INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Aceh

Syech Muharram Harap Dukungan BNPB Atasi Krisis Air di Aceh Besar

Last updated: Rabu, 29 Oktober 2025 11:35 WIB
By M Ichsan
Share
Lama Bacaan 5 Menit
Bupati Aceh Besar Muharram Idris menghadiri Rakor Penanggulangan Bencana 2025 di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Selasa (28/10).
Bupati Aceh Besar Muharram Idris menghadiri Rakor Penanggulangan Bencana 2025 di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Selasa (28/10).
SHARE

BANDA ACEH, Infoaceh.net — Kabupaten Aceh Besar merupakan salah satu daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi di Provinsi Aceh.

Hal itu disampaikan Bupati Aceh Besar Muharram Idris (Syech Muharram) pada Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Bencana Tahun 2025 yang digelar di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Selasa (28/10/2025).

Pemerintah Aceh Siapkan 6 Program Percepatan Pemulihan Pascabanjir

Bupati Muharram menyoroti berbagai persoalan yang kerap dihadapi masyarakat Aceh Besar, terutama terkait dengan banjir, krisis air bersih, serta kerusakan infrastruktur irigasi yang berdampak langsung terhadap sektor pertanian.

- ADVERTISEMENT -

“Hari ini banyak air di Aceh Besar yang terbuang percuma ke laut. Ketika musim hujan, air tersebut tidak tertampung dengan baik, malah meluap ke permukiman warga dan menyebabkan banjir. Kondisi ini memperlihatkan bahwa sistem penanganan air dan irigasi kita masih lemah,” ujar Bupati.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian materiil bagi masyarakat, tetapi juga mengancam ketahanan pangan daerah. Ia mencontohkan banyak saluran irigasi yang telah rusak parah, bahkan patah, sehingga menyebabkan gagal panen di sejumlah wilayah.

- ADVERTISEMENT -
26 Kampung Masih Terisolir, Aceh Tengah Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana

Karena itu, pihaknya berharap dukungan pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk membantu pembangunan dan perbaikan infrastruktur, termasuk penyediaan sumur bor di daerah rawan kekeringan.

“Banyak petani di Aceh Besar yang sangat bergantung pada irigasi dan sumur bor untuk mengairi sawah mereka. Kami berharap adanya bantuan nyata agar aktivitas pertanian tidak terganggu dan masyarakat bisa tetap sejahtera,” tambahnya.

Rakor tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala BNPB RI Letjen TNI Suharyanto, didampingi oleh seluruh deputi BNPB. Kegiatan itu turut dihadiri Plh Kepala BPBA, Kepala Basarnas Aceh, Kalaksa BPBD kabupaten/kota se-Aceh, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Selesai Bersih-bersih Lumpur, Warga Aceh Utara Diterjang Banjir Lagi

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala BNPB beserta jajaran deputi di Aceh.

- ADVERTISEMENT -

Menurutnya, kehadiran tersebut merupakan bentuk perhatian besar pemerintah pusat terhadap penanggulangan bencana di wilayah ujung barat Indonesia.

“Kehadiran Kepala BNPB dan para deputi di Aceh merupakan kehormatan bagi kami. Sebagai provinsi yang berada di ujung barat Sumatera, kami jarang mendapat kunjungan langsung dari pejabat pusat. Ini tentu menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi penanggulangan bencana antara pusat dan daerah,” ungkap Wagub.

Fadhlullah juga menyampaikan bahwa pada tahun 2024, Aceh telah menerima bantuan dari BNPB, namun jumlahnya masih sangat terbatas.

Ia berharap pada tahun 2025 dan 2026 mendatang, alokasi bantuan dapat ditingkatkan untuk menjangkau lebih banyak wilayah terdampak.

“Kami berharap tahun depan kebutuhan daerah bisa lebih terpenuhi. Banyak kabupaten/kota yang masih kekurangan sarana mitigasi dan penanganan bencana. Semoga perhatian dari BNPB dapat terus berlanjut,” harapnya.

Kepala BNPB RI Letjen TNI Suharyanto dalam arahannya menegaskan pihaknya akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah di Aceh dalam mewujudkan ketangguhan menghadapi bencana.

Salah satu langkah strategis yang akan dilakukan, kata dia, adalah memfasilitasi kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Jepang dalam penguatan sistem mitigasi dan kesiapsiagaan bencana di Aceh.

“Kami akan memfasilitasi kerja sama ketangguhan bencana antara Provinsi Aceh, kabupaten/kota, dan mitra internasional seperti Jepang, yang memiliki pengalaman luas dalam manajemen bencana, apalagi Aceh dan Jepang sama-sama sudah merasakan dampak besar dari bencana tsunami,” jelas Suharyanto.

Ia menambahkan, arah kebijakan penanggulangan bencana nasional juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada Asta Cita ke-8 poin 3, yang menekankan pentingnya penanganan bencana secara menyeluruh di seluruh Indonesia.

