INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Umum

Wartawan Mendapat Intimidasi Saat Firli Bahuri Makan Durian di Banda Aceh

Last updated: Jumat, 10 November 2023 15:15 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 5 Menit
Ketua KPK Firli Bahuri didampingi Ketua Umum JMSI Teguh Santosa saat makan durian di Warkop Sekber Jurnalis di Banda Aceh, Kamis malam (9/11)
Ketua KPK Firli Bahuri didampingi Ketua Umum JMSI Teguh Santosa saat makan durian di Warkop Sekber Jurnalis di Banda Aceh, Kamis malam (9/11)
SHARE

BANDA ACEH — Dua jurnalis mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan saat hendak melakukan peliputan dan mewawancarai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri di Banda Aceh.

Jurnalis Kompas TV dan Kompas.com, Raja Umar dan jurnalis Puja TV Nurmala menerima intimidasi dari pengawal Firli Bahuri.

Ditlantas Polda Aceh Umumkan Persyaratan Urus STNK Hilang-Rusak Akibat Bencana

Saat itu, Firli Bahuri sedang menikmati makan durian di Sekber Jurnalis Aceh, dekat Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Firli tampak didampingi Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa dan Ketua JMSI Aceh Hendro Saky.

- ADVERTISEMENT -

Raja Umar dilarang mengambil gambar dan merekam Firli saat berkunjung ke warung kopi (warkop) Sekber Jurnalis di Banda Aceh, Kamis malam (9/11/2023).

Raja Umar yang sedang menjalankan tugas jurnalistiknya tiba-tiba didatangi oleh tim pengamanan Firli dan memaksa Umar agar menghapus foto dan video yang telah diambil.

- ADVERTISEMENT -
500 Ton Beras dan Bantuan Logistik PMI Tiba di Pelabuhan Krueng Geukuh

“Saya mendapat informasi kedatangan Firli ke warung kopi Sekber Jurnalis sekitar pukul 20.49 WIB melalui grup wartawan TV, lalu saya langsung bergegas dari rumah ke lokasi dengan menggunakan sepeda motor dan sekitar 15 menit saya sampai ke lokasi,” kata Umar dilansir dari Kompas.com.

Setiba di Sekber, Umar langsung mengeluarkan ID pers dan kamera, serta memperkenalkan diri sebagai jurnalis Kompas TV. Dia meminta izin untuk meliput terkait kegiatan kunjungan kerja (kunker) Firli selama di Aceh, serta tanggapannya terhadap tudingan mengulur waktu dari pemanggilan Polda Metro Jaya.

“Lalu Pak Firli menjawab, ‘Tidak ada komentar, saya lagi makan duren’,” ucap Umar.

Kapolres Pidie Jaya Serahkan Ekskavator Percepat Pembersihan Lumpur

Mendengar jawaban itu, Umar kemudian meminta izin kembali agar Firli bersedia diwawancara setelah dirinya makan durian.

- ADVERTISEMENT -

“Ya sudah, Pak, siap makan duren boleh ya saya tunggu,” kata Umar mengulangi ucapannya.

Namun demikian, tidak lama setelah itu ada seseorang yang merupakan bagian dari rombongan Firli malah mendatangi dan mengingatkan Umar agar tidak mengambil foto dan video.

“Lalu saya jawab, ‘Santai, Bos, saya lagi kerja, saya wartawan’. Saya kemudian berjalan menjauh dari meja pertemuan Firli dengan wartawan yang tergabung dalam JMSI,” tuturnya.

“Tak lama setelah itu, saya dihampiri oleh polisi yang mengenakan pakaian preman dan meminta agar saya hapus foto pertemuan Firli. Saya menolak untuk menghapus, dan menanyakan apa hak Anda menyuruh saya untuk hapus foto, lalu dia menjawab dia polisi berhak meminta saya hapus foto itu,” lanjutnya.

Tidak berhenti sampai di situ, Umar juga dipaksa agar membuka galeri ponselnya dan menghapus foto Ketua KPK tersebut.

“Dipaksa disuruh buka galeri di HP, saya langsung hidupkan rekaman suara, lalu saya tanya sambil buka galeri yang mana foto yang harus saya hapus. Polisi itu tahu saya merekam audio dan dia juga meminta menghapus rekaman tersebut, lalu saya melawan,” terang Umar.

“Rekaman audio itu saya kirim ke grup Kompas.com karena saya merasa diintimidasi oleh pengawal Firli. Tujuannya, kalau terjadi sesuatu dengan saya, itu akan menjadi salah satu barang bukti di kemudian hari,” tambahnya.

Usai kejadian itu, Umar kemudian mengabari ke beberapa jurnalis TV lainnya yang tergabung dalam IJTI agar mereka segera ke lokasi untuk sama-sama meliput Firli.

