INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Surat Warga

Ketatnya Aturan Lalu Lintas di Jepang: Disiplin Menciptakan Keselamatan

Last updated: Kamis, 15 Februari 2024 12:03 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 5 Menit
dr Murtaza
dr Murtaza
SHARE
Laporan: dr Murtaza dari Chiba, Jepang

JEPANG, sebuah negara yang dikenal dengan budaya yang kaya, teknologi yang maju, dan jaringan transportasi yang terorganisir dengan baik.

Salah satu aspek yang mencolok dalam kehidupan sehari-hari di Jepang adalah ketatnya peraturan lalu lintas yang menjadi tulang punggung keamanan dan keteraturan di jalan raya.

Solidaritas Nasi Bungkus dari Pidie Mengalir ke Pijay, Digerakkan Kaum Ibu

Warga Jepang tumbuh dengan pemahaman mendalam akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas yang ada.

- ADVERTISEMENT -

Hal tersebut tidak hanya tercermin dalam tingginya kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, marka jalan, dan sinyal lampu, tetapi juga merupakan bagian dari budaya yang mengedepankan tanggung jawab kolektif terhadap keselamatan bersama.

Dalam pandangan masyarakat Jepang, keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau polisi, melainkan tanggung jawab bersama.

- ADVERTISEMENT -
Aceh Lumpuh Terkubur Lumpur: Negara Wajib Turun Penuh, Bukan Hanya Retorika dan Kunjungan Semata

Sistem tilang di tempat yang diterapkan di Jepang menjadi hal yang paling efektif untuk menegakkan peraturan lalu lintas.

Denda yang diberikan tidak hanya hukuman secara finansial, namun juga mempengaruhi penilaian kapabilitas pribadi dalam mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) sehingga hal ini menjadi salah satu upaya untuk mengubah perilaku pelanggar.

Pendekatan ini menciptakan efek jera, di mana setiap pelanggaran dianggap serius dan mendapatkan respons yang proporsional.

Muhammadiyah Aceh Salurkan 8 Ton Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Timur

Pemerintah Jepang melihat pentingnya edukasi sebagai bagian integral dari penegakan aturan, sehingga selain denda, pelanggar lalu lintas juga dapat mengikuti pelatihan kembali untuk meningkatkan pemahaman mereka akan pentingnya ketaatan terhadap aturan.

- ADVERTISEMENT -

Teknologi yang canggih memudahkan dalam menegakkan peraturan lalu lintas di Jepang.

Sistem kamera pengawas tersebar di berbagai sudut kota, sensor lalu lintas yang terkoneksi dengan perangkat lunak pengenalan plat nomor kendaraan hingga alamat tempat tinggal, semuanya bekerja bersama untuk menciptakan suatu sistem pemantauan yang akurat dan efisien.

Keberadaan teknologi ini tidak hanya mempermudah penindakan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kesadaran pengguna jalan akan aturan lalu lintas.

Mereka tahu bahwa pelanggaran dapat dengan mudah terdeteksi, dan hal itu berkontribusi pada sikap disiplin dalam berkendara.

Penting dicatat, peraturan lalu lintas di Jepang juga mempromosikan penggunaan transportasi publik yang efisien. Dengan keteraturan jadwal, kenyamanan, dan keamanan yang dijamin, banyak warga Jepang memilih untuk menggunakan kereta, bus, atau taksi sebagai alternatif kendaraan pribadi.

Hal ini tidak hanya mengurangi tekanan lalu lintas di jalan raya, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih terkendali dan ramah lingkungan.

Transportasi publik di Jepang juga sangat ramah bagi kaum disabilitas. Pemerintah bekerja sama untuk menciptakan hal yang nyaman bagi warganya. Terdapat akses khusus bagi kaum disabilitas yang menggunakan transportasi publik.

Namun di balik semua ketertiban ini, terdapat semboyan yang menjadi cerminan dari sikap masyarakat Jepang terhadap kehilangan.

“Lebih baik hilang mobil dari pada hilang SIM.” Semboyan ini mencerminkan filosofi bahwa seseorang mungkin dapat saja kehilangan harta benda materi, seperti mobil maupun finansial tetapi yang lebih penting bagi mereka adalah jangan sampai kehilangan SIM (Surat Izin Mengemudi) yang dapat memberikan dampak jauh lebih besar, dimana dalam mendapatkan SIM tidaklah mudah dalam melewati prosesnya.

Masyarakat Jepang menyadari, SIM bukan sekadar selembar kertas yang memberikan izin mengemudi, melainkan merupakan tanggung jawab besar yang harus dipegang dengan penuh kesadaran.

Kehilangan SIM bukan hanya berarti kehilangan kemampuan untuk mengemudi, tetapi juga dapat mempengaruhi pekerjaan, mobilitas sehari-hari, dan kemandirian pribadi.

Karena itu, semboyan ini mencerminkan prioritas yang diberikan pada kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

Dalam situasi apapun, lebih baik kehilangan benda materi daripada kehilangan hak mengemudi.

