INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Umum

Penanganan Banjir Aceh Buruk: Masyarakat Sipil Sebut Lambat Sejak Awal, Koordinasi Lapangan Lemah

Last updated: Senin, 1 Desember 2025 01:08 WIB
By Hasrul
Share
Lama Bacaan 3 Menit
Masyarakat Sipil Aceh menilai gelombang banjir bandang dan longsor yang meluluhlantakkan Aceh, Sumut dan Sumbar mengungkap betapa rapuhnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana besar. (Foto: Ist)
Masyarakat Sipil Aceh menilai gelombang banjir bandang dan longsor yang meluluhlantakkan Aceh, Sumut dan Sumbar mengungkap betapa rapuhnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana besar. (Foto: Ist)
SHARE

Banda Aceh, Infoaceh.net — Gelombang banjir bandang dan longsor yang meluluhlantakkan Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat terus mengungkap betapa rapuhnya kesiapsiagaan negara dalam menghadapi bencana besar.

Ribuan warga masih terjebak di wilayah terisolir, akses jalan terputus, dan laporan korban jiwa bertambah dari hari ke hari.

Polresta Banda Aceh Gelar Zikir dan Doa Bersama untuk Korban Banjir

Di banyak lokasi, tim penyelamat kesulitan menembus desa-desa terdampak karena infrastruktur lumpuh total.

- ADVERTISEMENT -

Melihat skala kehancuran yang merata di tiga provinsi sekaligus, Masyarakat Sipil Aceh, Ahad (30/11/2025) menegaskan bahwa bencana ini tidak lagi dapat dipandang sebagai persoalan lokal.

Mereka mendesak Presiden untuk segera menetapkan banjir dan longsor yang melanda Sumatera sebagai bencana nasional, agar penanganan darurat dapat dilakukan secara terintegrasi, cepat dan dengan dukungan penuh pemerintah pusat.

- ADVERTISEMENT -
Relawan Dewan Dakwah Aceh menyalurkan bantuan kemanusiaan tahap keempat kepada masyarakat terdampak banjir bandang dan longsor, di MIN 4 Aceh Tengah, Rabu (14/1).
Dewan Dakwah Aceh Salurkan Bantuan Tahap Keempat untuk Korban Banjir

Dalam pernyataan sikap bersama, puluhan lembaga menyoroti lambannya penanganan sejak awal. Mereka menilai koordinasi di lapangan masih lemah, informasi simpang-siur dan distribusi bantuan belum merata.

Sementara itu, sejumlah daerah yang paling parah justru belum tersentuh bantuan, membuat warga bertahan dengan pangan dan air bersih yang semakin menipis.

Bagi mereka, keselamatan warga seharusnya menjadi prioritas tertinggi negara, bukan sekadar urusan administratif antarlevel pemerintahan.

Omid Popalzay Resmi Gabung Persiraja Banda Aceh  

Masyarakat sipil juga menekan Pemerintah Aceh untuk mengalihkan anggaran APBA yang belum terpakai demi penanganan darurat, agar setiap rupiah benar-benar digunakan untuk menyelamatkan nyawa dan memulihkan kehidupan warga.

- ADVERTISEMENT -

Mereka menyerukan pembentukan pusat informasi terpadu yang dapat menjadi rujukan resmi bagi masyarakat dan tim lapangan, sehingga kebingungan dan tumpang tindih laporan dapat dihindari.

Tanpa manajemen krisis yang jelas, mereka khawatir jumlah korban bisa terus bertambah, bukan hanya akibat bencana awal tetapi karena kegagalan penanganan pasca bencana.

Penetapan status bencana nasional, menurut mereka, menjadi langkah penting untuk membuka akses logistik, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta memungkinkan masuknya dukungan internasional jika diperlukan.

Lebih dari itu, penetapan tersebut menunjukkan keseriusan negara dalam melihat penderitaan rakyat sebagai prioritas kemanusiaan, bukan sekadar angka dalam laporan resmi.

Pernyataan sikap ini ditandatangani oleh Forum LSM Aceh, Koalisi NGO HAM, WALHI Aceh, Flower Aceh, SEI, GeRAK Aceh, Kontras Aceh, Balai Syura, JKMA Aceh, MaTA, Mafindo Aceh, dan puluhan organisasi lainnya. Hadir sebagai perwakilan lembaga antara lain Sudirman Hasan dari Forum LSM Aceh, Riries dari Flower Aceh, Munawir dari WALHI Aceh, Khairil dari Koalisi NGO HAM, serta Gilang dari GeRAK Aceh.

