INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2025 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2025 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Surat Warga

Geumpang-Mane-Tangse Alami Krisis BBM dan Sembako

Last updated: Minggu, 30 November 2025 14:40 WIB
By M Saman
Share
Lama Bacaan 3 Menit
Pemerhati kebijakan publik di Pidie, Drs M. Isa Alima mengungkapkan longsor jalan di Geunie Tangse menyebabkan Geumpang dan Mane krisis BBM dan sembako. (Foto: Ist)
SHARE
Pidie, Infoaceh.net — Tiga kecamatan pedalaman di Kabupaten Pidie yakni Geumpang, Mane dan Tangse kini menghadapi krisis kemanusiaan yang semakin parah.
Meskipun wilayah ini tidak dilanda banjir secara langsung, efek dari banjir di daerah lain telah memutus segala pasokan, menyebabkan krisis ganda yang mengancam kehidupan masyarakat.
Krisis BBM telah mencapai titik nadir: sudah dua hari penuh tidak ada setetes pun bahan bakar yang tersedia. Pertashop tutup total, SPBU kosong melompong, dan kios pengecer tak berdaya.
Harga Pertamax sempat mencapai Rp20.000 per liter, tetapi itu hanya angka kosong, karena tidak ada lagi yang menjualnya.
Tragisnya, krisis BBM ini datang bersamaan dengan menipisnya stok sembako. Harga-harga melambung tak terkendali, sementara barang-barang kebutuhan pokok semakin sulit didapatkan.
Beberapa jenis sembako bahkan hilang dari pasaran, membuat warga semakin panik dan putus asa.
Kehidupan masyarakat lumpuh total. Kendaraan terparkir tak berdaya, para pekerja tidak bisa bepergian, pedagang tidak dapat mendistribusikan barang, dan layanan vital seperti ambulans terancam berhenti beroperasi.
Rantai pasokan terputus akibat banjir di wilayah sekitar, membuat Geumpang–Mane seolah terisolasi dari dunia luar.
“Kami benar-benar tak bisa bergerak! BBM tidak ada, sembako mulai hilang, harga-harga menggila! Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Pertashop kosong, SPBU gelap, pasar sepi, harga melambung tapi barang tak ada! Kami butuh pemerintah hadir SEKARANG, bukan besok, bukan nanti, tapi SEKARANG!” teriak seorang ibu rumah tangga di Mane, mewakili suara putus asa seluruh warga Geumpang.
Pertanyaan pun membara di benak setiap warga: bagaimana kami bisa bertahan hidup? Apakah penderitaan ini tidak ada akhirnya? Di mana negara saat rakyatnya menjerit?
Tokoh masyarakat dan pemerhati kebijakan publik di Pidie, Drs M. Isa Alima, menyatakan situasi ini sudah menjadi darurat kemanusiaan yang membutuhkan tindakan cepat dan terkoordinasi.
“Geumpang–Mane dan Tangse tidak hanya terisolir secara geografis, tetapi juga terisolir akibat dampak banjir di wilayah lain yang memutus akses pasokan. Ini adalah krisis ganda yang mengancam nyawa dan kehidupan ratusan ribu manusia. Pemerintah pusat dan daerah harus segera mengirimkan bantuan darurat: BBM, sembako, obat-obatan, dan air bersih. Jangan biarkan rakyat kami menderita dan kehilangan harapan di tengah kekayaan alam Aceh! Ini bukan lagi soal imbauan atau koordinasi, ini soal nyawa manusia!” tegas Drs. Isa Alima, mantan anggota DPRK Pidie dua periode ini, Ahad (30/11/2025).
Warga tidak lagi meminta, mereka menuntut: Pemerintah harus segera bertindak! Kirim bantuan darurat sekarang juga jangan biarkan kami menderita!
Sambil menunggu uluran tangan pemerintah, masyarakat Geumpang–Mane dan Tangse terus berjuang untuk bertahan hidup. Mereka saling membantu, berbagi makanan, dan mencari cara untuk mendapatkan informasi. Namun, tanpa bantuan dari luar, harapan mereka semakin menipis.
Di tengah kegelapan dan keputusasaan, satu harapan masih membara: Pemerintah akan datang sebelum semuanya terlambat.
Pemerintah akan bertindak, sebelum Geumpang–Mane dan Tangse menjadi kota mati.
Previous Article Juru Bicara Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Aceh, Murthalamuddin Percepat Kordinasi dan Informasi, Pemerintah Aceh Bentuk Pos Komando Tanggap Darurat Bencana
Next Article Informasi yang menyebutkan jumlah korban meninggal dunia akibat banjir Aceh sebanyak 400 orang, adalah tidak benar alias kabar bohong atau hoax. (Foto: Ist) Murthalamuddin: Informasi Korban Meninggal Banjir Aceh 400 Orang Adalah Hoax
Tidak ada komentar

