INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Umum

Luas Panen Menurun, Produksi Padi dan Beras Aceh Merosot

Last updated: Sabtu, 2 Maret 2024 22:18 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 6 Menit
BPS Aceh mencatat luas panen dan produksi padi di Aceh pada 2023 menurun dibandingkan 2022
BPS Aceh mencatat luas panen dan produksi padi di Aceh pada 2023 menurun dibandingkan 2022
SHARE

BANDA ACEH — Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat luas panen padi di Provinsi Aceh pada 2023 sekitar 254,29 ribu hektare, atau mengalami penurunan 17,46 ribu hektare atau 6,43 persen dibandingkan luas panen padi di 2022 yang sebesar 271,75 ribu hektare.

Sedangkan produksi padi pada 2023 yaitu 1,40 juta ton gabah kering giling (GKG), mengalami penurunan sebanyak 105,22 ribu ton atau 6,97 persen dibandingkan produksi padi di 2022 yang sebesar 1,51 juta ton GKG.

Pemerintah Aceh Masuk 8 Besar Nasional Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik

Sedangkan produksi beras pada 2023 untuk konsumsi pangan penduduk 0,81 juta ton, juga mengalami penurunan sebanyak 60,62 ribu ton atau 6,97 persen dibandingkan produksi beras di 2022 yang sebesar 0,87 juta ton.

- ADVERTISEMENT -

“Realisasi luas panen padi sepanjang Januari – Desember 2023 sekitar 254,29 ribu hektare, atau menurun 17,46 ribu hektare (6,43 persen) dibandingkan 2022 sebesar 271,75 ribu hektare,” ujar Kepala BPS Aceh Ahmadriswan Nasution, Jum’at (1/3/2024).

Dijelaskan puncak panen padi pada 2023 terjadi bulan Mei berbeda dengan 2022 yang terjadi pada April.

- ADVERTISEMENT -
Tanah Amblas di Ketol Aceh Tengah Terus Meluas, Jalan Lintas Kabupaten Terancam Putus 

Luas panen padi pada Mei 2023 adalah sebesar 43,88 ribu hektare, sedangkan pada April 2022 luas panen padi mencapai 56,34 ribu hektare.

Sementara itu, luas panen padi pada Januari 2024 mencapai 19,59 ribu hektare, dan potensi panen sepanjang Februari hingga April 2024 diperkirakan seluas 119,07 ribu hektare.

Dengan demikian, total luas panen padi pada Subround Januari−April 2024 diperkirakan mencapai 138,66 ribu hektare, atau mengalami kenaikan sekitar 28,86 ribu hektare (26,29 persen) dibandingkan luas panen padi pada Subround Januari−April 2023 yang sebesar 109,79 ribu hektare.

Dinas Sosial Aceh menggelar zikir dan doa bersama untuk korban banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Aceh-Sumatera, pada Senin, 12 Januari 2026. (Foto: Ist)
Dinsos Aceh Gelar Zikir dan Doa Bersama untuk Korban Bencana Aceh–Sumatera

Produksi padi di Provinsi Aceh sepanjang Januari – Desember 2023 mencapai sekitar 1,40 juta ton GKG, atau mengalami penurunan sebanyak 105,22 ribu ton GKG (6,97 persen) dibandingkan 2022 sebesar 1,51 juta ton GKG.

- ADVERTISEMENT -

Produksi padi tertinggi pada 2023 terjadi pada bulan April, yaitu sebesar 232,65 ribu ton GKG sementara produksi terendah terjadi pada bulan Agustus, yaitu sekitar 14,40 ribu ton GKG.

Jika perkembangan produksi padi selama tahun 2023 dilihat menurut Subround, terjadi penurunan produksi padi pada Subround Januari−April 2023 dan September−Desember 2023, yaitu masing-masing sebesar 0,05 juta ton GKG (7,41 persen) dan 0,09 juta ton GKG (17,16 persen) dibandingkan periode yang sama 2022.

Penurunan produksi padi tersebut disebabkan karena adanya penurunan luas panen padi pada Subround Januari−April 2023 dan September−Desember 2023, masing-masing sebesar 9,90 ribu hektare (8,27 persen) dan 16,98 ribu hektare (18,78 persen) dibandingkan periode yang sama pada 2022.

Di sisi lain, peningkatan produksi padi hanya terjadi pada Subround Mei−Agustus 2023, yaitu sekitar 0,03 juta ton GKG (9,46 persen) dibandingkan periode sama 2022.

Pada Januari 2024, produksi padi diperkirakan sebesar 104,84 ribu ton GKG, dan potensi produksi padi sepanjang Februari hingga April 2024 mencapai 651,19 ribu ton GKG.

Dengan demikian, total potensi produksi padi pada Subround Januari−April 2024 diperkirakan mencapai 756,03 ribu ton GKG, atau mengalami kenaikan 151,10 ribu ton GKG (24,98 persen) dibandingkan 2023 yang sebesar 604,93 ribu ton GKG.

