INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Umum

Menyematkan Gelar Haji: Dari Perjalanan Penuh Ujian Hingga Simbol Status Sosial

Alfian
Last updated: Senin, 9 Juni 2025 11:26 WIB
By Alfian
Share
Lama Bacaan 3 Menit
Alfian
Wartawan Infoaceh.net, Alfian Azizi dari Mekkah,
SHARE

Infoaceh.net – Penyematan gelar ‘Haji’ atau ‘Hajjah’ di depan nama seseorang setelah menunaikan ibadah haji ternyata tidak hanya soal gelar keagamaan, tapi juga menyimpan kisah sejarah panjang, perjuangan fisik, simbol budaya, hingga dinamika politik masa kolonial.

Menurut Filolog dan Staf Ahli Menteri Agama RI, Prof. Oman Fathurahman, kebiasaan menyandang gelar haji tidak bisa dilepaskan dari konteks sejarah haji di masa lalu, khususnya bagi umat Islam Nusantara yang harus mengarungi laut, menembus gurun, dan bertaruh nyawa demi tiba di Tanah Suci.

44 Desa Terdampak Bencana di Aceh Tengah Kembali Terang dengan Genset Darurat

“Dulu pergi haji adalah perjalanan besar yang melelahkan secara fisik dan spiritual. Maka wajar jika kemudian, mereka yang pulang selamat diberi gelar penghormatan ‘Haji’,” ujar Oman, dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, Ahad (8/6/2025).

- ADVERTISEMENT -

Penyematan gelar ini, menurut Oman, merupakan bentuk pengakuan masyarakat atas perjuangan luar biasa. Namun, ia juga mengingatkan agar gelar haji tidak berubah menjadi simbol kesombongan.

“Yang penting bukan gelarnya, tapi bagaimana pasca haji, seseorang menjadi lebih ikhlas, lebih baik akhlaknya, dan menyebarkan kedamaian,” tegas Oman.

- ADVERTISEMENT -
APBA 2026 Digeser, Prioritaskan Pemulihan Pascabencana Aceh

Dalam Islam, ciri haji mabrur adalah orang yang semakin dermawan, rendah hati, dan jauh dari sikap riya atau pamer.

Antropolog UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. Dadi Darmadi, juga menegaskan bahwa tradisi menyematkan gelar haji bukan hanya milik masyarakat Indonesia.

Di berbagai wilayah Melayu Islam, seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, hingga Thailand Selatan, tradisi serupa juga dijumpai. Bahkan, di Mesir, tradisi itu lebih ekspresif.

11 Jembatan Bailey di Aceh Rampung, 15 Titik Lainnya Masih Dikerjakan 

“Di Mesir Utara, rumah orang yang baru pulang haji sering dilukis dengan gambar Ka’bah, unta, hingga kapal atau pesawat sebagai simbol kebanggaan,” jelas Dadi.

- ADVERTISEMENT -

Dadi menyebutkan, untuk memahami mengapa gelar haji begitu penting, ada tiga perspektif yang bisa digunakan:

  1. Keagamaan – Haji adalah rukun Islam kelima yang berat secara syarat dan biaya. Bagi banyak orang, menunaikan haji merupakan impian sekaligus kebanggaan seumur hidup.

  2. Kultural – Cerita heroik para jamaah, mulai dari berangkat dengan kapal laut selama berbulan-bulan hingga kesaksian spiritual di Tanah Suci, menciptakan narasi kolektif yang mendongkrak nilai sosial gelar haji.

  3. Kolonial – Di masa Hindia Belanda, pemerintah kolonial khawatir haji akan menumbuhkan semangat anti-penjajahan. Karena itu, sejak 1872, Belanda membuka Konsulat Jenderal di Arab Saudi untuk memata-matai para jamaah haji.

“Pemerintah kolonial bahkan mewajibkan jamaah memakai atribut khusus agar mudah dikenali. Tapi asumsi ini sempat dibantah Snouck Hurgronje yang menyebut jamaah haji saat itu tidak layak dianggap sebagai ancaman politik,” papar Dadi.

Di Indonesia, gelar haji saat ini masih menjadi simbol status sosial. Banyak tokoh agama, elite politik, hingga tokoh adat yang menyandangnya, sehingga pengaruhnya melampaui ruang ibadah dan masuk ke dalam tatanan sosial.

Namun, pengamat menilai bahwa di tengah kondisi sekarang, tantangan utamanya bukan lagi soal bagaimana menyandang gelar itu, tetapi bagaimana mempertahankan semangat haji yang mabrur, yakni keikhlasan, pelayanan terhadap sesama, dan menjauhi pamer.

TAGGED:Budaya Melayu IslamDadi DarmadiGelar Hajiibadah hajiOman FathurahmanSejarah Haji IndonesiaSnouck HurgronjeStatus Sosial HajiTradisi Haji Nusantara
Previous Article PDIP Merapat ke Koalisi Prabowo, Upaya Singkirkan Pengaruh Jokowi? PDIP Merapat ke Koalisi Prabowo, Upaya Singkirkan Pengaruh Jokowi?
Next Article Arus Padat dari Mina, Jemaah Haji Diminta Tidak Paksakan Tawaf Ifadah Jemaah Haji RI Jalan Kaki 7 Km di Tengah Gagalnya Transportasi, Timwas DPR: Ini Pengorbanan Luar Biasa!

Populer

Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Surat Warga
Kebun Pala Warga Alue Keutapang Pidie Jaya Mati Total Akibat Banjir Bandang
Senin, 12 Januari 2026
Muhammad Hasbar Kuba, Koordinator Kaukus Peduli Aceh sekaligus Konsultan Hukum di DSI Lawfirm.
Politik
DPRK Diam, Publik Desak Sidang Angket Pemakzulan Bupati Aceh Selatan
Senin, 12 Januari 2026
Prof Dr Mirza Tabrani SE MBA DBA resmi mendaftar sebagai calon Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) periode 2026–2031.
Pendidikan
Mantan Komisaris Bank Aceh Prof Mirza Tabrani Daftar Calon Rektor USK
Minggu, 19 Oktober 2025
Aceh
Tanah Amblas Terjadi di Ketol Aceh Tengah, Badan Geologi ESDM Terjunkan Tim Mitigasi
Sabtu, 11 Desember 2021

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Umum

Polda Aceh Bangun Perumahan Meutuah Residen untuk Personel

Minggu, 11 Januari 2026
Umum

Monopoli Pengadaan APBK Aceh Selatan, Belasan Paket Proyek Digarap CV yang Sama

Minggu, 11 Januari 2026
Umum

Balai Pengajian Dayah Thalibul Huda di Aceh Besar Terbakar

Sabtu, 10 Januari 2026
Umum

Ditlantas Polda Aceh Umumkan Persyaratan Urus STNK Hilang-Rusak Akibat Bencana

Sabtu, 10 Januari 2026
Umum

500 Ton Beras dan Bantuan Logistik PMI Tiba di Pelabuhan Krueng Geukuh

Jumat, 9 Januari 2026
Umum

Kapolres Pidie Jaya Serahkan Ekskavator Percepat Pembersihan Lumpur

Jumat, 9 Januari 2026
Umum

Huntara Mulai Dibangun di Aceh Timur, Target 10 Hari Siap

Jumat, 9 Januari 2026
Umum

Gas Muncul di Tanah Bekas Banjir Nagan Raya, BPMA: Aman Selama Tidak Ada Pembakaran  

Jumat, 9 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?