Ekonomi

Ekonomi Sabang Tidak Ada Perubahan, Airlangga: Apa yang Dijanjikan Tak Dilaksanakan

Infoaceh.net, Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyentil pemerintah daerah (pemko) Sabang, di Provinsi Aceh yang tak kunjung menghasilkan kinerja ekonomi daerah yang apik.

Hal tersebut ia ungkapkan menanggapi anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh yang mengeluhkan kurangnya perhatian pemerintah terhadap Kota Sabang.

ADVERTISEMENT
Lapor SPT Coretax 2026 Iklan Online

Airlangga bercerita kala dirinya melakukan peninjauan di Sabang beberapa waktu lalu dan tidak melihat adanya perubahan positif.

Menurutnya otorita setempat yakni Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) perlu lebih agresif untuk menarik investasi.

ADVERTISEMENT
Iklan Bank Aceh Syariah Menyambut Hari Pers Nasional

“Waktu saya di Komisi VI sama Pak Idris Laena kita sudah berkunjung. Ya, memang dari otoritanya ini harus lebih agresif untuk menarik investasi,” ujar dia dalam acara sarasehan Kadin bersama Menko Perekonomian di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Rabu (2/10), seperti dilansir dari CNN Indonesia.

“Jadi saat sekarang, memang Sabang dari kami meninjau sampai hari ini sama saja, Pak. Tidak ada perubahan. Bahkan, pada waktu Bapak Presiden Jokowi ke sana pun, apa yang dijanjikan itu juga tidak dilaksanakan,” imbuh Airlangga lebih lanjut.

Airlangga mengungkap sebetulnya Sabang memiliki potensi besar dalam menggenjot ekonomi, salah satunya yang terbesar adalah ditemukannya cadangan minyak dan gas bumi (migas) di Laut Andaman beberapa waktu silam.

Ia pun mengusulkan agar para pemangku kepentingan dari pengusaha hingga pemda untuk mendukung pengembangan temuan cadangan migas tersebut.

“Misalnya untuk mendukung offshore oil di Andaman itu dengan FTZ (free trade zone) itu sangat menguntungkan untuk melakukan, apakah laydown area, apakah untuk fabrikasi, dan yang lain. Nah, itu akan menunjang kegiatan di utara,” jelas Airlangga.

Di samping itu, ia juga menyarankan agar para pengusaha di Sabang ikut andil dalam melobi pemerintah Thailand untuk mempercepat pembangunan Terusan Kra yang menyodet Selat Malaka.

“Kalau pemerintahan yang lama (Thailand) itu tidak mau. Tapi kelihatannya yang baru ini akan lebih agresif karena itu akan menyodet Selat Malaka. Nah, kalau itu sodetan Selat Malaka, ujungnya itu Sabang. Jadi Bapak harus ikut lobi ke sana,” pungkasnya.

image_print

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...

Artikel Terkait