JAKARTA, Infoaceh.net — Sidang perdana kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026), berlangsung di tengah lautan solidaritas.
Ratusan pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai komunitas Gojek memadati area pengadilan sejak pagi. Mereka datang untuk menyatakan dukungan terbuka kepada pendiri Gojek tersebut yang kini duduk sebagai terdakwa.
Sejumlah driver tampak membawa spanduk, poster, hingga menggunakan mobil komando.
Seruan dukungan pun menggema di halaman pengadilan, menyuarakan keyakinan bahwa Nadiem tidak terlibat dalam praktik korupsi sebagaimana yang dituduhkan jaksa.
“Bebaskan Pak Nadiem! Ojol bisa hidup karena beliau. Kami berdiri bersama Nadiem!” teriak salah seorang orator, disambut sorak dukungan massa.
Nadiem Makarim hadir di ruang sidang untuk mendengarkan pembacaan surat dakwaan atas perkara dugaan korupsi Program Digitalisasi Pendidikan tahun anggaran 2019–2022.
Perkara ini berkaitan dengan pengadaan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), khususnya laptop berbasis Chrome OS yang didanai melalui APBN dan Dana Alokasi Khusus (DAK).
Selain Nadiem, Kejaksaan juga menyeret empat nama lain sebagai terdakwa, yakni mantan Direktur SD Kemendikbudristek Sri Wahyuningsih, mantan Direktur SMP Mulyatsyah, konsultan proyek Ibrahim Arief, serta mantan staf khusus Mendikbudristek, Jurist Tan.
Para terdakwa diduga menyalahgunakan kewenangan dalam proses pengadaan sehingga menimbulkan kerugian keuangan negara dalam jumlah signifikan.
Nadiem didakwa dengan Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagai dakwaan utama, serta Pasal 3 sebagai dakwaan alternatif.
Hingga sidang dimulai, suasana di lingkungan Pengadilan Tipikor masih dipenuhi massa pendukung. Sejumlah pengemudi ojol bahkan terlihat masuk ke ruang sidang untuk menyaksikan langsung jalannya persidangan terhadap figur yang mereka anggap berjasa membuka peluang kerja di sektor transportasi daring.



