INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Pendidikan

USK Kembali Kukuhkan Lima Profesor, Sudah Miliki 139 Guru Besar

Last updated: Selasa, 18 Juli 2023 21:10 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 6 Menit
Universitas Syiah Kuala Banda Aceh melalui Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas mengukuhkan lima profesor baru di Gedung AAC Dayan Dawood, Selasa, 18 Juli 2023
Universitas Syiah Kuala Banda Aceh melalui Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas mengukuhkan lima profesor baru di Gedung AAC Dayan Dawood, Selasa, 18 Juli 2023
SHARE

BANDA ACEH— Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh melalui Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas, mengukuhkan lima profesor baru di Gedung AAC Dayan Dawood, Selasa, 18 Juli 2023.

Mereka yang dikukuhkan adalah Prof Dr Sofyan Syahnur SE MSi, Prof Dr Ir Ismail MSc, Prof Dr Akhyar ST MP MEng, Prof Dr Yossi Diantimala SE MSi dan Prof Dr Hajjul Kamil SKp MKep.

Satgas USK melalui Tim Ketahanan dan Keamanan Pangan terus mempersiapkan dan mendistribusikan makanan siap saji tahan lama bagi masyarakat terdampak bencana. (Foto: Ist)
Inovasi Pangan Darurat Tahan Setahun: Satgas USK Produksi Nasi Siap Saji untuk Korban Bencana

Rektor USK Prof Dr Ir Marwan menyampaikan syukur dan selamat atas pencapaian kelima dosen USK tersebut yang berhasil meraih gelar profesor. Dengan bertambahnya lima profesor baru ini, maka jumlah profesor USK saat ini adalah 139 guru besar.

- ADVERTISEMENT -

“Kami menyakini seluruh profesor baru USK, bisa memberikan kontribusi penting baik bagi kampus ini, maupun masyarakat, serta dapat berkiprah optimal dengan kepakarannya masing-masing, yang ditujukan bagi kemaslahatan manusia dan bangsa,” kata Rektor.

Rektor menilai kepakaran kelima profesor baru ini sangatlah penting dalam mendukung pembangunan di Indonesia. Misalnya, Prof Dr Sofyan Syahnur SE MSi. Dengan kepakarannya di bidang ekonomi makro.

- ADVERTISEMENT -
Lokasi bekas bangunan MIN 5 Pidie Jaya yang hilang tersapu banjir bandang dan berubah jadi sungai di Desa Seunong Kecamatan Meurah Dua. (Foto: Ist)
437 Madrasah Terdampak Bencana di Aceh Siap Gelar PBM 5 Januari, 63 Madrasah Masih Terkendala 

Prof Sofyan menekankan kajiannya pada pertumbuhan ekonomi yang dikaitkan dengan ke-17 agenda SDGs, yaitu Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Ketangguhan Sosial Ekonomi Menuju Pembangunan Berkelanjutan.

“Prof Sofyan berhasil menemukan teori pertumbuhan ekonomi dengan paradigma baru dalam konsep ekonomi makro alternatif. Konsep tersebut telah ditekuni dan dibuktikan secara empiris Prof. Sofyan sejak tahun 2005,” jelas Prof Marwan.

Lebih dari itu, Prof Sofyan juga menawarkan sejumlah rekomendasi untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi. Seperti memperhatikan kualitas pertumbuhan ekonomi dalam kerangka pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan, memperkut basis ketahanan struktur ekonomi yang mempertimbangkan keterkaitan antar sektor-sektor ekonomi.

Rektor USK Prof Dr Ir Marwan
USK Siap Kukuhkan 35 Profesor Baru di Tahun 2026

Lalu Prof Dr Ir Ismail MSc. Melalui kepakarannya di bidang Fisika, Prof Ismail memberikan kontribusi untuk mengembangkan Material Biokomposit, sebagai upaya pemanfaatan limbah pertanian. Biokomposit merupakan hal yang sangat penting dalam perkembangan material baru pada masa mendatang, karena dapat mencegah kerusakan lingkungan serta mencegah pemanasan global.

- ADVERTISEMENT -

“Ketekunan Prof Ismail telah membuatnya berhasil mengembangkan material biokomposit dari berbagai limbah pertanian. Di antaranya biokomposit dari jerami padi, ampas kopi, dan tempurung kelapa,” beber Rektor.

