INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Syariah

Besarnya Keutamaan Bulan Haram, Jaga Diri dari Dosa dan Maksiat

Last updated: Jumat, 9 Mei 2025 14:31 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 5 Menit
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni USK Prof Dr Mustanir Yahya MSc
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni USK Prof Dr Mustanir Yahya MSc
SHARE

Infoaceh.net, Aceh Besar — Keutamaan bulan haram sangat besar, karena bulan-bulan ini ditinggikan dan dimuliakan oleh Allah Swt.

Pahala amal saleh dilipatgandakan, sementara dosa juga lebih berat.

Kenang 21 Tahun Tsunami, Ribuan Warga Larut dalam Doa-Zikir di Masjid Lampuuk

Selain itu, terdapat larangan berperang dan umat Islam didorong lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt.

- ADVERTISEMENT -

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Syiah Kuala (USK) Prof Dr Mustanir Yahya MSc menyampaikan hal itu dalam khutbah Jum’at di Masjid Agung Al-Munawwarah Kecamatan Kota Jantho, 9 Mei 2025 bertepatan dengan 11 Dzulqa’dah 1446 Hijriah.

Prof Mustanir menjelaskan empat bulan dalam kalender Hijriyah yang dikategorikan sebagai bulan haram adalah Rajab, Dzulqa’dah, Dzulhijjah dan Muharram.

- ADVERTISEMENT -
ICMI Aceh Gerakkan Warga Bersihkan Masjid Terdampak Bencana

Keempat bulan ini memiliki status kesucian yang tinggi. Umat Islam dianjurkan lebih menjaga diri dari perbuatan dosa dan maksiat pada bulan-bulan ini.

“Amal ibadah yang dilakukan di dalamnya akan mendapat pahala yang berlipat ganda, sementara dosa yang dilakukan pun akan mendapat ganjaran yang lebih berat,” tegasnya.

Allah Swt berfirman: “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Allah menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (QS. At-Taubah: 36).

Momentum Akhir Tahun: Mengambil Hikmah Berbagai Peristiwa Besar di Aceh

Prof Mustanir mengatakan, Allah memuliakan dan mengistimewakan bulan-bulan ini dengan menamainya sebagai bulan haram karena pada bulan-bulan tersebut maksiat diharamkan dengan lebih keras.

- ADVERTISEMENT -

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di dalam kitab Taisir Al-Karimir Rahman menjelaskan maksiat pada bulan-bulan ini dilipatgandakan bahayanya.

Ibnu Abbas menjelaskan, Allah mengkhususkan empat bulan tersebut sebagai bulan haram karena dianggap sebagai waktu yang suci.

Maksiat yang dilakukan pada bulan-bulan itu dosanya akan lebih besar, sedangkan amal saleh yang dilakukan akan mendapatkan pahala yang lebih banyak.

Dalam Tafsir Al-Jalalain dijelaskan, larangan “janganlah menzalimi diri kalian sendiri” maksudnya adalah larangan berbuat maksiat pada bulan-bulan haram, karena dosanya jauh lebih berat.

“Tradisi penghormatan terhadap bulan-bulan haram sebenarnya telah ada sejak masa pra-Islam. Masyarakat Arab Jahiliyah menghentikan segala bentuk peperangan dan permusuhan pada bulan-bulan ini,” ungkapnya.

Hal ini menunjukkan, bulan haram telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial mereka. Meski mereka hidup dalam kondisi jahiliyah yang sarat dengan kebiasaan buruk seperti meminum khamr, berjudi, berzina, dan mengubur bayi perempuan, mereka tetap memuliakan bulan-bulan haram sebagai waktu yang aman dan penuh kedamaian.

“Tradisi ini menunjukkan, mereka masih memiliki kesadaran akan pentingnya perdamaian dan keadilan, sekalipun hidup dalam kebodohan moral. Ketika Islam datang, nilai-nilai ini diperkuat dan dijadikan sebagai bagian dari syariat yang sah,” ujar Imum Chik Masjid Kopelma Darussalam ini.

Menurut Prof Mustanir, disebut bulan haram karena pada bulan-bulan tersebut dilarang melakukan berbagai hal, terutama berperang dan melakukan kekerasan.

Pada masa Jahiliyah dan awal Islam, bulan-bulan ini dihormati sebagai waktu yang aman agar masyarakat bisa melaksanakan haji, berdagang, dan bepergian dengan tenang.

Selain itu, para ulama juga menjelaskan, larangan di bulan haram tidak hanya terbatas pada perang, tetapi juga mencakup larangan memperbanyak dosa dan melakukan kezaliman karena dosa-dosa yang dilakukan di bulan ini lebih berat di sisi Allah.