Beri KomentarBatalkan balasan

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Aceh
Koalisi Sipil Aceh Desak Presiden Tetapkan Darurat Bencana Nasional Banjir Sumatera 
Minggu, 30 November 2025
Aceh
Bantuan Medis dan Tim Dokter dari Malaysia Mendarat di Aceh
Minggu, 30 November 2025
Ekonomi
Pedagang Tega, Harga Bahan Pokok di Banda Aceh Naik Gila-gilaan di Tengah Darurat Bencana
Minggu, 30 November 2025
Mantan Gubernur Aceh dr Zaini Abdullah didampingi Ustadz Masrul Aidi dan Dr Hafas Furqani menjadi pemateri FGD "Siapa Aktor di Balik Revisi Qanun LKS” di Hotel Kyriad Muraya Banda Aceh, Kamis (1/6/2023)
Ekonomi
Jadi Aktor Revisi Qanun LKS, Abu Doto Sebut Achmad Marzuki Adu Domba Rakyat Aceh
Kamis, 1 Juni 2023

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow
IKLAN HARI PAHLAWAN PEMKO
IKLAN PEMKO SABANG SUMPAH PEMUDA
IKLAN BANK ACEH HARI SANTRI
IKLAN DJP OKTOBER 2025

Berita Lainnya

Surat Warga

Aceh Darurat Bencana: Kendalikan Harga, Selamatkan Rakyat dari Kelaparan

Jumat, 28 November 2025
Surat Warga

Pejabat Perlu Jaga Ucapan, Jangan Main Api di Ruang Publik 

Senin, 17 November 2025
Drs. Isa Alima, pemerhati komunikasi publik
Surat Warga

Kejahatan Komunikasi: Ketika Ucapan Pejabat Publik Jadi Sumber Api 

Senin, 17 November 2025
Professor Dr Teungku Fauzi Saleh Lamno
Surat Warga

Guru yang Tak Pernah Marah Itu Kini Pimpin Badan Wakaf Aceh: Kisah Fauzi Saleh dari Balik Papan Tulis RIAB

Sabtu, 28 Juni 2025
Ilustrasi
Surat Warga

Keinginan Illiza Terapkan Tapping Box di Banda Aceh, Ambisi Mengejar PAD yang Jadi Beban Pengusaha Kecil

Minggu, 18 Mei 2025
Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto
Surat Warga

Diamnya Wakil Wali Kota Banda Aceh Lihat Pelari Bercelana Pendek, Antara Toleransi dan Ketidaktegasan Penegakan Syariat

Kamis, 15 Mei 2025
Hasvi Harizi
Surat Warga

Puasanya Para Sarjana, dari S1 Hingga S3

Rabu, 13 Maret 2024
Ketua Pemuda Aceh Reformasi (PAR) Muhammad Farras
Surat Warga

Pergubkan APBA 2024, Langkah Pj Gubernur Dinilai Tepat

Minggu, 3 Maret 2024
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2025 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?