INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Umum

Dapat Abolisi Prabowo, Tom Lembong Beberkan Kehidupan 9 Bulan di Penjara

Last updated: Senin, 11 Agustus 2025 05:54 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 7 Menit
Tom Lembong saat berbicara dalam live YouTube bersama Anies Baswedan, membagikan pengalaman hidupnya selama 9 bulan di balik jeruji besi.
Tom Lembong saat berbicara dalam live YouTube bersama Anies Baswedan, membagikan pengalaman hidupnya selama 9 bulan di balik jeruji besi.
SHARE

Infoaceh.net – Mantan Mendag Thomas Trikasih Lembong, membagikan kisahnya selama berada di dalam kurungan penjara karena terjerat kasus dugaan korupsi importasi gula.

Tom Lembong berada di balik jeruji besi selama 9 bulan sebelum akhirnya dapat abolisi dari Presiden Prabowo Subianto dan bebas dari vonis 4,5 tahun penjara.

Ditlantas Polda Aceh Umumkan Persyaratan Urus STNK Hilang-Rusak Akibat Bencana

Kisahnya itu ia bagikan saat live di YouTube Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pada Kamis (7/8). kumparan telah mendapatkan izin untuk menjadikan live itu sebagai bahan pemberitaan.

- ADVERTISEMENT -

Saat Ditetapkan Tersangka

Tom Lembong ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) pada akhir Oktober tahun 2024 lalu. Saat itu, Tom menghadiri panggilan pemeriksaan sebagai saksi untuk yang keempat kalinya.

“Jadi sudah selesai pemeriksaan. Yang di siang hari, sore hari. Terus saya ditinggal dalam ruangan pemeriksaan, mungkin 3 jam, 4 jam dan enggak ada kabar ditinggal sendirian. Enggak ada kabar, enggak ada kabar sama sekali. Terus, cuma ke toilet mungkin dua kali,” ucap Tom, dikutip pada Sabtu (9/8).

- ADVERTISEMENT -
500 Ton Beras dan Bantuan Logistik PMI Tiba di Pelabuhan Krueng Geukuh

Usai menunggu itu, penyidik datang kembali ke ruang pemeriksaan, menyampaikan kepada Tom bahwa ia sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Tom langsung dilakukan tes kesehatan oleh dokter Kejagung dan diberikan layanan pengacara dari Kejagung. Selanjutnya, ia diberikan rompi tahanan berwarna merah muda.

Di hari pemeriksaan itu, Tom tak membawa pengacara.

Kapolres Pidie Jaya Serahkan Ekskavator Percepat Pembersihan Lumpur

“Memang tidak merasa ada masalah. Saya berpikir saya dihadirkan untuk sebagai semacam narasumber atau saksi ya kan, menceritakan 9 tahun yang lalu ya,” ucap Tom.

- ADVERTISEMENT -

“Memang pasti curiga, pasti ada feeling ‘wah ini pasti ada risiko, risiko dibui’ ya kan, diciduk. Cuman kan ya kita berprasangka baik ya, kita mencoba untuk positive thinking. Jadi memang ke sana enggak enggak bawa lawyer, enggak bawa siapa-siapa,” tambah dia.

Ia lalu dibawa keluar ruangan untuk dimasukkan ke dalam mobil tahanan. “Yang di kepala saya ya cuma ada dua pilihan kan. Kayak apa? Nangis atau senyum. Dan somehow entah kenapa ya pilihannya terlihat ya, tersenyum,” ucap Tom.

“Nah, dan saya pernah menyampaikan ya yang masuk di kepala saya imbauan istri saya, bahwa apa pun yang terjadi, selalu harus bersinar, selalu terus bersinar, terus adem gitu ya,” kata Tom

“Jadi ya saya tahu bahwa dalam perkara lain mungkin apa tersangka ya tersangka senyum, bisa memicu reaksi negatif dari publik ya. Tapi sekali lagi, entah kenapa itu yang menjadi pilihan ya yang masuk di kepala saya,” tambahnya.

Malam Pertama di Tahanan

Di malam pertamanya di dalam tahanan usai ditetapkan sebagai tersangka, Tom mengaku tak bisa tidur. Ia menyebut dirinya diserang magh.

“Jadi yang sudah pasti terjadi, malam pertama itu sangat-sangat tidak nyaman, enggak bisa tidur. Saya enggak pernah punya gejala lambung atau magh ya. Tapi tiba-tiba asam lambung,” ucap Tom.

“Jadi, meskipun saya mungkin terlihat tenang atau tegar, bagaimana mungkin secara psikologis ya di dalam ya subconscious itu pasti ada gejolak emosional ya,” tambahnya.

Tom menyebut dirinya membutuhkan waktu seminggu untuk mengembalikan psikologis dan emosinya menjadi normal. Saat itu, ia mencoba memproses semua hal yang tiba-tiba menimpanya.

“Lingkungan yang baru ya. Tentunya, kebanyakan dari kita yang diciduk ya masuk bui itu untuk pertama kalinya. Jadi lingkungan yang baru, tidak pernah kebayang,” ucap Tom.

Keseharian di Balik Jeruji

Tom Lembong merasa sifatnya sangat cocok untuk penjara. Sebagai seorang introvert, sendirian di dalam sel bukanlah sebuah masalah.

“Jadi saya dalam sel, sendirian, nyaman-nyaman saja,” ucap Tom.

Ia pun menyebut dirinya kerap menghabiskan waktu untuk berpikir dan berimajinasi, lalu dituangkan dalam sebuah tulisan. Ia juga suka berolahraga di malam hari.

“Karena memang hobi olahraga,” ucap Tom.

“Sebanyak mungkin, sesering mungkin (olahraga),” tambah Tom.

