INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Aceh

Disiksa di Kapal, 5 Nelayan Muda Aceh Nekat Lompat ke Laut Aru Maluku, Kini Pulang Disambut Tangis Haru

Last updated: Senin, 25 Agustus 2025 01:27 WIB
By Fauzan
Share
Lama Bacaan 5 Menit
Lima nelayan muda Aceh yang sempat terdampar di Kepulauan Aru, Maluku, akhirnya kembali ke kampung halaman disambut di Pendopo Idi, Aceh Timur, Sabtu (23/8). (Foto: Ist)
SHARE

Idi Rayeuk, Infoaceh.net – Tangis pecah di Pendopo Idi, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (23/8/2025). Lima nelayan muda Aceh yang sempat terdampar di Kepulauan Aru, Maluku, akhirnya kembali ke kampung halaman.

Kepulangan mereka menjadi momen haru penuh syukur setelah melewati pengalaman pahit berbulan-bulan di laut.

Sekda Aceh, M. Nasir Syamaun, menerima audiensi Aliansi Mahasiswa se-Aceh di Posko Penanganan Bencana Pemerintah Aceh, Selasa (13/1/2026). (Foto: Ist)
Soal Status Bencana Nasional, Sekda Aceh Jelaskan Prosedurnya ke Mahasiswa

Kelima nelayan tersebut adalah Osama (23) dan Ahyatul Kamal (22) asal Kecamatan Birem Bayeun, Mohamad Azhar (22) dari Kecamatan Rantau Selamat, serta Abdul Azis (20) dan Ahmad Idrus (20) warga Aceh Tamiang.

- ADVERTISEMENT -

Disiksa dan Dipaksa Hidup dengan Air Asin

Kisah derita para pemuda ini berawal dari tawaran pekerjaan sebagai anak buah kapal (ABK) penangkap cumi di Tanjung Priok dengan tujuan Merauke, Papua.

- ADVERTISEMENT -
Bupati Aceh Barat Tarmizi SP MM dan Wakil Bupati Said Fadheil SH.
Aceh Barat Larang Permainan Domino hingga Turnamen di Gampong

Mereka dijanjikan kontrak kerja 10 bulan dengan gaji yang cukup besar. Namun, setibanya di kapal, kenyataan yang mereka hadapi justru sangat berbeda.

“Kami tidak pernah menandatangani kontrak, hanya diberi janji manis. Makan hanya dua kali sehari, tidak ada makan siang. Untuk sikat gigi kami pakai air asin, bahkan mandi hanya seminggu sekali,” tutur Abdul Azis, salah seorang korban.

Air tawar yang ada di kapal dilarang dipakai oleh ABK baru. Mereka kerap mendapat hinaan, tekanan, bahkan kekerasan dari ABK lama. Gaji yang dijanjikan pun tidak pernah jelas.

Jusuf Kalla Serahkan Bantuan Kemanusiaan PMI Nasional ke Mualem di Aceh Utara

“Katanya Rp35 ribu per hari untuk ABK, tapi tidak pernah kami terima,” tambah Azis.

- ADVERTISEMENT -

Nekat Lompat ke Laut

Tidak tahan dengan perlakuan tidak manusiawi, kelima pemuda Aceh itu akhirnya nekat melompat dari kapal ketika melintas di perairan Kepulauan Aru, Maluku, sejauh delapan mil dari pantai.

Dengan hanya berbekal pelampung seadanya, mereka berenang selama sembilan jam di lautan lepas.

“Kami sempat terpisah jarak 200 meter, ada yang hampir tenggelam karena lemas. Tapi kami saling menyemangati dan berdoa agar diselamatkan,” kata Azis dengan suara bergetar.

Keberuntungan berpihak pada mereka. Nelayan dari dua desa di Kepulauan Aru menemukan dan menolong kelima pemuda tersebut.

Mereka kemudian ditampung di rumah seorang tokoh masyarakat setempat, Pak Rudi.

Kabar hilangnya para nelayan Aceh ini sampai ke keluarga mereka yang kemudian melapor ke Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.

Salah seorang korban sempat mengirim titik koordinat melalui WhatsApp sebelum hilang kontak.

Dari titik koordinat itu, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky langsung bergerak melakukan koordinasi dengan Bupati Kepulauan Aru.

“Mereka akhirnya ditemukan dan dikumpulkan di satu tempat. Pemerintah kemudian memfasilitasi pemulangan. Biaya perjalanan dari Kepulauan Aru ke Jakarta ditanggung oleh Dinas Sosial Aceh Timur, sementara biaya kepulangan ke Aceh ditanggung Dinas Sosial Aceh,” jelas Al-Farlaky.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu proses pencarian hingga pemulangan lima putra Aceh itu.

