INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Aceh

Proyek Besar di Aceh Masih Banyak Gunakan Tukang dari Luar Daerah

Last updated: Sabtu, 30 Agustus 2025 21:18 WIB
By Hasrul
Share
Lama Bacaan 3 Menit
Banyak proyek besar di Aceh justru dikerjakan oleh tukang dari luar daerah. (Foto: Ist)
SHARE

Banda Aceh, Infoaceh.net –Pembangunan di Aceh terus bergeliat. Gedung, jembatan, hingga jalan raya bermunculan di berbagai wilayah.

Namun, di balik megahnya proyek infrastruktur, terselip kegelisahan: mengapa banyak proyek besar di Aceh justru dikerjakan oleh tukang dari luar daerah?

Banjir susulan kembali memutus akses alternatif menuju Kampung Gemboyah, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah. (Foto: Ist)
Banjir Susulan Kembali Putus Akses 4 Kampung di Aceh Tengah

Dunia pertukangan di Aceh selama ini berjalan apa adanya, namun kini tuntutan zaman tidak lagi bisa ditawar.

- ADVERTISEMENT -

Tukang tidak cukup hanya memegang palu dan paku, tetapi wajib memiliki kompetensi, sertifikasi, serta daya saing agar tidak kalah dalam menghadapi derasnya arus pembangunan dan persaingan global.

Menyadari tantangan itu, Persatuan Tukang Aceh (PTA) bersama mitra strategis menghadirkan diskusi publik bertajuk: “Optimalisasi Pertukangan Aceh untuk Meningkatkan Kompetensi dan Daya Saing Tukang dalam Menghadapi Tantangan dan Peluang.”

- ADVERTISEMENT -
Jumlah korban jiwa akibat banjir bandang dan longsor di Aceh Utara bertambah menjadi 229 orang. (Foto: Ist)
13 Jenazah Ditemukan di Tumpukan Kayu, Korban Jiwa Banjir Aceh Utara Jadi 229 Orang

Diskusi digelar pada Rabu pagi, 10 September 2025 di Gedung Landmark BSI Aceh, Jln. Tgk. Mohd Daud Beureueh Banda Aceh

Narasumbernya adalah dua Anggota DPR RI asal Aceh M. Nasir Djamil dan Irmawan, Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) Wilayah I Banda Aceh Indra Suhada ST MT, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Heri Yugiantoro ST MT dan Teuku Abdul Hanan (Pemerhati Pengadaan Barang dan Jasa).

Sertifikasi Jadi Penentu

Mobilisasi ekonomi masyarakat di sejumlah desa terisolir di Kabupaten Aceh Tengah saat ini hanya bergantung pada sling manual swadaya masyarakat menggunakan kabel listrik PLN dan sangat tidak aman serta berbahaya untuk menyeberangi sungai berarus deras dan berbatu. (Foto: Ist)
40 Hari Pascabanjir di Aceh Tengah, 30 Desa Masih Terisolir 

Selama ini, tukang Aceh kerap dipandang sebelah mata, padahal merekalah ujung tombak pembangunan infrastruktur.

- ADVERTISEMENT -

Sayangnya, masih banyak tukang lokal yang kalah bersaing dengan tenaga dari luar daerah karena lemahnya sertifikasi, standar mutu, dan keterampilan.

Pertanyaan besar pun muncul: mengapa proyek-proyek besar di Aceh masih banyak dikerjakan oleh tukang dari luar?

Forum ini berusaha menjawab keresahan itu dengan solusi konkret: tukang Aceh harus dibekali sertifikasi resmi agar dapat diprioritaskan dalam setiap proyek pembangunan.

Harapan untuk Tukang Lokal

Ketua Dewan Penasihat PTA Drs Isa Alima, menegaskan kegiatan ini tidak boleh berhenti sebagai seremonial belaka. “Diskusi publik ini harus memberi hasil positif bagi para tukang Aceh agar mampu bersaing, sekaligus memiliki sertifikasi pertukangan sesuai bidangnya masing-masing. Kami juga berharap pemangku kepentingan dapat memprioritaskan tukang lokal yang sudah bersertifikat, sehingga mereka tidak lagi tersisih di tanah sendiri,” ujarnya, Jum’at (29/8).

Isa mengapresiasi kerja keras panitia penyelenggara dan semua pihak yang berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini.

Ia berharap ke depan pengurus PTA Aceh semakin bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk melahirkan gerakan nyata dalam pemberdayaan tukang lokal.

Keresahan serupa juga disampaikan masyarakat. Tidak sedikit yang bertanya-tanya, mengapa proyek besar di Aceh justru lebih banyak dikerjakan oleh tukang luar daerah, sementara tukang lokal hanya menjadi penonton.

