INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Ekonomi

Rush Money Ala Muhammadiyah, Siapkah BSI?

Last updated: Minggu, 9 Juni 2024 09:39 WIB
By Hasrul
Share
Lama Bacaan 6 Menit
Rush Money ala Muhammadiyah bakal membuat BSI panik
Rush Money ala Muhammadiyah bakal membuat BSI panik
SHARE
Oleh: Budi Saks

PERNAHKAH anda membaca berita atau mengalami sendiri ketika seorang nasabah kelas kakap akan menarik semua tabungannya dari suatu bank, maka ternyata pihak bank tak dapat memenuhinya karena ternyata uangnya tidak ada di bank/cabang bank tersebut?

Sering terjadi atau malah selalunya nasabah kakap yang menyimpan dalam jumlah besar uangnya di bank malah tak bisa menarik semua uangnya, padahal itu adalah haknya dan berjenis tabungan biasa non deposito yang seharusnya bisa diambil sewaktu waktu dan ditarik bahkan tutup rekening sewaktu-waktu pula.

Lanjutan pembangunan Gedung Dinas Pengelolaan Keuangan Aceh (DPKA) Tahap IV yang merupakan tahap akhir dengan APBA sebesar Rp23,7 miliar tidak selesai hingga akhir tahun 2025. (Foto: Ist)
Empat Tahun Dikerjakan, Gedung Dinas Keuangan Aceh Tak Rampung Akhir 2025

Kenapa begitu?

- ADVERTISEMENT -

Karena sebetulnya uang nasabah terutama yang dalam nominal besar itu tidak disimpan dalam arti ditaruh di suatu brankas atau tempat yang aman di bawah pengawasan pihak bank, namun diputar oleh pihak bank dengan dipinjamkan sebagai modal kepada para pengusaha kelas atas hingga konglomerat sebagai tambahan modal usaha dan investasi mereka dalam melakukan pengembangan dan ekspansi bisnis mereka.

Sedang uang nasabah yang bisa ditarik hanya uang kelas “recehan” saja untuk kebutuhan harian bulanan para nasabah.

- ADVERTISEMENT -
Bupati Aceh Besar Muharram Idris meninjau Pasar Hewan yang baru direhab di Sibreh, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar, Rabu (31/12). (Foto: Ist)
Selesai Direhab, Pasar Hewan Sibreh Siap Digunakan 

Bukan rahasia juga dikalangan pebisnis bila yang mendapat privilege untuk mengakses pinjaman dengan nilai besar bin fantastis dari perbankan adalah pebisnis-pebisnis yang bermata sipit. (no racis just fact).

Jadi bila ada film yang menggambarkan adegan perampokan bank yang berhasil membawa berkarung-karung uang itu sebetulnya adalah bentuk pembodohan saja sebab sejatinya bank tidak menyimpan uang anda selain disisakan sedikit yang kira-kira diperlukan untuk ditarik sewaktu-waktu oleh golongan masyarakat kelas menengah ke bawah.

Ilustrasi pada beberapa paragraf diatas adalah gambaran yang sedang terjadi saat ini ketika organisasi keagamaan terkaya dan termaju Indonesia yaitu Muhammadiyah mengumumkan akan menarik seluruh dananya yang mereka simpan di BSI (Bank Syariah Indonesia), bank syariah milik pemerintah gabungan dari tiga bank syariah plat merah BNI, Mandiri dan BRI.

PLN terus bekerja keras memulihkan sistem kelistrikan pascabencana banjir dan longsor yang melanda Provinsi Aceh. (Foto: Ist)
Pulihkan Listrik 1.214 Desa, PLN Aceh Terus Berjuang Tembus Akses ke 180 Desa Terisolir  

Jumlah yang ditarik keseluruhannya senilai Rp 13 triliun yang setelah dihitung lagi total mencapai Rp 15 triliun nilai dana milik persyarikatan Muhammadiyah yang akan ditarik dari BSI.

- ADVERTISEMENT -

Rush Money ala Muhammadiyah ini jelas membuat panik pihak BSI yang sampai saat ini belum memberikan pernyataan resmi dan mengagetkan dunia perbankan regional mengingat besaran nilainya.

Pimpinan Muhammadiyah lewat ketua umumnya Haedar Nashir dan sejumlah jajaran PP Muhammadiyah menyampaikan tujuan penarikan karena alasan untuk meratakan keadilan ekonomi dan mengurangi risiko persaingan tidak sehat dengan menarik dananya yang tadinya hanya terpusat disimpan di BSI lalu membaginya dengan disimpan di beberapa bank syariah lainnya terpisah secara merata.

Tapi tentu saja itu cuma bahasa diplomatis. Bahasa tingkat tinggi kaum intelektual yang tak dipahami semua kalangan awam yang tujuannya untuk meredam kesan konflik dan menjaga marwah intitusi lain walau sudah tak sepihak sejalan.

Yang sebetulnya terjadi adalah para pimpinan dan pemikir Muhammadiyah kecewa karena BSI lebih mementingkan perputaran dana untuk kepentingan para pengusaha kelas kakap dan golongan konglomerat, sedang porsinya untuk pengembangan UKM/UMKM jauh lebih kecil padahal Muhammadiyah selain sebagai gerakan dakwah namun juga sebagai gerakan kebangkitan ekonomi pribumi seperti spirit awal KH Ahmad Dahlan yang terus diwariskan oleh pengurus-pengurus Muhammadiyah sangat tidak keberatan bila dana raksasa yang mereka amanahkan dipergunakan untuk penguatan sektor UKM/UMKM tanah air.