Bahkan, katanya ia menjadi instruktur olahraga untuk para tahanan.

“Itu kan cara yang dahsyat untuk mengelola stres. Kita tidurnya lebih nyenyak kalau capek secara fisik ya,” ucap Tom.

Selain menulis dan berolahraga, Tom mengaku jadi lebih sering berdoa di dalam sel. Langkah itu menjadikannya berpikir lebih positif.

“Hampir semua orang yang masuk tahanan itu pasti banyak berdoa,” ucap Tom.

Tetap Jaga Penampilan

Salah satu penonton live itu menyorot penampilan Tom yang malah semakin bersinar meski berada di dalam sel. Tom selalu tampil dengan rambut klimisnya ketika menghadiri persidangan.

Menurut Tom, menyisir rambut merupakan sebuah rutinitas yang tetap ingin ia jaga agar tetap disiplin meski berada di dalam tahanan.

“Bangun, sikat gigi, cukur, mandi, dandan, sisir rambut, itu dikerjakan semuanya. Jangan malah kayak berantakan, jangan malah ‘oke ya udah, gak usah cukur, gak usah mandi, gak usah sisir’, jangan, jangan,” ucap Tom.

“Jadi kita, membangun struktur supaya hidup kita terstruktur, teratur. Jangan malah jadi tidak teratur gara-gara kondisi berubah,” sambungnya.

Tom menyebut makanan yang diberikan kepadanya selama di dalam tahanan sangatlah layak. “Makanan layak, meskipun sederhana. Tapi bahkan cukup bervariasi,” ucap Tom.

“Masalahnya itu memang monoton, sangat monoton. Setiap hari itu sama terus. Meskipun ada variasi, sayurnya bervariasi, lauknya bervariasi. Tapi, selalu makanan gitu-gitu aja,” ucap Tom.

Tom pun mengungkap makanan yang paling ia rindukan selama mendekam di balik jeruji besi. Katanya, ia paling rindu dengan makanan dan minuman dingin.

“Misalnya air es. Misalnya minuman yang dingin. Ice coffee atau es teh. Kan di dalam itu semuanya temperaturnya, temperaturnya ruangan,” ucap Tom.

“Semuanya itu tawar,” sambungnya.

Setelah keluar dari penjara, Tom pun mengatakan bahwa ia paling rindu dengan makanan internasional.

“Makanan Arab, atau makanan Turki, Jepang, Ramen gitu,” ucap Tom.

“Karena sekali lagi, makanan di penjara itu sangat monoton,” tambahnya.

TAGGED:abolisiintrovertKasus Korupsi Gulakejagungmaghmantan mendagnasionalolahragapengalaman tahananpenjara!peristiwaPrabowo Subiantoprabowo:tahananTom Lembongwww.infoaceh.net
Previous Article Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menginstruksikan seluruh perusahaan di Aceh Timur untuk menyetor zakat-infak dari penghasilan karyawan maupun keuntungan perusahaan ke Baitul Mal Instruksi Bupati: Perusahaan di Aceh Timur Wajib Potong Zakat-Infak Karyawan, Setor ke Baitul Mal
Next Article Ketum Partai NasDem Surya Paloh meminta definisi OTT diperjelas agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat. NasDem Pertanyakan Definisi OTT, Surya Paloh Instruksikan RDP dengan KPK

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Warna Baru Demokrasi: Tanpa Interupsi dan 'Mic Mati' Keberadaan jaringan Dasco di Senayan dinilai membawa warna baru dalam proses legislasi.
Politik
Mengenal ‘Kabinda’ dan ‘Adidas’, Jaringan Politik Kuat yang Kendalikan Ritme Undang-Undang di Senayan
Jumat, 2 Januari 2026
Ekonomi
BSI Serahkan 90 Unit Huntara ke Pemkab Aceh Tamiang
Sabtu, 10 Januari 2026
Surat Warga
TA Sakti, Penjaga Ingatan Tanah Rencong yang Menghidupkan Kembali Majun Aceh
Jumat, 9 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Umum

Huntara Mulai Dibangun di Aceh Timur, Target 10 Hari Siap

Jumat, 9 Januari 2026
Umum

Gas Muncul di Tanah Bekas Banjir Nagan Raya, BPMA: Aman Selama Tidak Ada Pembakaran  

Jumat, 9 Januari 2026
Kementerian Pekerjaan Umum memastikan pembangunan jembatan permanen untuk menggantikan Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Bireuen, akan dimulai bulan Januari 2026. (Foto: Ist)
Umum

Bulan Ini, Kementerian PU Bangun Jembatan Permanen Krueng Tingkeum di Kutablang Bireuen

Jumat, 9 Januari 2026
Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Mujiburrahman dan Ketua Yayasan Tarara Global Humanity Muhammad Haykal menandatangani MoU pembangunan fasilitas air siap minum berbasis wakaf, Rabu (7/1). (Foto: Ist)
Umum

Yayasan Turki Bangun Fasilitas Air Siap Minum Wakaf di Kampus UIN Ar-Raniry

Jumat, 9 Januari 2026
Umum

KSAD Jenderal Maruli Resmikan Jembatan Bailey Umah Besi Jalan Takengon-Bireuen   

Kamis, 8 Januari 2026
Umum

Korban Banjir Aceh Diminta Laporkan Rumah Rusak, Batas Hingga 15 Januari 2026

Kamis, 8 Januari 2026
Umum

Gantikan Jalaluddin, Tarmizi Ditunjuk sebagai Plt Kasatpol PP-WH Aceh

Kamis, 8 Januari 2026
Umum

Baharkam Polri Kembali Terjunkan Anjing Pelacak Cari Korban Banjir di Aceh Tamiang

Rabu, 7 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?