INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Aceh

20 Tahun Damai: Aceh Butuh “Sprinter” Hebat untuk Mengejar Ketertinggalan

Last updated: Jumat, 15 Agustus 2025 16:18 WIB
By Fauzan
Share
Lama Bacaan 4 Menit
Ketua Harian JAPNAS Aceh dan Wakil Komite Tetap Bidang Perencanaan Pembangunan Nasional KADIN Indonesia, Mahfudz Y Loethan
Ketua Harian JAPNAS Aceh dan Wakil Komite Tetap Bidang Perencanaan Pembangunan Nasional KADIN Indonesia, Mahfudz Y Loethan
SHARE

Banda Aceh, Infoaceh.net – Dua dekade sudah damai bersemi di Tanah Rencong. MoU Helsinki yang diteken pada 2005 silam di Finlandia telah memberi rasa aman dan stabilitas yang dulu hanya menjadi harapan.

Ketua Harian Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS) Aceh sekaligus Wakil Komite Tetap Bidang Perencanaan Pembangunan Nasional KADIN Indonesia, Mahfudz Y Loethan, menilai ini adalah modal sosial yang tak ternilai, namun harus diiringi kerja cepat dan terukur.

Jusuf Kalla Serahkan Bantuan Kemanusiaan PMI Nasional ke Mualem di Aceh Utara

“Kita bersyukur damai ini sudah memberi ketenangan. Tapi Aceh butuh ‘sprinter-sprinter’ hebat yang mau bekerja dengan penuh keringat untuk membawa Aceh lebih baik. Kita juga butuh para pembantu Gubernur dan Wakil Gubernur yang bekerja ikhlas untuk daerah, bukan sekadar duduk di kursi jabatan,” tegasnya di Banda Aceh, Jum’at (15/8/2025).

- ADVERTISEMENT -

Mahfudz menyebut, 20 tahun ke depan harus menjadi periode lompatan besar.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Aceh tumbuh 4,15 persen pada triwulan IV-2024, dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) mencapai Rp65,36 triliun.

- ADVERTISEMENT -
Aceh Jadi Posko Induk Nasional Rehabilitasi–Rekonstruksi Pascabencana Sumatera

Tingkat kemiskinan juga menurun menjadi 12,64 persen pada Desember 2024. Meski demikian, ia menegaskan bahwa capaian ini belum cukup untuk menutup ketertinggalan dari provinsi lain.

Menurutnya, percepatan realisasi investasi menjadi kunci. Hingga September 2024, Aceh mencatat Rp6,89 triliun investasi atau 61,96 persen dari target tahunan.

“Pipeline sudah ada, tapi eksekusi di lapangan harus lebih cepat. Investor butuh kepastian lahan, perizinan yang ringkas, dan pendampingan yang jelas,” ujarnya.

Koalisi Sipil Nilai Perpanjangan Ketiga Darurat Bencana Aceh Bukti Kegagalan Negara

Mahfudz juga memberi perhatian khusus pada perbaikan ekonomi mantan kombatan GAM, keluarga korban konflik, dan masyarakat terdampak konflik.

- ADVERTISEMENT -

Menurutnya, program pemberdayaan harus berkelanjutan, mulai dari modal usaha, pelatihan keterampilan, hingga akses pasar.

“Mereka bagian dari perjalanan sejarah Aceh. Tidak cukup hanya bantuan sesaat, harus ada pembinaan yang membuat mereka benar-benar mandiri,” katanya.

Ia menegaskan, Aceh punya banyak komoditas unggulan yang jika diolah di dalam daerah akan memberi nilai tambah besar bagi ekonomi.

Selain sawit, kopi Gayo, dan hasil laut, Mahfudz mendorong hilirisasi kakao untuk industri cokelat premium, nilam Aceh yang terkenal sebagai penghasil patchouli oil terbaik dunia, serta pemanfaatan potensi energi baru terbarukan.

Ia menyoroti langkah Pertamina Geothermal Energy (PGE) yang saat ini tengah mempersiapkan eksplorasi panas bumi di Seulawah sebagai peluang besar untuk menciptakan industri energi bersih di Aceh.

Mahfudz menambahkan, Aceh juga harus bersiap dari sekarang mempersiapkan SDM putra-putri terbaik di sektor migas, energi terbarukan, dan sektor strategis lainnya.

“Kita tidak boleh hanya jadi penonton. Anak-anak Aceh harus ada di posisi teknis, manajerial, bahkan menjadi pengambil keputusan di proyek-proyek besar yang ada di daerah ini,” ujarnya.

