INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Umum

Dari China, Illiza Gaungkan Kembali Banda Aceh sebagai Jalur Sutra Maritim Asia Tenggara

Last updated: Jumat, 21 November 2025 02:44 WIB
By M Saman
Share
Lama Bacaan 4 Menit
#image_title
SHARE
Wenzhou, Infoaceh.net – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, tampil sebagai salah satu pembicara utama pada ajang Maritime Silk Road Conference yang digelar di Kota Wenzhou, Provinsi Zhejiang, China.
Kehadiran Illiza merupakan undangan khusus dari Kantor Cabang Zhejiang Kantor Berita Xinhua dan Pemerintah Rakyat Kota Wenzhou.
Dalam forum internasional yang berfokus pada kerja sama pariwisata budaya, perdagangan, dan pengembangan sektor maritim tersebut, Illiza kembali menggaungkan posisi Banda Aceh sebagai titik penting Jalur Sutra Maritim dunia, khususnya di kawasan Asia Tenggara.
Di hadapan perwakilan UNESCO, World Tourism Alliance, para pejabat dari kota-kota jalur sutra maritim, serta perwakilan senior platform pariwisata global seperti TikTok, TripAdvisor, Trip.com, dan Fliggy, Illiza memaparkan peran historis Banda Aceh.
“Sejak abad ke-15, pelabuhan kami menjadi tempat persinggahan kapal dari Tiongkok, Arab, dan India, membawa rempah, sutra, ilmu, dan nilai peradaban,” ujarnya dalam konferensi yang digelar Kamis, 20 November 2025.
Illiza menegaskan identitas Banda Aceh sebagai Serambi Mekkah bukan hanya karena religiusitas masyarakatnya, tetapi karena keterbukaan sejarahnya terhadap dunia. Ia menekankan Banda Aceh merupakan pusat peradaban Islam tertua di Asia Tenggara, dengan warisan Kesultanan Aceh Darussalam yang masih hidup hingga saat ini.
Illiza memaparkan visinya tentang pembangunan kota yang mengedepankan tiga nilai utama: Faith, Culture, and Harmony. Nilai tersebut terhimpun dalam satu konsep besar: Banda Aceh Kota Kolaborasi.
“Melalui kolaborasi pemerintah, swasta, dan masyarakat, kami ingin membangun kota yang modern, inklusif, dan berdaya saing,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, ia sekaligus memperkenalkan brand pariwisata terbaru Banda Aceh: “Charming Banda Aceh”, yang mencakup lima pesona utama: budaya dan seni, tsunami dan ketangguhan, religi dan sejarah Islam, kuliner, wisata bahari melalui sinergi Basajan: Banda Aceh – Sabang – Jantho.
Dalam pidatonya, Illiza juga mempromosikan identitas baru Banda Aceh sebagai Kota Parfum Indonesia, mengangkat potensi tanaman aromatik lokal seperti nilam, kenanga, dan melati.
Belum lama ini, Banda Aceh bersama Universitas Syiah Kuala dan pelaku UMKM berhasil mengekspor 1 ton minyak nilam ke Prancis senilai Rp1,5 miliar.
“Kami ingin aroma Banda Aceh tercium di pasar dunia sebagai simbol kreativitas dan kemandirian ekonomi berbasis nilai-nilai Islam,” ujar Illiza.
Hubungan Aceh–Tiongkok Sejak Abad ke-16
Illiza juga mengulas sejarah panjang hubungan Aceh dengan Tiongkok. Ia menyebut bahwa pada tahun 1602, Sultan Alauddin Riayat Syah mengirim utusan kepada Kaisar Wanli dari Dinasti Ming sebagai simbol persahabatan.
Diplomasi itu berlanjut pada masa Sultan Iskandar Muda, dan hingga kini artefak keramik Dinasti Ming masih ditemukan di kawasan Gampong Pande dan Lamreh.
“Ini bukti nyata hubungan damai Aceh dan Tiongkok dari masa ke masa,” katanya.
Pada sesi pemaparan, Illiza menawarkan serangkaian peluang kerja sama lintas negara bertajuk “From Wenzhou to Banda Aceh: The Maritime Silk Route Experience”, yang mencakup: promosi wisata lintas negara, investasi pariwisata halal dan waterfront city, pertukaran SDM untuk pelatihan hospitality, pariwisata, dan teknologi digital, kerja sama smart tourism berbasis AI, pengembangan rute penerbangan Banda Aceh–Kuala Lumpur–Wenzhou/Guangzhou, kolaborasi media digital melalui TikTok/Douyin, Trip.com, Fliggy, dan WeChat, dukungan logistik dan branding lintas negara untuk promosi wisata, UMKM, dan event budaya.
Menutup presentasinya, Illiza menyampaikan pesan damai dari ujung barat Indonesia.
“Banda Aceh kota kecil, tetapi semangatnya besar — semangat menjaga warisan, membangun kolaborasi, dan menebar kedamaian.”
Ia menegaskan Jalur Sutra Maritim adalah simbol masa depan kolaboratif antarbangsa.
“May our partnership sail together for peace, prosperity, and shared humanity,” tutup Illiza.
Foto:
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, tampil sebagai pembicara ajang Maritime Silk Road Conference yang digelar di Kota Wenzhou, Provinsi Zhejiang, China.
Previous Article Abang ipar berinisial J (25) ditangkap karena diduga melakukan pemerkosaan anak di bawah umur di Kabupaten Aceh Tenggara. Abang Ipar Rudapaksa Anak di Bawah Umur di Aceh Tenggara Berakhir di Bui
Next Article Anggaran Pemerintah Aceh Terbatas, Pengadaan Ferry Rute Krueng Geukueh–Penang Terkendala