“Kalau bukan tukang Aceh yang membangun Aceh, lalu siapa lagi? Jangan sampai negeri ini dibangun dengan tangan orang luar, sementara anak negeri hanya berdiri di pinggir jalan menyaksikan,” ungkap seorang tokoh masyarakat dengan nada getir.

Diskusi publik ini menjadi panggung awal menuju masa depan pertukangan Aceh yang lebih profesional, bermartabat, dan berdaya saing.

Dengan sertifikasi sebagai kunci, tukang Aceh diyakini mampu berdiri tegak, bersaing dalam proyek nasional, bahkan menembus panggung global.

Previous Article Selebritas sekaligus anggota DPR Eko Hendro Purnomo atau Eko 'Patrio' akhirnya meminta maaf atas kegaduhannya terkait joget di DPR. Permintaan maaf itu disampaikannya bersama Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau Pasha 'Ungu'. Muncul ke Publik, Eko Patrio Minta Maaf karena Joget di DPR
Next Article Kembali Memanas, Massa Serang Brimob dari Dua Sisi Jalan dan Pakai Motor Kembali Memanas, Massa Serang Brimob dari Dua Sisi Jalan dan Pakai Motor

Populer

Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Umum
AKBP Chairul Ikhsan Gantikan Sujoko sebagai Kapolres Aceh Besar
Sabtu, 20 Desember 2025
Terdakwa korupsi dana Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Aceh Jaya T. Reza Fahlevi, meninggal dunia pada Jum'at malam, 2 Januari 2026. (Foto: Ist)
Hukum
Sekda Nonaktif Terdakwa Korupsi PSR Aceh Jaya Meninggal Dunia  
Sabtu, 3 Januari 2026
LBH-YLBHI melontarkan kritik keras terhadap Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto atas penanganan bencana ekologis yang melanda Aceh-Sumatera selama lebih dari 40 hari terakhir. (Foto: Ist)
Nasional
40 Hari Berlalu, Pemerintahan Prabowo Dinilai Gagal Tangani Bencana Ekologis Aceh-Sumatera
Senin, 5 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky memimpin Rapat Validasi Data Pembangunan Huntara bagi warga terdampak banjir di Aula Serbaguna Idi, Aceh Timur, Sabtu (3/1). (Foto: Ist)
Aceh

Jelang Ramadhan, Bupati Aceh Timur Minta Pembangunan Huntara Dipercepat

Sabtu, 3 Januari 2026
Lebih satu bulan pascabanjir bandang dan longsor melanda Aceh, warga korban bencana masih belum mampu membersihkan rumah mereka yang terkubur lumpur setinggi dua hingga empat meter. (Foto: Ist)
Aceh

Tak Mampu Bersihkan Rumah Terkubur Lumpur, Korban Banjir Aceh Minta Bantuan Pemerintah

Jumat, 2 Januari 2026
Presiden RI Prabowo Subianto meninjau progres pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak banjir di Aceh Tamiang, Kamis (1/1). (Foto: Ist)
Aceh

Prabowo Tinjau Kesiapan Huntara Pengungsi Banjir di Aceh Tamiang

Jumat, 2 Januari 2026
Sebuah ironi telanjang terkuak dalam skema pembiayaan penanganan bencana banjir bandang dan longsor di Aceh-Sumatera. (Foto: Ist)
Aceh

Ironi Anggaran Bencana Aceh-Sumatera: Rp165 Ribu per Hari untuk TNI, Pengungsi Banjir Hanya Rp10 Ribu

Jumat, 2 Januari 2026
Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma meninjau langsung kondisi baut Jembatan Bailey penghubung Bireuen–Takengon, tepatnya di Gampong Teupin Mane, Kecamatan Juli, Bireuen. (Foto: Ist)
Aceh

Haji Uma Cek Langsung Baut Jembatan Bailey Teupin Mane, Ini Temuan di Lapangan

Jumat, 2 Januari 2026
Malam pergantian Tahun Baru 2026 di Kota Banda Aceh berlangsung tanpa perayaan, Rabu malam (31/12). (Foto: Ist)
Aceh

Empati untuk Korban Bencana, Malam Tahun Baru 2026 di Banda Aceh Tanpa Perayaan

Kamis, 1 Januari 2026
Sekda Aceh, M. Nasir Syamaun memimpin rapat perdana penyusunan dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi (R3P) pascabencana banjir bandang dan longsor Aceh di Ruang Rapat Sekda, Rabu (31/12).
Aceh

Tim Kerja R3P Mulai Susun Blueprint Rehab-Rekon Aceh Pascabencana  

Kamis, 1 Januari 2026
Pemerintah Pusat memastikan pengembalian Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Transfer ke Daerah (TKD) untuk Aceh tahun anggaran 2026 dengan nilai Rp1,6 triliun. (Foto: Ilustrasi)
Aceh

Pusat Kembalikan DAK dan TKD Aceh Rp1,6 Triliun, Pemulihan Bencana Jadi Prioritas Nasional

Kamis, 1 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?