“Insya Allah, terkait permohonan bantuan seperti sumur bor akan segera kami proses. Kami juga akan mengupayakan berbagai bantuan lainnya sesuai kebutuhan daerah. Aceh ini istimewa, dan kami ingin memastikan daerah ini benar-benar siap dan tangguh menghadapi potensi bencana,” tegasnya.

Terkait berbagai proposal usulan dari pemerintah daerah di Aceh, Suharyanto menjelaskan sebagian besar telah sampai ke meja Menteri Keuangan.

Ia meminta daerah yang sudah mengajukan proposal bersabar menunggu proses selanjutnya, sementara bagi daerah yang belum, agar segera melengkapi pengusulan.

“Proposal pengusulan sudah sampai di meja Menteri Keuangan. Kami harap daerah yang sudah mengusulkan bersabar dulu dan jangan menambah usulan baru, agar tidak tertindih dengan proposal sebelumnya. Bagi yang belum mengusulkan, silakan segera ajukan,” pesannya.

Rakor Penanggulangan Bencana tersebut menjadi ajang penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, sekaligus mempertegas komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam membangun sistem penanganan bencana yang cepat, efektif dan berkelanjutan di Aceh.

TAGGED:Asta Cita Prabowo fokus penanganan bencanaBNPB janji bantu sumur bor dan infrastruktur pertanianBupati Aceh Besar Muharram Idris soroti kerentanan bencana dan irigasi rusakkerja sama Indonesia–Jepang untuk kesiapsiagaan AcehRakor penanggulangan bencana Aceh 2025sinergi Aceh–BNPB perkuat mitigasi bencana
Previous Article Kebakaran menghanguskan rumah panggung kayu milik warga di Gampong Keuneu Eu, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, pada Selasa malam (28/10). (Foto: Dok. BPBD Aceh Besar) Rumah Panggung Kayu Warga Peukan Bada Ludes Terbakar, Pemilik Mengungsi ke Rumah Tetangga
Next Article Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal tampil di hadapan pemimpin kota seluruh Indonesia dalam Knowledge Management Forum (KMF) 2025 yang digelar APEKSI di Ballroom Hotel VASA, Surabaya, Selasa (28/10). (Foto: Ist) Banda Aceh Jadi Model Kota Rendah Karbon

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Ekonomi
12.638 Hektare Kebun Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir-Longsor
Jumat, 9 Januari 2026
Aceh
Pemerintah Aceh Siapkan 6 Program Percepatan Pemulihan Pascabanjir
Sabtu, 10 Januari 2026
Kombes Deden Supriyatna Imhar ditunjuk menjadi Dirlantas Polda Aceh
Aceh
Kombes Deden Supriyatna Jabat Dirlantas Polda Aceh, Kombes M Iqbal Dimutasi ke Akpol
Rabu, 25 Juni 2025

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Aceh

Terkendala Lahan, Korban Banjir di Aceh Sulit Direlokasi 

Jumat, 9 Januari 2026
Pekerja sedang melaksanakan pembangunan hunian sementara bagi korban banjir bandang di Aceh. (Foto: Ist)
Aceh

Pembangunan Huntara Diminta Sediakan Fasilitas Ibadah dan Sarana Bermain Anak

Jumat, 9 Januari 2026
Banjir bandang kembali menerjang Bener Meriah. disertai material kayu gelondongan terjadi di kawasan aliran Sungai Wih Gile, Kampung Fajar Harapan, Kecamatan Timang Gajah, Kamis (8/1). (Foto: Ist)
Aceh

Banjir Bandang Kembali Terjang Bener Meriah, Kayu Gelondongan Ikut Terbawa Arus

Kamis, 8 Januari 2026
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem kembali menetapkan perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana Aceh selama 14 hari terhitung sejak 9 Januari hingga 22 Januari 2026. (Foto: Ist)
Aceh

Ketiga Kalinya, Status Tanggap Darurat Bencana Aceh Kembali Diperpanjang hingga 22 Januari

Kamis, 8 Januari 2026
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem kembali menetapkan perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana Aceh selama 14 hari terhitung sejak 9 Januari hingga 22 Januari 2026. (Foto: Ist)
Aceh

Sejumlah Kecamatan di Aceh Timur dan Aceh Utara Kembali Terendam Banjir

Kamis, 8 Januari 2026
Aceh

Pemerintah Aceh Usulkan Rp146 Miliar ke BNPB untuk Bersihkan Wilayah Bencana

Kamis, 8 Januari 2026
Aceh

1.000 Rumah Hunian Tetap Mulai Dibangun untuk Korban Banjir di Bireuen

Kamis, 8 Januari 2026
Aceh

Bener Meriah Tetapkan Status Transisi Darurat ke Pemulihan Pascabencana Selama 90 Hari

Kamis, 8 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?