INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Aceh

Aksi Berani Wali Kota Perempuan, Sudah 23 Baliho Ilegal Roboh di Tangan Illiza

Last updated: Minggu, 1 Juni 2025 00:21 WIB
By Hasrul
Share
Lama Bacaan 4 Menit
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal memimpin langsung aksi penertiban baliho ilegal di kawasan Taman Putroe Phang Banda Aceh, Jum'at malam (30/5). (Foto: For Infoaceh.net)
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal memimpin langsung aksi penertiban baliho ilegal di kawasan Taman Putroe Phang Banda Aceh, Jum'at malam (30/5). (Foto: For Infoaceh.net)
SHARE

Banda Aceh, Infoaceh.net — Malam baru saja turun di Kota Banda Aceh, Jum’at 30 Mei 2025. Lampu-lampu jalan menyala temaram di tengah udara malam yang terasa sedikit panas.

Namun di kawasan Taman Putroe Phang, suasana berbeda terasa. Denting alat berat berpadu dengan suara komando.

Selesai Bersih-bersih Lumpur, Warga Aceh Utara Diterjang Banjir Lagi

Di tengah keriuhan itu, berdiri tegak sosok perempuan berhijab dengan rompi operasi—Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal.
Bukan hanya hadir sebagai simbol, Illiza memimpin langsung jalannya operasi penertiban baliho ilegal.

- ADVERTISEMENT -

Sebuah aksi yang jarang dilakukan pemimpin, apalagi di malam hari. Namun malam itu, ia memastikan sendiri bahwa aturan ditegakkan, dan kota yang dipimpinnya tak dibiarkan semrawut.

“Kita sudah beri waktu. Tapi mereka abai. Maka malam ini, kita harus bertindak,” katanya, tegas, namun tetap tenang.

- ADVERTISEMENT -
Terkendala Lahan, Korban Banjir di Aceh Sulit Direlokasi 

Tiga baliho berukuran jumbo—dua baliho berukuran 5×10 meter dan satu baliho 2×5 meter—berdiri mencolok di kawasan Taman Putroe Phang Banda Aceh.

Baliho itu berdiri menjulang di tepi jalan. Tak berizin, menyalahi aturan, dan mencoreng wajah kota.

Dengan bantuan alat berat, baliho-baliho itu perlahan tumbang satu per satu. Satu dentuman roboh terdengar, disusul sorakan kecil dari tim gabungan yang bekerja di bawah komando wali kota perempuan pertama Banda Aceh itu.

Pekerja sedang melaksanakan pembangunan hunian sementara bagi korban banjir bandang di Aceh. (Foto: Ist)
Pembangunan Huntara Diminta Sediakan Fasilitas Ibadah dan Sarana Bermain Anak

Operasi malam itu adalah bagian dari penertiban tahap pertama yang meliputi kawasan Simpang Jam dan Simpang Mesra. Total, 23 baliho ilegal telah dirobohkan, dari 133 titik yang telah dipetakan pemerintah kota.

- ADVERTISEMENT -

Illiza mengaku geram. Bukan karena kritik atau keluhan warga, tapi karena pelanggaran yang terus dibiarkan dan merugikan daerah.

“Ini bukan cuma soal izin. Ini soal keadilan. Banyak pengusaha patuh, tapi ada juga yang seenaknya. Belum lagi pajak reklame yang tidak dibayar. Itu PAD kita, uang rakyat,” jelasnya.

Di tengah kerja keras tim, Illiza terus berpindah dari satu titik ke titik lain. Ia berdialog dengan petugas, mengecek dokumen, dan sesekali berdiskusi dengan warga yang kebetulan menyaksikan.

Bagi sebagian orang, penertiban baliho mungkin terlihat sepele. Tapi bagi seorang kepala daerah, ini soal sikap dan keberanian mengambil keputusan yang tak selalu populer.

Terlebih bagi seorang perempuan di panggung politik—yang kerap dipandang sebelah mata saat mengambil langkah tegas.

Namun Illiza membuktikan, kepemimpinan tak mengenal gender. Dan malam itu, ia hadir sebagai pemimpin yang tak ragu turun ke lapangan.

Proses penertiban juga mendapat dukungan dari aparat TNI dan Polri. Alat berat dikerahkan untuk menumbangkan baliho-baliho besar yang berdiri tanpa izin.

Menurut Illiza, dari total 133 titik baliho ilegal yang terdata di Banda Aceh, baru 23 yang berhasil ditertibkan.

Ia menyoroti kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) akibat pelanggaran ini.

“Selain melanggar aturan, ini merugikan keuangan daerah. Ada yang tak berizin dan tak bayar pajak pula. Ini tak bisa dibiarkan,” ujarnya.

Tak hanya soal legalitas, penataan kota juga menjadi perhatian. Illiza menegaskan, ke depan Pemko Banda Aceh akan mengatur ulang zonasi reklame agar tetap estetik dan tidak mengganggu ruang publik.

