INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Umum

‘Permainan Abu Nawas’ di Isu Pemakzulan Wapres Gibran: Siapa bakal Terjerumus?

Last updated: Selasa, 8 Juli 2025 13:33 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 5 Menit
'Permainan Abu Nawas' di Isu Pemakzulan Wapres Gibran: Siapa bakal Terjerumus?
SHARE

Infoaceh.net – Pengamat geopolitik dan intelijen Amir Hamzah menyoroti isu pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang kembali mencuat ke ruang publik setelah Forum Purnawirawan Prajurit TNI yang dimotori oleh mantan Wakil Presiden Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno melayangkan surat resmi kepada DPR.

Bahwa dalam surat tersebut, mereka mendesak agar DPR memulai proses pemakzulan Gibran atas dugaan pelanggaran etika dan konstitusi. Amir Hamzah menilai bahwa dinamika ini sarat dengan permainan Politik tingkat tinggi. Ia menyebutnya sebagai “permainan Abu Nawas”, yaitu manuver yang tampak ingin membongkar kebenaran, namun justru bisa menjerumuskan siapa pun yang terlibat bila tidak cermat membaca arah angin politik.

Tanah Amblas di Ketol Aceh Tengah Terus Meluas, Jalan Lintas Kabupaten Terancam Putus 

“Kalau DPR benar-benar ingin menanggapi serius surat dari Forum Purnawirawan Prajurit TNI itu, secara hukum administrasi surat tersebut sudah memenuhi unsur formal. Tapi ini bukan hanya soal hukum atau konstitusi, melainkan tentang konstelasi kekuasaan yang sedang tarik-menarik. Ada kekuatan besar di balik layar yang jelas tidak menginginkan Gibran dimakzulkan,” kata Amir Hamzah, Senin (7/7/2025).

- ADVERTISEMENT -

Situasi menjadi lebih rumit karena dalam waktu hampir bersamaan, beredar juga surat dari kelompok purnawirawan lainnya yang justru menyatakan tidak setuju dengan upaya pemakzulan terhadap Gibran.

Mereka menyebut gerakan pemakzulan sebagai inkonstitusional dan sarat kepentingan politik praktis. Kontrasnya dua sikap dari kelompok purnawirawan ini memunculkan pertanyaan: siapa sebenarnya yang berbicara atas nama Purnawirawan TNI?

- ADVERTISEMENT -
Kantor Wali Kota Langsa. (Foto: Ist)
Pemerintah Aceh Tolak Evaluasi APBK Langsa 2026, Anggaran Dinilai Tak Sesuai Aturan

“Dua suara ini seperti pantulan dari konflik elite yang belum selesai. Jangan lupa, di tubuh TNI sendiri masih banyak yang loyal pada garis kebijakan lama dan ada pula yang mendekat ke poros kekuasaan baru.”

“DPR harus sangat berhati-hati dalam menyikapi ini. Jika salah langkah, justru bisa memantik instabilitas yang lebih besar,” lanjut Amir.

Pengaruh pernyataan dari para purnawirawan TNI tentu tak bisa dianggap remeh. Dalam sejarah Indonesia, suara purnawirawan kerap menjadi bayangan politik yang mempengaruhi barisan aktif di lapangan.

Dinas Sosial Aceh menggelar zikir dan doa bersama untuk korban banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Aceh-Sumatera, pada Senin, 12 Januari 2026. (Foto: Ist)
Dinsos Aceh Gelar Zikir dan Doa Bersama untuk Korban Bencana Aceh–Sumatera

Walau TNI secara doktrin netral dalam politik, realitasnya tidak sedikit perwira yang memiliki garis afiliasi emosional dan ideologis terhadap senior-senior mereka di masa lalu.

- ADVERTISEMENT -

“Pertanyaan terbesar adalah apakah ini hanya manuver simbolik atau bagian dari skenario tekanan yang lebih luas. Apakah yang dituju benar-benar Gibran? Atau ini cara untuk menekan Prabowo? Atau bahkan bargaining antar elite di dalam istana sendiri?” tanya Amir.

Lantas dia mengingatkan jangan sampai pemakzulan ini dijadikan alat untuk membuka kran konflik antara lembaga-lembaga tinggi negara. Sejak awal pencalonannya sebagai Wakil Presiden, Gibran memang telah menjadi figur kontroversial.

Banyak pihak mempertanyakan syarat usia yang akhirnya bisa dilalui berkat putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang juga tak lepas dari sorotan publik karena konflik kepentingan. Putusan itu pula yang membuat istilah “nepotisme konstitusional” ramai di media.

