INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Ekonomi

Data Ekspor Tercatat di Sumut, Aceh Kehilangan Banyak Dana dari Pusat

Last updated: Kamis, 31 Juli 2025 20:47 WIB
By M Saman
Share
Lama Bacaan 4 Menit
Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kanwil Bea Cukai Aceh, Asral Efendi
Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kanwil Bea Cukai Aceh, Asral Efendi
SHARE

Banda Aceh, Infoaceh.net — Fakta mengejutkan terungkap dalam kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis aplikasi Single Submission (SSm) Ekspor yang digelar oleh KPPBC TMP C Banda Aceh pada Rabu, 30 Juli 2025.

Dalam forum tersebut, Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kanwil Bea Cukai Aceh, Asral Efendi, mengungkapkan bahwa selama ini banyak data ekspor dari Aceh justru tercatat sebagai berasal dari provinsi lain.

Dampak Bencana, Pergerakan Masyarakat Selama Libur Nataru 2026 di Aceh Menurun

Kesalahan administratif ini bukan sekadar soal teknis, tetapi berdampak langsung pada kerugian ekonomi yang besar bagi Aceh.

- ADVERTISEMENT -

Pasalnya, ketika data ekspor—seperti kopi Gayo, crude palm oil (CPO), kakao, hingga rempah-rempah khas Aceh—tercatat berasal dari daerah lain, maka nilai ekspor tersebut tidak masuk dalam perhitungan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Aceh.

“Ini bukan hal sepele. Jika kolom Daerah Asal Barang dalam Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) diisi salah atau dibiarkan kosong, maka ekspor komoditas Aceh akan secara otomatis tercatat sebagai milik daerah lain. Ini jelas merugikan kita,” tegas Asral.

- ADVERTISEMENT -
BSI Fasilitasi Penukaran Uang Rusak Milik Korban Banjir

Menurutnya, data ekspor yang keliru menyebabkan Aceh kehilangan hak atas Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Insentif Daerah (DID), hingga Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat.

Dana-dana tersebut hanya bisa diperoleh jika daerah terbukti memiliki kontribusi nyata terhadap ekonomi nasional, salah satunya lewat kinerja ekspor.

Data Salah, Uang Pusat Melayang

Pertamina Salurkan BBM 1.000 Genset Bantuan Kementerian ESDM di Wilayah Terdampak Bencana Aceh

Asral mencontohkan, kopi Gayo yang diekspor lewat pelabuhan atau bandara luar Aceh kerap dicatat berasal dari provinsi tempat pelabuhan tersebut berada, seperti Sumatera Utara.

- ADVERTISEMENT -

Padahal, komoditas tersebut sepenuhnya berasal dari dataran tinggi Gayo di Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues.

“Bayangkan, kopi kita dicatat sebagai produk Sumatera Utara hanya karena kesalahan input data. Lalu Sumatera Utara yang mendapat kredit ekonomi, sementara Aceh hanya melihat tanpa dapat apa-apa,” ujarnya tajam.

Hal serupa bisa terjadi pada komoditas lain seperti CPO dari Nagan Raya dan Subulussalam, pala dari Simeulue, hingga kakao dari Aceh Barat.

Semua berpotensi ‘hilang’ dari catatan ekspor Aceh jika pelaku usaha atau eksportir tidak cermat dan jujur dalam mengisi kolom asal barang.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula KPPBC TMP C Banda Aceh ini, Kepala KPPBC Achmad Setiawan juga menegaskan komitmen Bea Cukai untuk memperkuat integrasi data ekspor lewat sistem SSm Ekspor yang terhubung antarinstansi.

Program ini merupakan bagian dari National Logistics Ecosystem (NLE) yang dicanangkan pemerintah pusat sejak beberapa tahun terakhir.

“Lewat SSm Ekspor, kita ingin memastikan semua data ekspor terekam dengan rapi, terintegrasi, dan tidak merugikan daerah asal. Tapi sistem canggih saja tidak cukup. Perlu juga kesadaran pelaku usaha untuk mengisi data secara akurat,” kata Achmad.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, antara lain Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Aceh, pengelola Bandara Sultan Iskandar Muda, serta sejumlah eksportir asal Aceh seperti PT. Aceh Kiat Beutari, PT. Bungong Jeumpa Iskandariah, CV. Tiara Global Coffee, dan CV. Aceh Socolatte.

Para peserta mengikuti bimbingan teknis tentang penggunaan aplikasi SSm Ekspor dan berdiskusi aktif tentang kendala di lapangan.