Penertiban akan dilanjutkan usai Idul Adha, terutama terhadap baliho-baliho besar yang membutuhkan tenaga ekstra.

“Kami akan lanjutkan setelah Idul Adha. Ini baru permulaan. Kota ini harus tertib dan indah. Baliho liar harus hilang,” katanya sambil menatap sisa-sisa baliho yang baru saja tumbang.

Turut mendampingi Wali Kota malam itu, Pj Sekdako Jalaluddin, Kasatpol PP/WH M Rizal, Kadis PUPR Cut Ahmad Putra, Plt Kepala DPMPTSP Iskandar, Kepala DLHK3 Hamdani Basyah, serta sejumlah pejabat lainnya

Dengan aksi beraninya ini, Illiza kembali menegaskan bahwa penegakan aturan tidak mengenal kompromi—dan pemimpin perempuan pun bisa berdiri paling depan.

Malam pun semakin larut. Tapi di bawah lampu jalan dan debu yang beterbangan, jejak aksi sang wali kota akan tetap tertinggal.

Sebuah pesan tegas bahwa Banda Aceh tak akan membiarkan ketidaktertiban terus berdiri di tengah kota—apalagi lebih tinggi dari hukum yang mengaturnya.

TAGGED:Aceh baliho ilegalaksi Wali Kota perempuanbalihobaliho di Acehbaliho ilegalbaliho ilegal robohbaliho robohBanda AcehillizaIlliza Wali Kotakebijakan Wali Kotapemberantasan baliho ilegalpemimpin perempuan Acehroboh baliho ilegal.tindakan Illizautamawali kota illizaWali Kota perempuan Aceh
Previous Article Wisatawan Tewas Saat Diving di Sabang Disemayamkan di RSUDZA Sebelum Dipulangkan ke Malaysia
Next Article Kanwil Kemenag Aceh memanggil 704 CPNS formasi tahun 2024 untuk mengikuti kegiatan penyerahan SK pengangkatan pada 5 Juni 2025 Kemenag Aceh Panggil 704 CPNS Terima SK 5 Juni, Tanam Pohon Jadi Tugas Perdana

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Banjir bandang kembali menerjang Bener Meriah. disertai material kayu gelondongan terjadi di kawasan aliran Sungai Wih Gile, Kampung Fajar Harapan, Kecamatan Timang Gajah, Kamis (8/1). (Foto: Ist)
Aceh
Banjir Bandang Kembali Terjang Bener Meriah, Kayu Gelondongan Ikut Terbawa Arus
Kamis, 8 Januari 2026
Aceh
Terkendala Lahan, Korban Banjir di Aceh Sulit Direlokasi 
Jumat, 9 Januari 2026
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem kembali menetapkan perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana Aceh selama 14 hari terhitung sejak 9 Januari hingga 22 Januari 2026. (Foto: Ist)
Aceh
Sejumlah Kecamatan di Aceh Timur dan Aceh Utara Kembali Terendam Banjir
Kamis, 8 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem kembali menetapkan perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana Aceh selama 14 hari terhitung sejak 9 Januari hingga 22 Januari 2026. (Foto: Ist)
Aceh

Ketiga Kalinya, Status Tanggap Darurat Bencana Aceh Kembali Diperpanjang hingga 22 Januari

Kamis, 8 Januari 2026
Kejari Banda Aceh menerima pelimpahan 6 tersangka dan barang bukti (tahap II) kasus dugaan korupsi pengadaan tempat cuci tangan dan sanitasi pada SMA, SMK serta SLB se-Aceh, Kamis (8/1). (Foto: Ist)
Hukum

6 Tersangka Korupsi Sanitasi Sekolah Diserahkan ke JPU, Satu Anggota Dewan Belum Ditahan

Kamis, 8 Januari 2026
Umum

KSAD Jenderal Maruli Resmikan Jembatan Bailey Umah Besi Jalan Takengon-Bireuen   

Kamis, 8 Januari 2026
Aceh

Pemerintah Aceh Usulkan Rp146 Miliar ke BNPB untuk Bersihkan Wilayah Bencana

Kamis, 8 Januari 2026
Aceh

1.000 Rumah Hunian Tetap Mulai Dibangun untuk Korban Banjir di Bireuen

Kamis, 8 Januari 2026
Aceh

Bener Meriah Tetapkan Status Transisi Darurat ke Pemulihan Pascabencana Selama 90 Hari

Kamis, 8 Januari 2026
Aceh

Gaji ASN Belum Dibayar Akibat Kelalaian Pemkab Aceh Utara

Kamis, 8 Januari 2026
Aceh

Fenomena Langka: Warga Nagan Raya Temukan Gas Menyala dari Dalam Tanah Bekas Banjir  

Rabu, 7 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?