INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Aceh

Syech Muharram Kritik OPD Lalai, Tegaskan Musrenbang RPJMD Bukan Seremonial

Last updated: Sabtu, 26 Juli 2025 09:03 WIB
By Samsuwar
Share
Lama Bacaan 4 Menit
Bupati Aceh Besar Muharram Idris saat membuka Musrenbang untuk penyusunan RPJMD 2025–2029, Jum'at (25/7) di Gedung Dekranasda Aceh Besar. (Foto: Ist)
Bupati Aceh Besar Muharram Idris saat membuka Musrenbang untuk penyusunan RPJMD 2025–2029, Jum'at (25/7) di Gedung Dekranasda Aceh Besar. (Foto: Ist)
SHARE

Kota Jantho, Infoaceh.net — Bupati Aceh Besar Muharram Idris atau Syech Muharram secara blak-blakan menyinggung kelalaian sebagian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menjalankan tugas perencanaan dan pembangunan.

Kritik itu disampaikan Syech Muharram saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, Jum’at (25/7/2025).

Kondisi Memburuk, Aceh Utara Kembali Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 15 Hari

Acara yang digelar di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gani, Kecamatan Ingin Jaya, itu menjadi panggung bagi Bupati menyampaikan pesan tajam dan tegas kepada seluruh jajarannya.

- ADVERTISEMENT -

Dalam sambutan pembukaannya, Bupati menegaskan bahwa Musrenbang bukan agenda seremonial belaka, melainkan titik awal penentu arah pembangunan lima tahun ke depan.

“RPJMD ini bukan formalitas. Ini kompas pembangunan Aceh Besar. Jangan kita anggap remeh. Kalau hari ini saja tidak serius, bagaimana bisa diharapkan hasilnya untuk lima tahun mendatang?” ujar Syech Muharram dengan nada tinggi.

- ADVERTISEMENT -
Pemerintah Aceh Siapkan 6 Program Percepatan Pemulihan Pascabanjir

Bupati bahkan secara langsung memeriksa absensi para kepala OPD dan camat sebelum membuka acara.

Ia menekankan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar daftar nama, tetapi simbol komitmen terhadap tanggung jawab publik.

“Absensi ini bukan sekadar data, tapi cermin siapa yang betul-betul peduli pada pembangunan daerah,” tegasnya.

26 Kampung Masih Terisolir, Aceh Tengah Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana

Selain menyoroti kinerja OPD, Bupati juga mengkritisi lemahnya serapan anggaran di Aceh Besar. Ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang agar tidak lagi terjadi Silpa (Sisa Lebih Penggunaan Anggaran) setiap tahun.

- ADVERTISEMENT -

“Kita terlalu sering meninggalkan anggaran karena tidak terserap. Ini bukan uang mainan, ini uang rakyat. Harus dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan publik, bukan kepentingan pribadi,” ungkapnya.

Isu pertanian turut menjadi perhatian utama dalam pidato tersebut. Ia menyayangkan lahan pertanian yang luas di Aceh Besar hanya ditanami satu kali dalam setahun, bahkan sebagian terbengkalai.

“Kalau kita mau petani mandiri dan kuat secara ekonomi, lahan harus diolah maksimal. Bukan hanya padi, tapi juga jagung, kacang, dan lainnya. Jangan biarkan tanah kita tidur,” katanya.

Syech Muharram juga menanggapi wacana efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Menurutnya, hal itu tidak boleh dijadikan alasan untuk pasif.

“Kalau kita proaktif, efisiensi dari pusat tidak akan menjadi penghalang. Kita harus jemput bola, jangan menunggu,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Bupati kembali mengingatkan seluruh peserta agar menjauhkan diri dari kepentingan pribadi dalam menjalankan amanah pemerintahan.

“Kita di sini bukan untuk memperkaya diri. Ini amanah rakyat. Bangunlah Aceh Besar dengan hati nurani, dengan cinta, dan semangat bersama,” tutupnya penuh tekanan.