Masyarakat Sipil Aceh menyatakan kesiapan untuk bergandengan tangan dengan pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan relawan di seluruh Indonesia.

Namun mereka juga mengingatkan bahwa solidaritas warga tidak boleh menggantikan tanggung jawab negara.

Dalam kondisi darurat seperti ini, negara dituntut hadir sepenuhnya, bukan terlambat, bukan setengah hati.

TAGGED:Bencana Hidrometeorologi SumateraBencana Nasional Aceh Sumut SumbarDesakan Masyarakat Sipil AcehForum LSM AcehKesiapsiagaan Bencana NegaraKoalisi NGO HAMPenetapan Bencana Nasional PrabowoPengalihan Anggaran APBA DaruratPusat Informasi Terpadu BencanaWalhi Acehwww.infoaceh.net
Previous Article Kakanwil Kemenag Aceh Azhari didampingi Kabag TU Ahmad Yani. Kemenag Aceh Terapkan WFH dan WFA bagi ASN di Daerah Terdampak Bencana
Next Article Juru Bicara Posko Satgas Penanganan Bencana Aceh Murthalamuddin Update Korban Banjir-Longsor Aceh: 102 Meninggal, 116 Hilang, 292.806 Warga Mengungsi

Populer

Aceh
Mualem Khawatir Dukungan Nasional Berkurang Saat Transisi Pascabencana Aceh
Jumat, 16 Januari 2026
Aceh
Dana Bencana Disorot, Pemerintah Aceh Tegaskan Tak Ada yang Disembunyikan
Jumat, 16 Januari 2026
Aceh
51 Hari Pascabencana, 24 Desa di Aceh Tengah Masih Terisolasi  
Kamis, 15 Januari 2026
Ekonomi
Pulihkan Sawah Rusak Akibat Banjir, Menteri Pertanian Mulai Rehabilitasi Lahan di Aceh Utara
Jumat, 16 Januari 2026
Ekonomi
BSI Catat Penjualan Emas 2,18 Ton Lewat BYOND, Investor Muda Mendominasi
Jumat, 16 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Umum

Wali Kota Sabang Lantik 18 Keuchik, Ingatkan Dana Gampong 2026 Menurun

Kamis, 15 Januari 2026
Umum

BPMA-PWI Aceh Perkuat Kemitraan, Siap Kerja Sama Peningkatan Kapasitas Wartawan

Kamis, 15 Januari 2026
Umum

PT Tiara Marga Trakindo Bantu Korban Banjir Aceh Rp2,5 Miliar

Rabu, 14 Januari 2026
Pemerintah memastikan tujuh stimulus ekonomi strategis berlanjut pada 2026 sebagai langkah menjaga daya beli masyarakat, menopang UMKM, serta memperluas lapangan kerja di tengah tekanan ekonomi global.
Ekonomi

Tak Mau Ekonomi Goyang, Pemerintah Kunci 7 Stimulus Besar hingga 2026

Rabu, 14 Januari 2026
Sekda Aceh, M. Nasir Syamaun, menerima audiensi Aliansi Mahasiswa se-Aceh di Posko Penanganan Bencana Pemerintah Aceh, Selasa (13/1/2026). (Foto: Ist)
Aceh

Soal Status Bencana Nasional, Sekda Aceh Jelaskan Prosedurnya ke Mahasiswa

Rabu, 14 Januari 2026
UIN Ar-Raniry Banda Aceh menandatangani MoU dengan Prince of Songkla University (PSU), Thailand, sebagai upaya memperkuat jejaring akademik internasional, Selasa (13/1).
Pendidikan

UIN Ar-Raniry Jalin Kerja Sama dengan Universitas Songkla Thailand

Rabu, 14 Januari 2026
Tanah amblas di Desa Pondok Balik Kecamatan Ketol, Aceh Tengah hampir menyentuh badan jalan, tersisa kurang lebih 5 meter dari badan jalan. (Foto: Ist)
Umum

Tanah Amblas Hampir Sentuh Badan Jalan, Pemkab Aceh Tengah Buka Akses Alternatif 

Rabu, 14 Januari 2026
Ratusan personel BPBD dan Damkar Bireuen menggelar unjuk rasa di halaman Gedung DPRK Bireuen, Selasa (13/1/2026) terkait tudingan penimbunan bantuan untuk korban banjir bandang. (Foto: Ist)
Umum

Dituding Timbun Bantuan, BPBD dan Damkar Bireuen Geruduk Gedung DPRK

Rabu, 14 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?