Dalam perkembangan zaman tantangan tetap selalu ada, seperti pertumbuhan jumlah kendaraan dan dinamika perkotaan yang terus berubah.

Namun, Jepang terus berusaha untuk mengatasi tantangan tersebut dengan terus menciptakan inovasi dan penyesuaian aturan yang tepat.

Budaya keselamatan dan disiplin di jalan raya terus ditanamkan dalam setiap generasi, hal ini mulai diajari kepada warganya mulai dari sekolah di Taman Kanak-kanak (TK) agar dapat menciptakan fondasi yang kokoh untuk mobilitas yang aman dan teratur.

Sehingga, meskipun peraturan lalu lintas di Jepang mungkin terasa ketat, tetapi bagi mereka hal tersebut bukanlah menjadi hambatan, melainkan fondasi yang memastikan bahwa setiap perjalanan di jalan raya adalah perjalanan yang aman dan terkendali.

Budaya Jepang mengajari bagaimana warganya dapat menghargai setiap orang dengan menjaga hak dan kewajiban masing-masing sehingga tercipta suatu keteraturan dan kebiasaan yang sangat baik.

Penulis:
Mahasiswa PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi USK yang sedang menjalani Program Fellowship di Chiba University Hospital, Jepang
TAGGED:aturandisiplindr Murtazajepangkeselamatanketatnyalalulintasmenciptakansuratwarga
Previous Article Peneliti muda Razita Naila dan Aditya yang merupakan pelajar di MTsN 1 Model Banda Aceh Siswa MTsN 1 Model Banda Aceh Raih Medali Emas Kompetisi Internasional
Next Article Calon Anggota DPD RI asal Aceh Nomor urut 29 H Sudirman atau Haji Uma unggul perolehan suara sementara dalam Pemilu 2024 Haji Uma dan Tgk Ahmada Unggul Sementara Suara DPD RI

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Surat Warga
Solidaritas Nasi Bungkus dari Pidie Mengalir ke Pijay, Digerakkan Kaum Ibu
Kamis, 1 Januari 2026
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Ekonomi
Pulihkan Listrik 1.214 Desa, PLN Aceh Terus Berjuang Tembus Akses ke 180 Desa Terisolir  
Rabu, 31 Desember 2025
Ustaz Khalid Zeed Abdullah Basalamah atau Khalid Basalamah selaku pemilik PT Zahra Oto Mandiri alias Uhud Tour telah mengembalikan uang miliaran ke KPK.
Hukum
Uang Rp8,7 Miliar Dikembalikan, Ustaz Khalid Basalamah Mengaku Jadi Korban PT Muhibbah
Senin, 15 September 2025

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

SMSI Aceh menyarankan Pemerintah Aceh melibatkan elemen masyarakat sipil dan mahasiswa dalam proses distribusi bantuan bagi korban bencana banjir bandang dan longsor di Aceh. (Foto: Ist)
Surat Warga

Distribusi Bantuan Bencana Aceh Belum Merata, SMSI Dorong Pelibatan Elemen Sipil-Mahasiswa  

Kamis, 25 Desember 2025
Surat Warga

Dewan Dakwah Aceh Salurkan Bantuan Tahap II ke Kampung Sekumur Tamiang

Rabu, 24 Desember 2025
PEMA Peduli Bencana Aceh kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana banjir di Aceh Timur, Ahad, 21 Desember 2025. (Foto: Ist)
Surat Warga

Kondisi Masih Memprihatinkan, PEMA Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Aceh Timur

Selasa, 23 Desember 2025
Surat Warga

Kelangkaan Beruntun dan Permainan Harga di Tengah Bencana Aceh, Negara Jangan Jadi Penonton

Senin, 22 Desember 2025
Ariska SPd terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PD KAMMI) Banda Aceh periode 2025–2027. (Foto: Ist)
Surat Warga

Ariska, Perempuan Pertama Pimpin KAMMI Banda Aceh

Minggu, 21 Desember 2025
Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh melepas 60 relawan Pilar-pilar Sosial untuk membantu korban bencana banjir di Aceh Tamiang, Sabtu (20/12). (Foto: Ist)
Surat Warga

60 Relawan Pilar Sosial Diturunkan ke Lokasi Banjir Aceh Tamiang

Minggu, 21 Desember 2025
Pemerintah pusat dan daerah didesak memprioritaskan hunian layak bagi korban banjir bandang dan longsor Aceh yang telah kehilangan rumah. (Foto: Ist)
Surat Warga

Ramadhan Kian Dekat, Pemerintah Didesak Prioritaskan Hunian Layak bagi Korban Banjir Aceh

Sabtu, 20 Desember 2025
Surat Warga

Waroeng Spesial Sambal Salurkan Menu Siap Saji dan Uang Tunai di Aceh Tamiang, Total Rp500 Juta  

Kamis, 18 Desember 2025
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?