Namun kini, dengan Gibran sudah menjabat dan menjadi bagian dari eksekutif, langkah pemakzulan tentu bukan hanya soal legal-formal, tapi juga legitimasi politik.

“Kalau Gibran dimakzulkan, itu bukan hanya soal Gibran. Itu juga akan menjadi koreksi besar terhadap seluruh proses Pilpres 2024. Artinya, ada implikasi ke Prabowo, ke Mahkamah Konstitusi, dan bahkan ke citra demokrasi Indonesia secara keseluruhan,” jelas Amir.

Salah satu faktor yang membuat isu pemakzulan ini, ungkap Amir, bagaikan permainan Abu Nawas adalah karena Gibran bukan figur politik mandiri sepenuhnya.

Dia berdiri di atas jaringan kekuasaan yang kuat – mulai dari pengaruh mantan Presiden Jokowi, kekuatan oligarki ekonomi, hingga afiliasi dengan kelompok sipil tertentu yang kini mengisi banyak jabatan strategis di pemerintahan.

“Mereka yang mendorong pemakzulan harus paham, ini bukan sekadar menjatuhkan sosok Gibran. Tapi menyentuh kepentingan besar dan kompleks yang menopangnya. Jika ini dijadikan alat tawar-menawar politik, efeknya bisa liar,” kata Amir.

Kini, DPR berada dalam posisi krusial. Di satu sisi, mereka memiliki kewenangan untuk menindaklanjuti laporan dari masyarakat, termasuk forum purnawirawan.

Namun di sisi lain, langkah pemakzulan bisa menjadi bumerang politik. Apalagi, tidak semua partai politik di parlemen satu suara dalam menyikapi posisi Gibran.

Beberapa fraksi bahkan memilih diam atau menunggu sikap dari elite partai masing-masing. Sementara publik terus memantau, sebagian dengan skeptis, sebagian dengan harapan agar DPR tidak sekadar menjadi stempel kekuasaan.

TAGGED:nasionalperistiwaprabowo:www.infoaceh.net
Previous Article IHSG. IHSG Melemah di Tengah Bayang-Bayang Tarif Trump dan Tekanan Bursa Asia
Next Article Naik Lewat Kontroversi, Gibran Bisa Diturunkan dengan Cara Sama Desakan Makzulkan Gibran Menguat, Pengamat: Naik Kontroversial, Turun pun Bisa Kontroversial

Populer

Pendidikan
Prof Mirza Tabrani Dinilai Figur Tepat Pimpin Universitas Syiah Kuala
Selasa, 13 Januari 2026
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Tiga calon Rektor USK periode 2026-2031 yakni: Prof Agussabti, Prof Marwan dan Prof Mirza Tabrani. (Foto: Ist)
Pendidikan
MWA Tetapkan Tiga Calon Rektor USK Periode 2026–2031, Ini Namanya
Senin, 12 Januari 2026
Opini
Uang Bencana Aceh Mengendap, Empati Hilang: Derita Korban yang Terabaikan
Selasa, 13 Januari 2026
Prof Dr Mirza Tabrani SE MBA DBA resmi mendaftar sebagai calon Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) periode 2026–2031.
Pendidikan
Mantan Komisaris Bank Aceh Prof Mirza Tabrani Daftar Calon Rektor USK
Minggu, 19 Oktober 2025

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Muhammad Hasbar Kuba, Koordinator Kaukus Peduli Aceh sekaligus Konsultan Hukum di DSI Lawfirm.
Politik

DPRK Diam, Publik Desak Sidang Angket Pemakzulan Bupati Aceh Selatan

Senin, 12 Januari 2026
Umum

44 Desa Terdampak Bencana di Aceh Tengah Kembali Terang dengan Genset Darurat

Senin, 12 Januari 2026
Umum

APBA 2026 Digeser, Prioritaskan Pemulihan Pascabencana Aceh

Senin, 12 Januari 2026
Umum

11 Jembatan Bailey di Aceh Rampung, 15 Titik Lainnya Masih Dikerjakan 

Minggu, 11 Januari 2026
Umum

Polda Aceh Bangun Perumahan Meutuah Residen untuk Personel

Minggu, 11 Januari 2026
Umum

Monopoli Pengadaan APBK Aceh Selatan, Belasan Paket Proyek Digarap CV yang Sama

Minggu, 11 Januari 2026
Umum

Balai Pengajian Dayah Thalibul Huda di Aceh Besar Terbakar

Sabtu, 10 Januari 2026
Umum

Ditlantas Polda Aceh Umumkan Persyaratan Urus STNK Hilang-Rusak Akibat Bencana

Sabtu, 10 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?