Tim dari LNSW (Lembaga National Single Window) serta Pusat Data dan Sistem Informasi Karantina juga memaparkan pentingnya integrasi sistem ekspor untuk mencegah kesalahan input dan meningkatkan transparansi.

Sebagai penutup, Asral Efendi kembali menekankan pentingnya kesadaran bersama untuk menjaga kepentingan daerah.

“Kalau bukan kita yang jaga data ekspor Aceh, siapa lagi? Jangan sampai daerah lain yang panen hasilnya,” pungkasnya.

Ia mengajak seluruh eksportir, agen logistik, instansi pelabuhan dan bandara, hingga pemerintah daerah untuk bersinergi menjaga akurasi data.

Karena, dalam dunia digital saat ini, data adalah kekuatan, dan kekuatan itu menentukan nasib ekonomi daerah.

Previous Article Dugaan kuat adanya makelar jabatan bergentayangan di lingkaran Pemerintahan Mualem-Dek Fad. (Foto: Ilustrasi) Makelar Jabatan Bergentayangan di Lingkaran Mualem: Eselon III Rp200 Juta, Kadis Rp2 Miliar!
Next Article Kejari Aceh Besar menghentikan penuntutan perkara curanmor yang melibatkan tersangka Jakfar bin Ilyas (48), melalui mekanisme Restorative Justice (RJ), Kamis (31/7). (Foto: Dok. Kejari Aceh Besar) Kejari Aceh Besar Hentikan Kasus Curanmor Lewat RJ, Korban Maafkan Pelaku

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Surat Warga
TA Sakti, Penjaga Ingatan Tanah Rencong yang Menghidupkan Kembali Majun Aceh
Jumat, 9 Januari 2026
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Banjir bandang kembali menerjang Bener Meriah. disertai material kayu gelondongan terjadi di kawasan aliran Sungai Wih Gile, Kampung Fajar Harapan, Kecamatan Timang Gajah, Kamis (8/1). (Foto: Ist)
Aceh
Banjir Bandang Kembali Terjang Bener Meriah, Kayu Gelondongan Ikut Terbawa Arus
Kamis, 8 Januari 2026
Aceh masih bertahan sebagai provinsi dengan persentase jumlah penduduk miskin tertinggi di pulau Sumatera per Maret 2024, yakni 14,23 persen. (Foto: BPS)
Aceh
Aceh Masih Pertahankan Provinsi Termiskin di Sumatera
Senin, 1 Juli 2024

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Ekonomi

Tembus Wilayah Terisolir, PLN Kawal 1.000 Genset Kementerian ESDM Terangi Aceh

Kamis, 8 Januari 2026
Ekonomi

IKM DPMPTSP Aceh Raih Nilai 96,03, Kategori Sangat Baik

Kamis, 8 Januari 2026
Ekonomi

Aktivitas Tambang PT Mifa Tetap Beroperasi di Tengah Bencana Aceh

Selasa, 6 Januari 2026
Bupati Aceh Besar Muharram Idris meninjau Gudang Pupuk PIM di Gampong Cot Mon Raya, Kecamatan Blang Bintang, Selasa (6/1). (Foto: Ist)
Ekonomi

Stok Pupuk di Gudang PIM Blang Bintang Aman Pascabanjir, Distribusi Bertahap ke Petani

Selasa, 6 Januari 2026
Pasar Hewan Sibreh, Aceh Besar kembali beroperasi, Senin (5/1) setelah renovasi. (Foto: Ist)
Ekonomi

Pasar Hewan Sibreh Kembali Beroperasi 

Selasa, 6 Januari 2026
Plt. Kepala BPS Aceh Tasdik Ilhamuddin. (Foto: Ist)
Ekonomi

Harga Barang Melambung Usai Bencana, Aceh Catat Inflasi Tertinggi di Indonesia  

Selasa, 6 Januari 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui program Pertamina Peduli mendirikan dua tenda posko yang difungsikan sebagai sekolah dan pesantren sementara bagi anak-anak terdampak bencana di Pidie Jaya.
Ekonomi

Pertamina Hadirkan Sekolah dan Pesantren Sementara untuk Anak Terdampak Bencana di Pidie Jaya

Selasa, 6 Januari 2026
Ilustrasi Inflasi
Ekonomi

Pasca Banjir Sumatra, Aceh Tercekik Inflasi: Harga Pangan Tak Terkendali

Senin, 5 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?