INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Umum

Mutilasi Sadis di Padang Pariaman: Pelaku SJ Diduga Potong Korban dengan Parang di Kebun, Buang Tubuh Terpisah untuk Hilangkan Jejak

Last updated: Jumat, 20 Juni 2025 13:09 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 3 Menit
Mutilasi Korban Sore Hari, Potongan Tubuh Dikubur di Sumur Tua
SHARE

Infoaceh.net  – Pelaku pembunuhan berantai di Batang Anai, Padang Pariaman, SJ (25), diduga memotong bagian tubuh korbannya dengan parang di kebun pada sore hari.

Kapolres Padang Pariaman Ahmad Faisol Amir menyebut pihaknya telah mengumpulkan barang bukti yang menguatkan tindakan pelaku.

Tanah Amblas di Ketol Aceh Tengah Terus Meluas, Jalan Lintas Kabupaten Terancam Putus 

“Baik parang, kendaraan yang digunakan pelaku dan helm pelaku serta korban menjadi sejumlah barang bukti yang sudah kami amankan,” ujarnya, dikutip dari TribunPadang.com, Jumat (20/6/2025).

- ADVERTISEMENT -

SJ mengaku bahwa ia melakukan aksinya sekitar pukul 15.30 WIB.

Aksinya dimulai dengan menyekap korban hingga kehilangan kesadaran, kemudian ia memutilasi tubuh korban menjadi 10 bagian.

- ADVERTISEMENT -
Kantor Wali Kota Langsa. (Foto: Ist)
Pemerintah Aceh Tolak Evaluasi APBK Langsa 2026, Anggaran Dinilai Tak Sesuai Aturan

Ahmad Faisol mengatakan 10 bagian itu terdiri atas sepasang kaki, sepasang paha, sepasang tangan, sepasang lengan dan satu potongan badan serta kepala.

Sepuluh potongan anggota tubuh itu dibuang di aliran Sungai Batang Anai oleh pelaku secara terpisah. Hal tersebut bertujuan untuk menghilangkan jejaknya.

“Tujuan pelaku kami duga memang untuk menghilangkan jejak, sehingga dibuang secara terpisah,” ujar Kapolres.

Dinas Sosial Aceh menggelar zikir dan doa bersama untuk korban banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Aceh-Sumatera, pada Senin, 12 Januari 2026. (Foto: Ist)
Dinsos Aceh Gelar Zikir dan Doa Bersama untuk Korban Bencana Aceh–Sumatera

SJ diduga melakukan tindakan keji tersebut karena masalah utang piutang yang belum diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah disepakati oleh kedua pihak.

- ADVERTISEMENT -

Sebelum dibuang ke aluran sungai, SJ mengubur bagian tubuh para korban di sumur tua yang berada di dalam rumahnya.

Sumur tersebut diketahui sudah tidak berfungsi lantaran pihak keluarga pelaku beralih menggunakan air PDAM.

Per 19 Juni 2025, pihak kepolisian berhasil menemukan tiga jasad korban mutilasi yang dilakukan oleh SJ sekitar satu setengah tahun lalu di sumur tua tersebut.

Menurut Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman Iptu AA Reggy, pihaknya menemukan dua jasad pada Kamis siang (19/6/2025) setelah menggali sebuah sumur tua di kediaman pelaku.

“Penggalian kami lakukan setelah mendapat petunjuk dari pelaku, melalui hasil pemeriksaan saat mengamankannya, Kamis (19/6/2025) dini hari,” ujarnya.

Saat ditemukan, kondisi jasad korban dalam keadaan tidak utuh, hanya tersisa tulang-belulang yang berserakan.

Meski demikian, pihaknya memastikan bahwa pelaku mengubur dua korban, berdasarkan temuan dua tengkorak di dalam sumur tersebut.

SJ menimbun sumur tersebut dengan tanah untuk menyembunyikan bau yang ditimbulkan.

“Untuk menghilangkan bau, jasad korban dalam sumur itu ditutupi dengan tanah, padir dan barang-barang tidak terpakai,” ujarnya.

Polisi telah mengevakuasi kedua jasad tersebut dan dibawa ke RS Bhayangkara untuk proses identifikasi.

Selain mengubur korban, SJ juga memutilasi korban yang ia habisi nyawanya pada Minggu (15/6/2025).

Aksi itu ia lakukan setelah menyekap korban dan memutilasinya dengan sebilah parang di sebuah kebun yang berada di kawasan Batang Anai.

SJ memutilasi korban dengan memotong anggota tubuh korban dalam 10 bagian, potongan tubuh itu ia buang di dua tempat berbeda untuk menghilangkan jejak

TAGGED:nasionalperistiwaprabowo:www.infoaceh.net
Previous Article KPK Naikkan Kasus Kuota Haji di Kemenag ke Penyelidikan, Endus Praktik Korupsi KPK Usut Skandal Kuota Haji: Yaqut Diduga Alihkan 8.400 Jemaah Reguler
Next Article Unggahan Terakhir Septia Adinda Korban Mutilasi di Padang Pariaman, Diduga Diancam Pelaku Unggahan Terakhir Korban Mutilasi Septia Adinda Jadi Sorotan, Netizen Duga Sudah Ada Ancaman Kematian

Populer

Pendidikan
Prof Mirza Tabrani Dinilai Figur Tepat Pimpin Universitas Syiah Kuala
Selasa, 13 Januari 2026
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Prof Dr Mirza Tabrani SE MBA DBA resmi mendaftar sebagai calon Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) periode 2026–2031.
Pendidikan
Mantan Komisaris Bank Aceh Prof Mirza Tabrani Daftar Calon Rektor USK
Minggu, 19 Oktober 2025
Kantor Wali Kota Langsa. (Foto: Ist)
Ekonomi
Pemerintah Aceh Tolak Evaluasi APBK Langsa 2026, Anggaran Dinilai Tak Sesuai Aturan
Senin, 12 Januari 2026
Pendidikan
Ratusan Sekolah di Aceh Utara Masih Berlumpur 46 Hari Pascabanjir, Ribuan Siswa Butuh Perlengkapan
Selasa, 13 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Tiga calon Rektor USK periode 2026-2031 yakni: Prof Agussabti, Prof Marwan dan Prof Mirza Tabrani. (Foto: Ist)
Pendidikan

MWA Tetapkan Tiga Calon Rektor USK Periode 2026–2031, Ini Namanya

Senin, 12 Januari 2026
Muhammad Hasbar Kuba, Koordinator Kaukus Peduli Aceh sekaligus Konsultan Hukum di DSI Lawfirm.
Politik

DPRK Diam, Publik Desak Sidang Angket Pemakzulan Bupati Aceh Selatan

Senin, 12 Januari 2026
Umum

44 Desa Terdampak Bencana di Aceh Tengah Kembali Terang dengan Genset Darurat

Senin, 12 Januari 2026
Umum

APBA 2026 Digeser, Prioritaskan Pemulihan Pascabencana Aceh

Senin, 12 Januari 2026
Umum

11 Jembatan Bailey di Aceh Rampung, 15 Titik Lainnya Masih Dikerjakan 

Minggu, 11 Januari 2026
Umum

Polda Aceh Bangun Perumahan Meutuah Residen untuk Personel

Minggu, 11 Januari 2026
Umum

Monopoli Pengadaan APBK Aceh Selatan, Belasan Paket Proyek Digarap CV yang Sama

Minggu, 11 Januari 2026
Umum

Balai Pengajian Dayah Thalibul Huda di Aceh Besar Terbakar

Sabtu, 10 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?