“Amalan yang dianjurkan pada bulan haram antara lain adalah meningkatkan ibadah seperti shalat sunnah, puasa sunnah, dan membaca Al-Qur’an. Puasa sunnah sangat dianjurkan, terutama pada bulan Muharram dengan puasa Asyura, dan Rajab meskipun tidak ada puasa khusus yang disyariatkan dalam Dzulqa’dah dan Dzulhijjah, kecuali puasa pada hari-hari istimewa seperti Arafah,” urainya.

Umat Islam juga dianjurkan bertaubat, memperbanyak istighfar, menjaga lisan dan akhlak, serta menjauhi permusuhan dan konflik.

Sebaliknya, tambah Prof Mustanir, perbuatan yang harus dihindari pada bulan haram adalah segala bentuk kezaliman, baik terhadap diri sendiri, sesama manusia, maupun terhadap hak Allah.

Maksiat dan dosa besar harus dijauhi karena dampaknya lebih berat. Pertikaian dan permusuhan harus dihindari, dan umat Islam tidak boleh bersikap acuh tak acuh terhadap keutamaan waktu yang dimuliakan ini.

“Di antara hikmah ditetapkannya bulan-bulan ini sebagai waktu yang mulia untuk meningkatkan kualitas ibadah umat Islam serta menjaga kedamaian sosial. Allah menjadikan bulan-bulan ini sebagai momentum melipatgandakan pahala dan dosa, sebagai pengingat untuk meninggalkan kezaliman, dan memperbanyak ketaatan,” pungkasnya.

Penulis (Sayed M. Husen)

TAGGED:Dosa dan MaksiatDr Mustanir Yahya MSc
Previous Article Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto 25 Drone Kamikaze India Ditembak Jatuh, Pakistan Tuding Israel di Balik Teknologi Serangan
Next Article Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho Polri Tuntaskan 3.326 Kasus Premanisme dalam Operasi Serentak

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Viral Link Video Andini Permata dan Bocil Bikin Heboh Warganet
Umum
Misteri Video Andini Permata dan ‘Bocil’: Viral Tanpa Identitas, Netizen Dibohongi?
Minggu, 6 Juli 2025
Presiden PKS Almuzzammil Yusuf didampingi Ketua DPW PKS Aceh Ismunandar menyalurkan bantuan kemanusiaan di Aceh Tamiang. (Foto: Ist)
Politik
Salurkan Bantuan Kemanusiaan, Presiden PKS Bermalam di Aceh Tamiang
Senin, 15 Desember 2025
Nasional
Danantara Bangun 12 Ribu Unit Huntara di Aceh, Target Rampung 3 Bulan
Sabtu, 3 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Da'i kondang asal Riau, Ustaz Abdul Somad (UAS) tiba di Aceh melalui Bandara SIM Blang Bintang, Aceh Besar, Kamis (25/12). (Foto: Ist)
Syariah

UAS Isi Tausiah Peringatan 21 Tahun Tsunami Aceh di Masjid Raya Baiturrahman ‎

Kamis, 25 Desember 2025
Syariah

Cegah Banjir, Teladani Rasulullah dalam Menjaga Lingkungan

Jumat, 19 Desember 2025
Syariah

Baitul Mal Aceh Salurkan Rp735 Juta Bantuan Tanggap Darurat Banjir

Senin, 15 Desember 2025
Ustaz H Muharril Ashary Lc MA, Pengurus IKAT Aceh Divisi Dakwah dan Penguatan Umat.
Syariah

Menjadi Muslim yang Altruis di Tengah Musibah Aceh

Jumat, 12 Desember 2025
Ustadz Dr. Mujtahid Anwar Lc MAg
Syariah

Pedagang Naikkan Harga Saat Bencana Termasuk Memakan Harta Orang Lain Secara Batil

Minggu, 7 Desember 2025
Ketua PB HUDA, Dr Tgk H Anwar Usman atau Abiya Kuta Krueng.
Syariah

Situasi Lapangan Sangat Sulit, Ulama Aceh Desak Presiden Prabowo Segera Tetapkan Bencana Nasional

Rabu, 3 Desember 2025
Syariah

Bukti Cinta kepada Rasulullah dengan Memperbanyak Shalawat

Sabtu, 29 November 2025
Syariah

Usai Terbakar, Asrama dan RKB Pesantren Ar Rabwah Indrapuri Dibangun Kembali 

Sabtu, 29 November 2025
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?