program lanjutan, karena untuk kasus seperti ini butuh proses panjang sekitar paling cepat empat semester yaitu dua tahun, dengan semester pertama dilihat progres perkembangan anak apakah berhasil atau tidak.

“Untuk kasus ini Kajati Aceh menargetkan dua orang yaitu ibu hamil dan bayi yang baru lahir hingga umur empat bulan,” ungkapnya.

Pada Kesempatan tersebut Bambang mengucapkan terima kasih dan mengucapkan selamat kepada Pj Bupati Aceh Besar yang telah diamanahkan oleh Mendagri untuk perpanjangan masa baktinya di Kabupaten Aceh Besar.

“Terima kasih dan selamat kepada Bapak Pj Bupati Aceh Besar yang ditelah diperpanjang masa baktinya, berarti pusat telah kembali mempercayai Bapak Muhammad Iswanto untuk memimpin Aceh Besar dalam satu tahun kedepan,” ucap Kajati Aceh.

Selanjutnya Bambang berharap agar Puskesmas dalam binaan Adhyaksa terus melakukan kerja sama dalam menangani status stunting di Aceh, karena salah satu program Adhyaksa dalam menangani stunting melalui program posyandu ynag digelar oleh puskesmas-puskemas binaan Adhyaksa.

“Jadi program ini juga merupakan program pertama yang dilakukan oleh Instansi diluar Kesehatan dan BKKBN, kolaborasi dan kerja keras dari berbagai pihak menjadi kunci untuk menurunkan kasus stunting,” imbuhnya.

Jadi untuk program ini, mari pantau bersama-bersama, dan kepada panitia dari Adhyaksa bahwa dalam setiap periode harus melaporkan pertanggung jawaban, sehingga bisa dibaca oleh para donatur.

“Kita harus melaporkan secara terbuka dan tidak ada yang harus ditutupi, saya akan memantau, karena ini program dari kita, oleh kita dan untuk kita,” tegasnya.

Bambang mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu program ini hingga enam bulan kedepan, sehingga kasus stunting di Gampong Lam Ceu, Kecamatan Kuta Baro bisa turun hingga hilang.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu menyukseskan program ini, semoga kasus stunting di Gampong Lam Ceu khususnya dan Aceh Besar bisa turun dan semoga tidak ada lagi anak-anak yang terdampak stunting di Aceh,” pungkasnya. (IA)

TAGGED:acehadhyaksabachtiarbambangbesarbinaangampongkajatilamceupeduliresmikanstuntingumum
Previous Article Kadis Perhubungan Kota Banda Aceh Wahyudi ditunjuk menjadi Plt Sekda Banda Aceh Wahyudi Ditunjuk Jadi Plt Sekda Banda Aceh
Next Article Aceh Besar Mulai Aksi Donor Darah Rutin ASN, Hari Pertama Terkumpul 107 Kantong

Populer

Surat Warga
Kebun Pala Warga Alue Keutapang Pidie Jaya Mati Total Akibat Banjir Bandang
Senin, 12 Januari 2026
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Pendidikan
Meski Jadi Korban, Semangat Juang Guru di Lokasi Bencana Aceh Tak Pernah Padam
Senin, 12 Januari 2026
Olahraga
Persiraja Bungkam Persikad Depok 1-0, Gol Connor Flynn Jadi Penentu
Senin, 12 Januari 2026
Politik
Sewa Beko Mahal, Warga Aceh dan Kader PDIP Minta Megawati Kirim Alat Berat dan Sekop Bersihkan Lumpur  
Senin, 12 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Umum

Balai Pengajian Dayah Thalibul Huda di Aceh Besar Terbakar

Sabtu, 10 Januari 2026
Umum

Ditlantas Polda Aceh Umumkan Persyaratan Urus STNK Hilang-Rusak Akibat Bencana

Sabtu, 10 Januari 2026
Umum

500 Ton Beras dan Bantuan Logistik PMI Tiba di Pelabuhan Krueng Geukuh

Jumat, 9 Januari 2026
Umum

Kapolres Pidie Jaya Serahkan Ekskavator Percepat Pembersihan Lumpur

Jumat, 9 Januari 2026
Umum

Huntara Mulai Dibangun di Aceh Timur, Target 10 Hari Siap

Jumat, 9 Januari 2026
Umum

Gas Muncul di Tanah Bekas Banjir Nagan Raya, BPMA: Aman Selama Tidak Ada Pembakaran  

Jumat, 9 Januari 2026
Kementerian Pekerjaan Umum memastikan pembangunan jembatan permanen untuk menggantikan Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Bireuen, akan dimulai bulan Januari 2026. (Foto: Ist)
Umum

Bulan Ini, Kementerian PU Bangun Jembatan Permanen Krueng Tingkeum di Kutablang Bireuen

Jumat, 9 Januari 2026
Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Mujiburrahman dan Ketua Yayasan Tarara Global Humanity Muhammad Haykal menandatangani MoU pembangunan fasilitas air siap minum berbasis wakaf, Rabu (7/1). (Foto: Ist)
Umum

Yayasan Turki Bangun Fasilitas Air Siap Minum Wakaf di Kampus UIN Ar-Raniry

Jumat, 9 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?