INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Aceh

GAM Tolak Penambahan Batalyon TNI di Aceh

Last updated: Selasa, 24 Juni 2025 14:43 WIB
By Hasrul
Share
Lama Bacaan 3 Menit
aksi mahasiswa Aceh Barat 23 Juni 2025, Gerakan Aceh Menggugat tolak batalyon TNI, unjuk rasa damai Meulaboh, mahasiswa UTU desak pencopotan Mendagri, tuntutan transparansi dana Otsus Aceh, penolakan militerisasi Aceh oleh mahasiswa, aksi damai tagih perdamaian Helsinki, protes kebijakan pusat soal Aceh, aliansi mahasiswa tolak batalyon tambahan, aspirasi mahasiswa UTU Meulaboh
aksi mahasiswa Aceh Barat 23 Juni 2025, Gerakan Aceh Menggugat tolak batalyon TNI, unjuk rasa damai Meulaboh, mahasiswa UTU desak pencopotan Mendagri, tuntutan transparansi dana Otsus Aceh, penolakan militerisasi Aceh oleh mahasiswa, aksi damai tagih perdamaian Helsinki, protes kebijakan pusat soal Aceh, aliansi mahasiswa tolak batalyon tambahan, aspirasi mahasiswa UTU Meulaboh
SHARE

Meulaboh, Infoaceh.net – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Aceh Menggugat (GAM) menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Gedung DPRK Aceh Barat, Senin (23/6/2025).

Aksi ini sebagai bentuk keprihatinan atas sejumlah kebijakan pusat yang dinilai bertentangan dengan semangat perdamaian MoU Helsinki, seperti penambahan empat batalyon TNI di Aceh.

Penggunaan Dana Bencana Aceh Dinilai Tidak Transparan

Sekitar 80 mahasiswa dari berbagai organisasi di Aceh Barat memulai aksi dari gerbang Universitas Teuku Umar (UTU) sejak pukul 09.00 WIB dan tiba di DPRK Aceh Barat pada pukul 10.50 WIB.

- ADVERTISEMENT -

Dengan membawa spanduk, bendera Merah Putih, dan karton bertuliskan tuntutan, para demonstran menyuarakan aspirasi dengan tertib di bawah pengamanan persuasif jajaran Polres Aceh Barat.

Aksi dipimpin oleh Presiden Mahasiswa UTU, Putra Rahmat, yang juga menjadi koordinator lapangan. Turut berorasi Sahirman (Ketua BEM Fakultas Ekonomi UTU), Yayas Hariadi (Wakil Presiden Mahasiswa UTU), dan Rosma.

- ADVERTISEMENT -
31 Korban Banjir Aceh Masih Hilang, 559 Orang Meninggal Dunia

Dalam pernyataan sikapnya, aliansi GAM menyoroti ketimpangan pembangunan di Aceh dan mengkritik kebijakan pemerintah pusat yang dinilai mengabaikan semangat otonomi khusus dan perdamaian. Mereka mengajukan empat tuntutan utama:

  1. Mendesak pencopotan Mendagri dan Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan karena dianggap gagal memahami dan menjalankan semangat MoU Helsinki.
  2. Menuntut transparansi pengelolaan dana Otsus Aceh, yang dinilai belum berdampak signifikan terhadap kesejahteraan rakyat sejak 2008.
  3. Menolak penambahan batalyon TNI di Aceh, karena dianggap mencederai semangat perdamaian dan berpotensi memicu instabilitas.
  4. Mendorong Pemerintah Aceh untuk mengelola pulau-pulau di wilayah Aceh secara mandiri, demi menjaga kedaulatan dan keadilan wilayah.

Putra Rahmat menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar unjuk rasa, tetapi seruan untuk menagih janji perdamaian yang sudah berlangsung hampir dua dekade.

“Ini adalah pengingat bagi semua pihak bahwa perdamaian bukan hanya seremoni, tapi komitmen yang harus dijaga dan dijalankan,” tegasnya.

Sekda Aceh, M. Nasir Syamaun, menerima audiensi Aliansi Mahasiswa se-Aceh di Posko Penanganan Bencana Pemerintah Aceh, Selasa (13/1/2026). (Foto: Ist)
Soal Status Bencana Nasional, Sekda Aceh Jelaskan Prosedurnya ke Mahasiswa

Aksi berakhir pukul 14.00 WIB tanpa insiden. Pihak kepolisian memastikan seluruh aktivitas masyarakat tetap berjalan normal selama unjuk rasa berlangsung.

- ADVERTISEMENT -

Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan melalui Kabag Ops Kompol Putranta Martius Ketaren mengatakan, pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis.