Menurutnya, penelitian Prof Ismail sangat potensial untuk dikembangkan. Terutama di Indonesia yang merupakan negara pertanian. Hingga saat ini limbah pertanian di Indonesia belum digunakan secara optimal.

“Kajian Prof Ismail ini sangat potensial untuk ditindaklanjuti, karena memberikan solusi dari penumpukan limbah pertanian saat ini, sehingga semua limbah pertanian baik di Provinsi Aceh atau Indonesia dapat dimanfaatkan secara optimal,” ungkapnya.

Sedangkan Prof Dr Akhyar ST MP MEng berupaya menemukan solusi dari kelemahan produk logam, guna memberikan keuntungan optimal bagi industri pengecoran logam.

“Prof Akhyar melihat, selama ini sekitar 90 persen kegagalan dari struktur permesinan diakibatkan oleh cacat material saat produksi. Dirinya kemudian melakukan banyak kajian terhadap jenis kecacatan material dan berupaya mencari solusinya,” urai Rektor.

Salah satu fokusnya adalah jenis kecacatan hot tear, yaitu cacat yang paling sering dijumpai pada produk cor yang terbentuk selama pembekuan. Prof Akhyar melakukan Evaluasi Parameter dan Pengujian Cacat Hot Tear, Akhirnya ia menemukann bahwa Hot tear dapat dicegah dengan mengontrol beberapa proses pengecoran.

“Maka kajian Prof Akhyar ini perlu dilanjutkan agar semua industri bisa menghasilkan produk yang unggul dan bebas dari kecacatan. Sebab akan berpengaruh besar pada keuntungan industri, dan pada akhirnya berdampak pada struktur perekonomian nasional,” tutur Prof Marwan.

Kemudian ada Prof Dr Yossi Diantimala SE MSi, yang memberikan perhatian serius pada informasi akuntansi atau keuangan. Menurutnya, Informasi keuangan yang dihasilkan dari satu siklus akuntansi merupakan informasi yang sangat penting bagi pengguna informasi dalam membuat keputusan bisnis dan manajemen dalam menetapkan strategi bisnis.

Berbagai penelitian telah dilakukan Prof Yossi untuk menguji seberapa penting informasi akuntansi bagi sebuah perusahaan dan bisnisnya. Di antaranya peran informasi akuntansi dalam menetapkan strategi bisnis perusahaan dan dampaknya terhadap nilai perusahaan, pengungkapan informasi akuntansi, asimetri informasi, biaya modal, dan nilai perusahaan, serta penelitian terkait kepatuhan dan familiaritas regulasi untuk meningkatkan pengungkapan informasi akuntansi.

“Hasil penelitian Prof Yossi sangatlah penting, karena hasil pengujiannya tentu saja dibutuhkan banyak perusahaan untuk mengembangkan konsep dan strategi bisnis yang lebih baik. Penelitiannya juga dapat dijadikan arah pengembangan keilmuan bagi jurusan-jurusan terkait di berbagai tingkat pendidikan,” sebut Rektor.

Terakhir ada Prof Dr Hajjul Kamil SKp MKep, dirinya merupakan satu-satunya profesor yang berasal dari Ilmu Kesehatan. Prof Hajjul mencurahkan waktunya untuk menemukan strategi Meningkatkan Budaya Keselamatan Pasien.

Kajiannya berangkat dari kenyataan bahwa pelayanan kesehatan berkualitas buruk menghambat kemajuan peningkatan kesehatan pada negara-negara di semua tingkat pendapatan. Karena itulah Prof Hajjul mencoba menemukan jalan guna mengoptimalisasikan peran manajerial keperawatan, dalam meningkatkan budaya keselamatan pasien, untuk menuju pelayanan kesehatan berkualitas.

Menurutnya, rumah sakit perlu menerapkan paradigma baru pelayanan kesehatan, untuk menjamin keselamatan pasien, yang membuat asuhan pasien lebih aman melalui suatu sistem budaya keselamatan pasien.

“Kajian Prof Hajjul memiliki pengaruh besar terhadap kemaslahatan umat. Optimalisasi peran manajerial keperawatan dalam meningkatkan kesadaran akan budaya keselamatan pasien, merupakan upaya yang harus dilakukan secara terus menerus ditatanan pelayanan Kesehatan untuk menciptakan pelayanan Kesehatan berkualitas,” jelas Prof Marwan.