Menurutnya, Aceh adalah provinsi istimewa di mata Presiden Prabowo Subianto, sehingga momentum ini harus diisi dengan kinerja terbaik.

“Kita harus tunjukkan bahwa Aceh mampu menjadi contoh keberhasilan pembangunan. Saatnya kita perkuat nasionalisme kita sebagai bagian dari NKRI, dengan berkontribusi aktif dan positif untuk kemajuan bangsa,” tegas politisi muda partai Gerindra ini.

Ia berharap pemerintah Aceh memanfaatkan dana otonomi khusus secara tepat sasaran untuk meningkatkan kualitas SDM, memperkuat infrastruktur, dan mendorong pemberdayaan ekonomi rakyat.

Di saat yang sama, sektor pariwisata berbasis wisata halal, sejarah, dan bahari harus dikembangkan sebagai sumber pertumbuhan baru.

“Damai ini adalah modal yang tak ternilai. Tapi kalau kita mau mengejar ketertinggalan, semua pihak harus berlari. Pemerintah, pengusaha, dan masyarakat harus bergerak dengan visi yang sama. Ingat, kunci keberhasilan salah satunya adalah kita semua harus terus belajar. Jika itu kita lakukan bersama, insya Allah 20 tahun ke depan Aceh punya catatan emas daerah berkemajuan,” tutup Mahfudz.

Previous Article Kepala KUA Kecamatan Lhoong Aceh Besar Ustaz Fuadi Yusuf SFil.I Empat Solusi Islam untuk Selesaikan Masalah Bangsa Saat Ini
Next Article Rektor USK Prof Dr Ir Marwan menjadi speaker pada International Discussion and Commemoration “20 Years of Helsinki MoU: Successes and Challenges” di Hermes Palace Hotel Banda Aceh, Kamis (14/8). Rektor USK: Merawat Perdamaian Aceh Melalui Pendidikan

Populer

Pendidikan
Prof Mirza Tabrani Dinilai Figur Tepat Pimpin Universitas Syiah Kuala
Selasa, 13 Januari 2026
Tiga calon Rektor USK periode 2026-2031 yakni: Prof Agussabti, Prof Marwan dan Prof Mirza Tabrani. (Foto: Ist)
Pendidikan
MWA Tetapkan Tiga Calon Rektor USK Periode 2026–2031, Ini Namanya
Senin, 12 Januari 2026
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Opini
Wajah Aceh di Simpang Lima: Cermin Akhlak Kota Serambi Mekkah
Selasa, 13 Januari 2026
Aceh
Tanah Amblas Terjadi di Ketol Aceh Tengah, Badan Geologi ESDM Terjunkan Tim Mitigasi
Sabtu, 11 Desember 2021

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Aceh

Kondisi Memburuk, Aceh Utara Kembali Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 15 Hari

Sabtu, 10 Januari 2026
Aceh

Pemerintah Aceh Siapkan 6 Program Percepatan Pemulihan Pascabanjir

Sabtu, 10 Januari 2026
Aceh

26 Kampung Masih Terisolir, Aceh Tengah Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana

Jumat, 9 Januari 2026
Aceh

Selesai Bersih-bersih Lumpur, Warga Aceh Utara Diterjang Banjir Lagi

Jumat, 9 Januari 2026
Aceh

Terkendala Lahan, Korban Banjir di Aceh Sulit Direlokasi 

Jumat, 9 Januari 2026
Pekerja sedang melaksanakan pembangunan hunian sementara bagi korban banjir bandang di Aceh. (Foto: Ist)
Aceh

Pembangunan Huntara Diminta Sediakan Fasilitas Ibadah dan Sarana Bermain Anak

Jumat, 9 Januari 2026
Banjir bandang kembali menerjang Bener Meriah. disertai material kayu gelondongan terjadi di kawasan aliran Sungai Wih Gile, Kampung Fajar Harapan, Kecamatan Timang Gajah, Kamis (8/1). (Foto: Ist)
Aceh

Banjir Bandang Kembali Terjang Bener Meriah, Kayu Gelondongan Ikut Terbawa Arus

Kamis, 8 Januari 2026
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem kembali menetapkan perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana Aceh selama 14 hari terhitung sejak 9 Januari hingga 22 Januari 2026. (Foto: Ist)
Aceh

Ketiga Kalinya, Status Tanggap Darurat Bencana Aceh Kembali Diperpanjang hingga 22 Januari

Kamis, 8 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?