Selain itu para para pengamat atau sebut saja analis intelijen dari internal Muhammadiyah juga membaca adanya sebuah proses penempatan agen-agen dari kekuatan konglomerasi tertentu ke dalam jajaran komisaris dan direksi bank tersebut yang kemungkinan besar mengincar aset perbankan milik Muhammadiyah dengan menguasai akses manajerialnya.

Bahkan dulu pernah Wagub Jabar Dedy Mizwar memberi semacam bocoran kalau salah satu pentolan 9 naga si James Riyadi gusar bagaimana lembaga dakwah non profit seperti Muhammadiyah bisa memiliki aset lebih besar dari seluruh jaringan bisnisnya di group Lippo. Hal yang membuat JR maupun TW tak bisa “membeli” Muhammadiyah terutama untuk mendukung pilihan politik yang didukung 9 naga seperti organisasi keagamaan lainnya yang sangat menikmati semua fasilitas dan panggung sosial, politik, ekonomi selama sepuluh tahun/dua periode rezim terakhir ini.

Muhammadiyah benar benar tak terbeli!

Muhammadiyah benar-benar tak bergeming oleh rayuan rayuan politik 9 naga itu.

Dan yang terakhir dan paling dikhawatirkan banyak pihak adalah bahwa rush money Muhammadiyah ini sebetulnya adalah langkah awal dari rencana persyarikatan untuk membangun bank sendiri yang artinya Bank Muhammadiyah sedang dalam agenda yang mulai akan dijalankan sebab memang sudah selayaknya Persyarikatan Muhammadiyah mempunyai lembaga perbankan sendiri sebagai salah satu Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang mandiri dari pemerintah dan bermanfaat bagi semua umat entah dari organisasi manapun dan agama apapun.

Lagi pula Muhammadiyah sudah memenuhi semua syarat dan kapasitas untuk memiliki sebuah lembaga perbankan sendiri bukan?

Dan sesuai edaran yang telah dikeluarkan oleh PP Muhammadiyah kepada seluruh rektor kampus-kampus Muhammadiyah, AUM dan seluruh pengurus aset Muhammadiyah untuk mulai melakukan penarikan dan penutupan rekening di BSI, maka kita saksikan saja sambil mendoakan agar proses rush money ini bisa berjalan lancar tanpa hambatan.

Karena jangan-jangan BSI tidak sanggup segera mencairkan seluruh dana milik Muhammadiyah dan sibuk mencari pinjaman dari bank-bank lainnya buat memenuhi perintah penarikan tutup buku organisasi terkaya, terkuat dan termodern ini.

Previous Article Img 20240609 Wa0001 Pj Gubernur Aceh Ingatkan Pamong Praja: Tinggalkan Arogansi, Kurangi Minta Dilayani
Next Article Img 20240609 Wa0026 Curi Mesin Speed Boat, 2 Warga Banda Aceh Ditangkap Polisi

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Puluhan ribu personel TNI yang dikerahkan dalam penanganan bencana Aceh-Sumatera tidak bekerja cuma-cuma. Setiap personel yang bertugas di lapangan memperoleh uang makan dan uang lelah dengan total Rp165 ribu per hari. (Foto: Ist)
Nasional
Tidak Gratis, Personel TNI Tangani Bencana Aceh–Sumatera Terima Uang Rp165 Ribu per Hari
Kamis, 1 Januari 2026
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Putra Aceh Brigjen Pol Dedy Tabrani resmi menyandang bintang satu setelah beberapa pekan mengemban tugas sebagai Kepala BNNP Aceh. (Foto: Ist)
Umum
Pecah Bintang, Brigjen Dedy Tabrani Jenderal Baru dari Tanah Rencong
Jumat, 2 Januari 2026
Viral Link Video Andini Permata dan Bocil Bikin Heboh Warganet
Umum
Misteri Video Andini Permata dan ‘Bocil’: Viral Tanpa Identitas, Netizen Dibohongi?
Minggu, 6 Juli 2025

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

PT Pembangunan Aceh (PEMA) melanjutkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir bandang di Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur.
Ekonomi

PT PEMA Lanjutkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Simpang Jernih

Rabu, 31 Desember 2025
Ekonomi

Layanan Pulih 100%, BSI Pastikan Operasional dan Transaksi Nasabah di Aceh Kembali Normal

Selasa, 30 Desember 2025
Ekonomi

Waspada Phishing “CoreTax”, Bank Aceh Imbau Nasabah Lindungi Data Pribadi

Selasa, 30 Desember 2025
Ekonomi

Pertamina Pulihkan 12 Sumur dan Pasok Air Bersih untuk Korban Banjir Aceh Tamiang 

Senin, 29 Desember 2025
Ekonomi

Tembus Jalur Darat, 7 Mobil Tangki Pertamina Pasok BBM ke SPBU Bener Meriah

Senin, 29 Desember 2025
Ekonomi

Bank Aceh Syariah Siapkan Relaksasi Pembiayaan Nasabah KUR/UMKM Terdampak Bencana

Senin, 29 Desember 2025
Gubernur Aceh Muzakir Manaf melakukan silaturrahmi dengan Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Kementerian Perekonomian Jakarta, Kamis (25/12). (Foto: Ist)
Ekonomi

Mualem Temui Menko Perekonomian, Bahas Pemulihan Ekonomi Masyarakat Aceh Terdampak Banjir

Sabtu, 27 Desember 2025
Ekonomi

Zulmahdi Hasan Ditunjuk Jadi Komisaris PT PIM

Jumat, 26 Desember 2025
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?