“Selain saya, ada juga wartawan Puja TV namanya Nurmala, dia mengalami intimidasi juga saat mengabadikan foto saya menghampiri Firli. Petugas pengamanan itu memaksa Nurmala menghapus foto tersebut,” ungkap Umar.

Sementara itu, jurnalis Puja TV, Nurmala, mengaku memang sempat mengambil video ketika Umar sedang meminta izin untuk mewawancarai Firli.

Aksinya tersebut ternyata dilihat oleh tim pengamanan Firli, dan mereka turut menghampiri dan menanyakan apakah Nurmala mengambil rekaman video.

“Saya jawab, ‘Tidak’, terus dia minta izin untuk melihat galeri HP saya, setelah saya hapus file itu kan tidak terhapus langsung, tapi masih tersimpan di spam-nya. Trus saya jawab, ‘Udah saya hapus ya’, kemudian dia meminta saya lagi untuk membuka file sampah. Trus saya bilang, ‘HP saya tidak ada karena otomatis’,” kata Nurmala atau akrab disapa Lala saat dikonfirmasi.

Lala mengatakan, petugas tersebut terus memaksa meminta agar membuka file sampah dan menghapus video yang telah diambil.

“Terus dia meminta hapus. Akhirnya saya hapus. Ya, ini kan sudah tertekan. Dia minta buka HP kita, padahal HP itu kan privasi kita sebenarnya. Sedangkan saya dari awal sudah bilang tidak merekam, tapi dia bersikeras memaksa,” ujarnya.

“Intinya ada intimidasi juga dari dia kan. Kalau tidak ada pemaksaan waktu saya bilang tidak merekam, dia pasti langsung pindah, tapi ini tidak mau pindah (pergi) sebelum saya buka galeri,” pungkasnya. (IA)

TAGGED:acehbahuribandadurianfirliintimidasimakanmendapatsaatumumwartawan
Previous Article Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Rancangan Qanun Penyiaran, Kamis (9/11) KPI: Raqan Penyiaran Bangun Ekosistem Penyiaran, Bukan Malapetaka Bagi Radio-TV
Next Article Imam Masjid Nurul Huda Peunyerat, Banda Aceh Ustaz Bukhari M Ali SAg Hindari Bencana, Muslim Jangan Tinggalkan Empat Hal Ini

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Ekonomi
BSI Serahkan 90 Unit Huntara ke Pemkab Aceh Tamiang
Sabtu, 10 Januari 2026
Surat Warga
TA Sakti, Penjaga Ingatan Tanah Rencong yang Menghidupkan Kembali Majun Aceh
Jumat, 9 Januari 2026
Banjir bandang kembali menerjang Bener Meriah. disertai material kayu gelondongan terjadi di kawasan aliran Sungai Wih Gile, Kampung Fajar Harapan, Kecamatan Timang Gajah, Kamis (8/1). (Foto: Ist)
Aceh
Banjir Bandang Kembali Terjang Bener Meriah, Kayu Gelondongan Ikut Terbawa Arus
Kamis, 8 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Umum

Huntara Mulai Dibangun di Aceh Timur, Target 10 Hari Siap

Jumat, 9 Januari 2026
Umum

Gas Muncul di Tanah Bekas Banjir Nagan Raya, BPMA: Aman Selama Tidak Ada Pembakaran  

Jumat, 9 Januari 2026
Kementerian Pekerjaan Umum memastikan pembangunan jembatan permanen untuk menggantikan Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Bireuen, akan dimulai bulan Januari 2026. (Foto: Ist)
Umum

Bulan Ini, Kementerian PU Bangun Jembatan Permanen Krueng Tingkeum di Kutablang Bireuen

Jumat, 9 Januari 2026
Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Mujiburrahman dan Ketua Yayasan Tarara Global Humanity Muhammad Haykal menandatangani MoU pembangunan fasilitas air siap minum berbasis wakaf, Rabu (7/1). (Foto: Ist)
Umum

Yayasan Turki Bangun Fasilitas Air Siap Minum Wakaf di Kampus UIN Ar-Raniry

Jumat, 9 Januari 2026
Umum

KSAD Jenderal Maruli Resmikan Jembatan Bailey Umah Besi Jalan Takengon-Bireuen   

Kamis, 8 Januari 2026
Umum

Korban Banjir Aceh Diminta Laporkan Rumah Rusak, Batas Hingga 15 Januari 2026

Kamis, 8 Januari 2026
Umum

Gantikan Jalaluddin, Tarmizi Ditunjuk sebagai Plt Kasatpol PP-WH Aceh

Kamis, 8 Januari 2026
Umum

Baharkam Polri Kembali Terjunkan Anjing Pelacak Cari Korban Banjir di Aceh Tamiang

Rabu, 7 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?