Populer

Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Surat Warga
Kebun Pala Warga Alue Keutapang Pidie Jaya Mati Total Akibat Banjir Bandang
Senin, 12 Januari 2026
Pendidikan
Meski Jadi Korban, Semangat Juang Guru di Lokasi Bencana Aceh Tak Pernah Padam
Senin, 12 Januari 2026
Olahraga
Persiraja Bungkam Persikad Depok 1-0, Gol Connor Flynn Jadi Penentu
Senin, 12 Januari 2026
Sosok Wanita dalam Video Diduga Faris Adam Dicari Netizen, Pelantun Lagu 'Stecu Stecu' Tuai Sorotan
Umum
Dugaan Video Call Faris Adam ‘Stecu Stecu’ Viral, Netizen Buru Sosok Wanita dan Klarifikasi Sang Penyanyi
Sabtu, 28 Juni 2025

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Umum

Balai Pengajian Dayah Thalibul Huda di Aceh Besar Terbakar

Sabtu, 10 Januari 2026
Umum

Ditlantas Polda Aceh Umumkan Persyaratan Urus STNK Hilang-Rusak Akibat Bencana

Sabtu, 10 Januari 2026
Umum

500 Ton Beras dan Bantuan Logistik PMI Tiba di Pelabuhan Krueng Geukuh

Jumat, 9 Januari 2026
Umum

Kapolres Pidie Jaya Serahkan Ekskavator Percepat Pembersihan Lumpur

Jumat, 9 Januari 2026
Umum

Huntara Mulai Dibangun di Aceh Timur, Target 10 Hari Siap

Jumat, 9 Januari 2026
Umum

Gas Muncul di Tanah Bekas Banjir Nagan Raya, BPMA: Aman Selama Tidak Ada Pembakaran  

Jumat, 9 Januari 2026
Kementerian Pekerjaan Umum memastikan pembangunan jembatan permanen untuk menggantikan Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Bireuen, akan dimulai bulan Januari 2026. (Foto: Ist)
Umum

Bulan Ini, Kementerian PU Bangun Jembatan Permanen Krueng Tingkeum di Kutablang Bireuen

Jumat, 9 Januari 2026
Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Mujiburrahman dan Ketua Yayasan Tarara Global Humanity Muhammad Haykal menandatangani MoU pembangunan fasilitas air siap minum berbasis wakaf, Rabu (7/1). (Foto: Ist)
Umum

Yayasan Turki Bangun Fasilitas Air Siap Minum Wakaf di Kampus UIN Ar-Raniry

Jumat, 9 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?