Disambut Haru di Pendopo Idi

Kepulangan tiga nelayan asal Aceh Timur disambut langsung oleh keluarga dan sanak saudara di Pendopo Idi. Tangis haru pecah ketika orang tua memeluk anak-anak mereka yang selama ini hanya terdengar kabar samar.

Sementara dua nelayan asal Aceh Tamiang nantinya akan disambut langsung oleh Bupati Aceh Tamiang bersama keluarga mereka di kampung halaman.

Hadir dalam penyambutan di Aceh Timur sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Perindustrian, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, perwakilan Dinas Sosial, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Camat Birem Bayeun.

Dalam kesempatan itu, Bupati Al-Farlaky mengingatkan generasi muda Aceh agar tidak mudah tergoda tawaran kerja di luar daerah yang tidak jelas.

“Fasilitas dasar pun tidak diberikan. Untuk sikat gigi mereka harus pakai air asin, makan hanya dua kali sehari, gaji tidak jelas. Ini pelajaran penting agar anak-anak muda Aceh tidak mudah terbujuk janji-janji manis. Di Aceh juga banyak peluang kerja yang bisa digarap,” tegasnya.

Abdul Azis mewakili teman-temannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang mereka terima. “Kami tidak tahu harus berharap kepada siapa, tapi Alhamdulillah Allah menolong kami melalui bantuan Pak Bupati dan semua pihak. Kami sangat berterima kasih,” ujarnya.

Kini, setelah berbulan-bulan dalam derita, lima pemuda Aceh itu akhirnya bisa kembali ke tanah kelahiran dengan selamat, membawa pulang sebuah kisah pilu yang akan menjadi pelajaran berharga bagi banyak orang.

Previous Article KPK Surati 24 Kepala Daerah di Aceh, Minta Serahkan Data Proyek Strategis, Pokir Dewan, Hibah-Bansos
Next Article Kapolda Aceh Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah melakukan silaturahmi dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem, di Meuligoe Gubernur Aceh, Ahad (24/8). (Foto: Ist) Marzuki Usung Motto: Polda Meutuah Menuju Aceh Meusyeuhu

Populer

Pendidikan
Prof Mirza Tabrani Dinilai Figur Tepat Pimpin Universitas Syiah Kuala
Rabu, 14 Januari 2026
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana didampingi Kasat Resnarkoba AKP Rajabul Asra memberikan keterangan pengungkapan kasus sabu dalam konferensi pers, Selasa (13/1). (Foto: Ist)
Hukum
Empat Kali Jadi Kurir, Warga Pidie Akhirnya Ditangkap di Bandara SIM Selundupkan Sabu 1,9 Kg  
Rabu, 14 Januari 2026
Indonesia memasuki tahun 2026 dengan satu ironi besar: narasi dalam kondisi tampak stabil, tetapi sesungguhnya rapuh di tengah krisis kepercayaan. (Foto: Ist)
Opini
Negara “Seolah-olah”: Indonesia di Ambang Krisis Legitimasi
Rabu, 14 Januari 2026
Nasional
Jurnalis Aceh Raih Penghargaan Adam Malik Awards 2026
Rabu, 14 Januari 2026
Sekda Aceh, M. Nasir Syamaun, menerima audiensi Aliansi Mahasiswa se-Aceh di Posko Penanganan Bencana Pemerintah Aceh, Selasa (13/1/2026). (Foto: Ist)
Aceh
Soal Status Bencana Nasional, Sekda Aceh Jelaskan Prosedurnya ke Mahasiswa
Rabu, 14 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Aceh

Aceh Jadi Posko Induk Nasional Rehabilitasi–Rekonstruksi Pascabencana Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026
Aceh

Koalisi Sipil Nilai Perpanjangan Ketiga Darurat Bencana Aceh Bukti Kegagalan Negara

Minggu, 11 Januari 2026
Aceh

Kondisi Memburuk, Aceh Utara Kembali Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 15 Hari

Sabtu, 10 Januari 2026
Aceh

Pemerintah Aceh Siapkan 6 Program Percepatan Pemulihan Pascabanjir

Sabtu, 10 Januari 2026
Aceh

26 Kampung Masih Terisolir, Aceh Tengah Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana

Jumat, 9 Januari 2026
Aceh

Selesai Bersih-bersih Lumpur, Warga Aceh Utara Diterjang Banjir Lagi

Jumat, 9 Januari 2026
Aceh

Terkendala Lahan, Korban Banjir di Aceh Sulit Direlokasi 

Jumat, 9 Januari 2026
Pekerja sedang melaksanakan pembangunan hunian sementara bagi korban banjir bandang di Aceh. (Foto: Ist)
Aceh

Pembangunan Huntara Diminta Sediakan Fasilitas Ibadah dan Sarana Bermain Anak

Jumat, 9 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?