Bappeda: Musrenbang Bukan Akhir, Tapi Awal Proses

Kepala Bappeda Aceh Besar, Rahmawati dalam laporannya menyampaikan, penyusunan RPJMD telah melewati sejumlah tahapan awal, termasuk penyusunan kerangka dasar dan pembahasan dengan DPRK.

“Musrenbang ini menjadi ruang terbuka bagi semua pihak untuk memberi masukan. Setelah ini, akan kita evaluasi bersama Inspektorat, sebelum disahkan menjadi Qanun RPJMD 2025–2029,” katanya.

Forum tersebut juga menghadirkan dua narasumber utama, Dr Muhammad Abrar dan Taufik Abda, yang memberikan masukan strategis terkait arah pembangunan lima tahun ke depan.

Musrenbang RPJMD Aceh Besar kali ini tak hanya menjadi forum teknis perencanaan, tapi juga momen refleksi bersama untuk membenahi arah dan semangat birokrasi dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih bertanggung jawab dan berpihak kepada rakyat.

Previous Article Aksi nekat seorang pemuda di Medan yang mengaku sebagai anak Kasat Narkoba Polrestabes Medan hanya demi sebatang rokok berujung penangkapan. Ngaku Anak Polisi Demi Rokok, Pemuda Medan Diciduk Usai Aksinya Viral
Next Article Mengapa Tubuh Cepat Lelah Meski Tidur Cukup? Ini 5 Penyebabnya Tak Cukup Hanya Durasi, Ini Rahasia Tidur Berkualitas Agar Tak Cepat Lelah

Populer

Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Umum
Monopoli Pengadaan APBK Aceh Selatan, Belasan Paket Proyek Digarap CV yang Sama
Minggu, 11 Januari 2026
Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Nasional
Jelang Ramadan, Prabowo Janjikan Bantuan Sapi untuk Kebutuhan Meugang di Aceh
Minggu, 11 Januari 2026
Viral Link Video Andini Permata dan Bocil Bikin Heboh Warganet
Umum
Misteri Video Andini Permata dan ‘Bocil’: Viral Tanpa Identitas, Netizen Dibohongi?
Minggu, 6 Juli 2025

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Aceh

Selesai Bersih-bersih Lumpur, Warga Aceh Utara Diterjang Banjir Lagi

Jumat, 9 Januari 2026
Aceh

Terkendala Lahan, Korban Banjir di Aceh Sulit Direlokasi 

Jumat, 9 Januari 2026
Pekerja sedang melaksanakan pembangunan hunian sementara bagi korban banjir bandang di Aceh. (Foto: Ist)
Aceh

Pembangunan Huntara Diminta Sediakan Fasilitas Ibadah dan Sarana Bermain Anak

Jumat, 9 Januari 2026
Banjir bandang kembali menerjang Bener Meriah. disertai material kayu gelondongan terjadi di kawasan aliran Sungai Wih Gile, Kampung Fajar Harapan, Kecamatan Timang Gajah, Kamis (8/1). (Foto: Ist)
Aceh

Banjir Bandang Kembali Terjang Bener Meriah, Kayu Gelondongan Ikut Terbawa Arus

Kamis, 8 Januari 2026
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem kembali menetapkan perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana Aceh selama 14 hari terhitung sejak 9 Januari hingga 22 Januari 2026. (Foto: Ist)
Aceh

Ketiga Kalinya, Status Tanggap Darurat Bencana Aceh Kembali Diperpanjang hingga 22 Januari

Kamis, 8 Januari 2026
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem kembali menetapkan perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana Aceh selama 14 hari terhitung sejak 9 Januari hingga 22 Januari 2026. (Foto: Ist)
Aceh

Sejumlah Kecamatan di Aceh Timur dan Aceh Utara Kembali Terendam Banjir

Kamis, 8 Januari 2026
Aceh

Pemerintah Aceh Usulkan Rp146 Miliar ke BNPB untuk Bersihkan Wilayah Bencana

Kamis, 8 Januari 2026
Aceh

1.000 Rumah Hunian Tetap Mulai Dibangun untuk Korban Banjir di Bireuen

Kamis, 8 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?