“Kami mengedepankan komunikasi yang baik dengan peserta aksi. Alhamdulillah, semua berjalan tertib dan kondusif tanpa tindakan represif,” ujar Kompol Putranta.

“Kami mengapresiasi sikap mahasiswa yang menyampaikan aspirasi secara damai. Ini bukti bahwa kepolisian siap mengawal demokrasi dengan pendekatan profesional dan humanis,” tutup Kompol Putranta.

TAGGED:aksi damai tagih perdamaian Helsinkiaksi mahasiswa Aceh Barat 23 Juni 2025aliansi mahasiswa tolak batalyon tambahanaspirasi mahasiswa UTU MeulabohGerakan Aceh Menggugat tolak batalyon TNImahasiswa UTU desak pencopotan Mendagripenolakan militerisasi Aceh oleh mahasiswaprotes kebijakan pusat soal Acehtuntutan transparansi dana Otsus Acehunjuk rasa damai Meulabohutama
Previous Article Saat ini sebanyak 10 jamaah haji Aceh masih menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) di Arab Saudi. (Foto: Ist) 10 Jamaah Haji Aceh Dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi
Next Article Bupati Aceh Besar Muharram Idris mengunjungi peternakan ayam petelur “Edi Kandang” milik seorang peternak lokal, Edi, yang berlokasi di Gampong Cot Suruy, Kecamatan Ingin Jaya, Senin (23/6/2025). (Foto: Ist) Bupati Aceh Besar Terkesan! Peternakan Ayam Edi Kandang di Cot Suruy Produksi 5.000 Telur per Hari

Populer

Humas Mahkamah Syar'iyah Jantho Fadlia SSy MH
Hukum
Dipicu Seks Bebas, 54 Anak Ajukan Dispensasi Nikah di Aceh Besar Karena Hamil Duluan
Rabu, 8 Februari 2023
Aceh
Penggunaan Dana Bencana Aceh Dinilai Tidak Transparan
Kamis, 15 Januari 2026
Politik
Baleg DPR RI Sepakat Jadikan MoU Helsinki Rujukan Revisi UUPA
Kamis, 15 Januari 2026
Pendidikan
Prof Mirza Tabrani Dinilai Figur Tepat Pimpin Universitas Syiah Kuala
Rabu, 14 Januari 2026
Kapolda Aceh Irjen Pol Achmad Kartiko didampingi Dirresnarkoba Kombes Pol Shobarmen dan Kakanwil Bea Cukai Aceh Safuadi memperlihatkan barang bukti 20 kg sabu, pada konferensi pers di Mapolda Aceh, Kamis (30/11)
Umum
Polisi Gagalkan Penyelundupan 20 Kg Sabu di Perairan Idi, 3 Nelayan Ditangkap
Kamis, 30 November 2023

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Bupati Aceh Barat Tarmizi SP MM dan Wakil Bupati Said Fadheil SH.
Aceh

Aceh Barat Larang Permainan Domino hingga Turnamen di Gampong

Rabu, 14 Januari 2026
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana didampingi Kasat Resnarkoba AKP Rajabul Asra memberikan keterangan pengungkapan kasus sabu dalam konferensi pers, Selasa (13/1). (Foto: Ist)
Hukum

Empat Kali Jadi Kurir, Warga Pidie Akhirnya Ditangkap di Bandara SIM Selundupkan Sabu 1,9 Kg  

Rabu, 14 Januari 2026
Aceh

Jusuf Kalla Serahkan Bantuan Kemanusiaan PMI Nasional ke Mualem di Aceh Utara

Senin, 12 Januari 2026
Kantor Wali Kota Langsa. (Foto: Ist)
Ekonomi

Pemerintah Aceh Tolak Evaluasi APBK Langsa 2026, Anggaran Dinilai Tak Sesuai Aturan

Senin, 12 Januari 2026
Tiga calon Rektor USK periode 2026-2031 yakni: Prof Agussabti, Prof Marwan dan Prof Mirza Tabrani. (Foto: Ist)
Pendidikan

MWA Tetapkan Tiga Calon Rektor USK Periode 2026–2031, Ini Namanya

Senin, 12 Januari 2026
Muhammad Hasbar Kuba, Koordinator Kaukus Peduli Aceh sekaligus Konsultan Hukum di DSI Lawfirm.
Politik

DPRK Diam, Publik Desak Sidang Angket Pemakzulan Bupati Aceh Selatan

Senin, 12 Januari 2026
Aceh

Aceh Jadi Posko Induk Nasional Rehabilitasi–Rekonstruksi Pascabencana Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026
Aceh

Koalisi Sipil Nilai Perpanjangan Ketiga Darurat Bencana Aceh Bukti Kegagalan Negara

Minggu, 11 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?