“Selain itu, hasil kajiannya dapat menjadi masukan bagi rumah sakit, bahkan pemangku kebijakan dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas,” pungkas Rektor.

USK sangat bersyukur karena kepakaran kelima profesor hari ini merupakan nilai tambah yang sangat besar bagi USK, Aceh dan Indonesia. Prof Marwan berharap, dengan keilmuan mereka bisa menjadi pemicu harumnya nama kampus ini di Indonesia serta di peta keilmuan dunia. (IA)

TAGGED:139besargurukembalikukuhkanlimamilikipendidikanprofesorsudahuskUSK Kembali Kukuhkan Lima Profesor
Previous Article Perusahaan Spanyol Repsol Mundur dari Blok Migas di Aceh, Tidak Ditemukan Cadangan Migas
Next Article Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menerima kunjungan Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Ma Al Haythar, di Semarang, Selasa (18/7) Wali Nanggroe Temui Ganjar Pranowo di Semarang, Bahas Kekhususan Aceh

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Viral Link Video Andini Permata dan Bocil Bikin Heboh Warganet
Umum
Misteri Video Andini Permata dan ‘Bocil’: Viral Tanpa Identitas, Netizen Dibohongi?
Minggu, 6 Juli 2025
Warna Baru Demokrasi: Tanpa Interupsi dan 'Mic Mati' Keberadaan jaringan Dasco di Senayan dinilai membawa warna baru dalam proses legislasi.
Politik
Mengenal ‘Kabinda’ dan ‘Adidas’, Jaringan Politik Kuat yang Kendalikan Ritme Undang-Undang di Senayan
Jumat, 2 Januari 2026
Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma meninjau langsung kondisi baut Jembatan Bailey penghubung Bireuen–Takengon, tepatnya di Gampong Teupin Mane, Kecamatan Juli, Bireuen. (Foto: Ist)
Aceh
Haji Uma Cek Langsung Baut Jembatan Bailey Teupin Mane, Ini Temuan di Lapangan
Jumat, 2 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Puluhan relawan ASN dan tenaga kontrak Dinas Pendidikan Dayah Aceh terjun langsung melakukan gotong royong massal di Dayah Al-Madinatul Munawwarah Al-Waliyah (Dayah AMAL), Peureulak, Aceh Timur, Senin (29/12).
Pendidikan

Relawan ASN Dinas Pendidikan Dayah Aceh Bersihkan Dayah AMAL di Aceh Timur  

Rabu, 31 Desember 2025
Pegawai Dinas Pendidikan Aceh turun langsung ke Kecamatan Pante Bidari dan Simpang Ulim Aceh Timur, Senin (29/12/2025), untuk membersihkan sekolah dan fasilitas umum pascabencana hidrometeorologi. (Foto: Ist)
Pendidikan

Disdik Aceh Seumeugleh di Pante Bidari, Plt Kadisdik: Sekolah dan Masjid Harus Segera Layak Digunakan  

Rabu, 31 Desember 2025
Pendidikan

Pemerintah Aceh Pastikan Sekolah Terdampak Banjir Aktif Kembali 5 Januari 2026

Senin, 29 Desember 2025
Pendidikan

Pendidikan Tak Boleh Terhenti, Disdik Aceh Instruksikan Sekolah Terdampak Banjir Tetap Buka 5 Januari

Minggu, 28 Desember 2025
Pendidikan

Ribuan Mahasiswa USK Terdampak Bencana Diusulkan Penerima Bantuan Biaya Hidup

Selasa, 23 Desember 2025
Pendidikan

UIN Ar-Raniry Raih Humas Kemenag Award 2025 Kategori Pengelola Website Terbaik  

Senin, 22 Desember 2025
Pendidikan

SMAN 7 Banda Aceh Raih Empat Medali NASPO 2025 di UGM

Senin, 22 Desember 2025
Kemenag RI menyalurkan bantuan biaya pendidikan kepada 4.119 mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Aceh dan Sumatera, Sabtu (20/12)
Pendidikan

Kemenag Salurkan Bantuan untuk 4.119 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Terdampak Banjir

Minggu, 21 Desember 2025
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?