INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Umum

Revisi Sejarah Indonesia Picu Polemik, Mahfud MD dan PDIP Tolak Versi Negara

Last updated: Selasa, 1 Juli 2025 21:40 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 3 Menit
Mahfud Merasa Jokowi Mulai Berubah semenjak April 2022: Mulai Lihat Pembelokan...
SHARE

Infoaceh.net – Rencana pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan untuk menulis ulang sejarah resmi Indonesia menuai polemik.

Sejumlah tokoh nasional, mulai dari Mahfud MD hingga PDIP, secara terbuka menolak inisiatif tersebut dan memperingatkan risiko distorsi sejarah.

Tanah Amblas di Ketol Aceh Tengah Terus Meluas, Jalan Lintas Kabupaten Terancam Putus 

Guru Besar Hukum Tata Negara, Prof. Mahfud MD, mengungkapkan bahwa usulan revisi sejarah sempat dibahas dalam rapat kabinet saat dirinya masih menjabat Menko Polhukam di era Presiden Jokowi. Kala itu, diskusi muncul pasca kebijakan pemberian santunan non-yudisial kepada korban pelanggaran HAM berat.

- ADVERTISEMENT -

Menurut Mahfud, usulan penulisan sejarah kembali mendapat dukungan dari sejumlah akademisi dan lembaga seperti LIPI, UGM, dan LSM.

Namun Mahfud secara tegas menolak gagasan agar negara menjadi penulis utama sejarah.

- ADVERTISEMENT -
Kantor Wali Kota Langsa. (Foto: Ist)
Pemerintah Aceh Tolak Evaluasi APBK Langsa 2026, Anggaran Dinilai Tak Sesuai Aturan

“Sejarah jangan ditulis oleh pemerintah. Lebih baik negara siapkan dana, lalu akademisi yang menulis dengan metodologi mereka sendiri,” katanya dalam program Kita Bicara di YouTube Mahfud MD Official, Selasa (1/7/2025).

Mahfud juga menyinggung tidak dimasukkannya tokoh besar seperti KH. Hasyim Asy’ari dalam buku sejarah resmi sebelumnya. Menurutnya, hal ini menunjukkan lemahnya objektivitas sejarah jika ditulis negara.

Pandangan senada disampaikan oleh A.M. Hendropriyono. Mantan Kepala BIN itu menilai sejarah seharusnya ditulis oleh akademisi, bahkan jika perlu melibatkan peneliti asing yang dinilai lebih independen.

Dinas Sosial Aceh menggelar zikir dan doa bersama untuk korban banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Aceh-Sumatera, pada Senin, 12 Januari 2026. (Foto: Ist)
Dinsos Aceh Gelar Zikir dan Doa Bersama untuk Korban Bencana Aceh–Sumatera

“Sejarah jangan ditulis oleh yang menang atau yang kalah. Biarkan pihak ketiga dari kampus yang objektif menulisnya,” ujar Hendro.

- ADVERTISEMENT -

Hendro mencontohkan bagaimana banyak pengetahuan sejarah Indonesia—seperti Candi Borobudur—berasal dari riset peneliti Belanda. “Kalau bukan karena mereka, kita hanya punya cerita rakyat yang tidak ilmiah,” katanya.

Sementara itu, penolakan terhadap proyek ini juga datang dari partai penguasa. Wakil Ketua Komisi X DPR dari Fraksi PDIP, Maria Yohana Esti Wijayati, menyatakan bahwa penulisan ulang sejarah resmi harus dihentikan total karena telah menimbulkan gejolak dan melukai banyak pihak.

“Dengan tegas, kami minta proyek penulisan ini disetop. Ini sudah bukan hanya soal penundaan lagi,” ujarnya di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Senin (30/6/2025).

Esti juga menyebut Komisi X DPR akan segera memanggil Menteri Kebudayaan Fadli Zon untuk evaluasi.

Esti menyoroti kekhawatiran soal akurasi, terutama setelah sejumlah sejarawan menyatakan mundur dari tim penulisan karena perbedaan visi. Ia juga memperingatkan bahwa narasi sejarah yang ditulis sepihak berpotensi menyimpang dari fakta sejarah.

Pemerintah sendiri menargetkan proyek penulisan ulang sejarah rampung pada Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.

Fadli Zon mengklaim penyusunan buku telah mencapai progres di atas 50 persen dan akan membuka ruang diskusi publik setelah draft mendekati selesai. Namun, saat diminta tanggapan soal desakan penghentian proyek, Fadli memilih bungkam.

TAGGED:Fadli Zon revisi sejarahKH Hasyim Asy’ari dihapus sejarahkritik penulisan sejarah pemerintahMahfud MD kritik sejarah versi negaranasionalPDIP tolak buku sejarah baruperistiwapolemik penulisan ulang sejarahprabowo:revisi sejarah Indonesia ditolakwww.infoaceh.net
Previous Article Kantor Ibu Saya Didatangi Babinsa Fawwaz Farhan Disorot, Rumah Orang Tua Didatangi Babinsa Usai Gugat UU TNI ke MK
Next Article Terdakwa terduga korupsi impor gula eks Mendag Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong Tom Lembong di Persidangan: Impor Gula Koperasi Atas Perintah Presiden Jokowi

Populer

Pendidikan
Prof Mirza Tabrani Dinilai Figur Tepat Pimpin Universitas Syiah Kuala
Selasa, 13 Januari 2026
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Tiga calon Rektor USK periode 2026-2031 yakni: Prof Agussabti, Prof Marwan dan Prof Mirza Tabrani. (Foto: Ist)
Pendidikan
MWA Tetapkan Tiga Calon Rektor USK Periode 2026–2031, Ini Namanya
Senin, 12 Januari 2026
Opini
Uang Bencana Aceh Mengendap, Empati Hilang: Derita Korban yang Terabaikan
Selasa, 13 Januari 2026
Opini
Wajah Aceh di Simpang Lima: Cermin Akhlak Kota Serambi Mekkah
Selasa, 13 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Muhammad Hasbar Kuba, Koordinator Kaukus Peduli Aceh sekaligus Konsultan Hukum di DSI Lawfirm.
Politik

DPRK Diam, Publik Desak Sidang Angket Pemakzulan Bupati Aceh Selatan

Senin, 12 Januari 2026
Umum

44 Desa Terdampak Bencana di Aceh Tengah Kembali Terang dengan Genset Darurat

Senin, 12 Januari 2026
Umum

APBA 2026 Digeser, Prioritaskan Pemulihan Pascabencana Aceh

Senin, 12 Januari 2026
Umum

11 Jembatan Bailey di Aceh Rampung, 15 Titik Lainnya Masih Dikerjakan 

Minggu, 11 Januari 2026
Umum

Polda Aceh Bangun Perumahan Meutuah Residen untuk Personel

Minggu, 11 Januari 2026
Umum

Monopoli Pengadaan APBK Aceh Selatan, Belasan Paket Proyek Digarap CV yang Sama

Minggu, 11 Januari 2026
Umum

Balai Pengajian Dayah Thalibul Huda di Aceh Besar Terbakar

Sabtu, 10 Januari 2026
Umum

Ditlantas Polda Aceh Umumkan Persyaratan Urus STNK Hilang-Rusak Akibat Bencana

Sabtu, 10 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?