Penurunan produksi padi yang cukup besar pada 2023 terjadi di beberapa wilayah potensi penghasil padi seperti Aceh Utara, Aceh Besar, dan Aceh Timur.

Di sisi lain, beberapa kabupaten/kota mengalami peningkatan produksi padi yang cukup besar, misalnya Pidie,
Aceh Selatan, dan Aceh Jaya. Tiga kabupaten/kota dengan total produksi padi (GKG) tertinggi pada 2023 adalah Aceh Utara, Pidie, dan Aceh Besar.

Sementara itu, tiga kabupaten/kota dengan produksi padi terendah yaitu Sabang, Banda Aceh, dan Subulussalam.

Berdasarkan potensi produksi padi pada awal 2024, beberapa kabupaten/kota dengan potensi produksi padi (GKG) tertinggi pada Januari hingga April 2024 adalah Aceh Utara, Pidie dan Aceh Besar.

Sementara itu, tiga kabupaten/kota dengan potensi produksi padi terendah
pada periode yang sama yaitu Sabang, Subulussalam dan Banda Aceh.

Potensi penurunan produksi padi yang cukup besar pada Subround Januari–April 2024 dibandingkan Subround yang sama pada 2023 terjadi di Simeulue, Aceh Selatan dan Lhokseumawe

Sementara itu, potensi kenaikan produksi padi pada Subround Januari–April 2024 yang cukup besar terjadi di Aceh Utara, Aceh Besar, dan Aceh Barat Daya.

Jika produksi padi dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, maka produksi padi sepanjang Januari hingga Desember 2023 setara dengan 0,81 juta ton beras, atau mengalami penurunan sebesar 60,62 ribu ton (6,97 persen) dibandingkan 2022 yang sebesar 0,87 juta ton.

Produksi beras tertinggi pada 2023 terjadi pada bulan April, yaitu sebesar 134,03 ribu ton. Sementara itu, produksi beras terendah terjadi pada bulan Agustus, yaitu sebesar 8,30 ribu ton.

Pada Januari 2024, produksi beras diperkirakan sebanyak 60,39 ribu ton beras, dan potensi produksi beras sepanjang Februari hingga April 2024 ialah sebesar 375,14 ribu ton.

Dengan demikian, potensi produksi beras pada Subround Januari−April 2024 diperkirakan mencapai 435,53 ribu ton beras atau mengalami kenaikan sebesar 87,04 ribu ton (24,98 persen) dibandingkan dengan produksi beras pada Januari−April 2023 yang sebesar 348,49 ribu ton beras. (IA)

TAGGED:acehberasdanluasmenurunmerosotpadipanenproduksiumum
Previous Article Img 20240302 Wa0037 Kalender Wisata Aceh 2024 Diluncurkan di Sabang, Terdapat 50 Event
Next Article Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Lhokseumawe kembali membuka Kelas Jurnalistik Ramadan (KJR) 1445 Hijriah/2024 M AJI Lhokseumawe Buka Kelas Jurnalistik Ramadan 2024

Populer

Pendidikan
Prof Mirza Tabrani Dinilai Figur Tepat Pimpin Universitas Syiah Kuala
Selasa, 13 Januari 2026
Hukum
Empat Kali Jadi Kurir, Warga Pidie Akhirnya Ditangkap di Bandara SIM Selundupkan Sabu 1,9 Kg  
Selasa, 13 Januari 2026
Tiga calon Rektor USK periode 2026-2031 yakni: Prof Agussabti, Prof Marwan dan Prof Mirza Tabrani. (Foto: Ist)
Pendidikan
MWA Tetapkan Tiga Calon Rektor USK Periode 2026–2031, Ini Namanya
Senin, 12 Januari 2026
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Opini
Wajah Aceh di Simpang Lima: Cermin Akhlak Kota Serambi Mekkah
Selasa, 13 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Umum

44 Desa Terdampak Bencana di Aceh Tengah Kembali Terang dengan Genset Darurat

Senin, 12 Januari 2026
Umum

APBA 2026 Digeser, Prioritaskan Pemulihan Pascabencana Aceh

Senin, 12 Januari 2026
Umum

11 Jembatan Bailey di Aceh Rampung, 15 Titik Lainnya Masih Dikerjakan 

Minggu, 11 Januari 2026
Umum

Polda Aceh Bangun Perumahan Meutuah Residen untuk Personel

Minggu, 11 Januari 2026
Umum

Monopoli Pengadaan APBK Aceh Selatan, Belasan Paket Proyek Digarap CV yang Sama

Minggu, 11 Januari 2026
Umum

Balai Pengajian Dayah Thalibul Huda di Aceh Besar Terbakar

Sabtu, 10 Januari 2026
Umum

Ditlantas Polda Aceh Umumkan Persyaratan Urus STNK Hilang-Rusak Akibat Bencana

Sabtu, 10 Januari 2026
Umum

500 Ton Beras dan Bantuan Logistik PMI Tiba di Pelabuhan Krueng Geukuh

Jumat, 9 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?