Bener Meriah, Infoaceh.net — Banjir bandang kembali menerjang wilayah Kabupaten Bener Meriah. Kali ini, banjir disertai material kayu gelondongan terjadi di kawasan aliran Sungai Wih Gile, Kampung Fajar Harapan, Kecamatan Timang Gajah, Kamis (8/1/2026).
Peristiwa tersebut terekam dalam sejumlah video yang beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman itu terlihat derasnya arus sungai yang membawa potongan kayu berukuran besar melintasi kawasan permukiman warga.
Kondisi tersebut sempat membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Kepala Pusat Data dan Informasi Posko Penanganan Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Bener Meriah, Ilham Abdi, membenarkan terjadinya banjir bandang tersebut.
Namun, ia memastikan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa.
“Benar, tadi di Kampung Fajar Harapan sempat terjadi banjir bandang di aliran Sungai Wih Gile. Namun karena kondisi sungai cukup dalam, air yang membawa material kayu tidak sempat meluap ke permukiman warga. Laporan sementara tidak ada korban,” ujar Ilham kepada Infoaceh.net.
Ilham juga menyampaikan, hingga kini belum ada laporan terkait kerusakan infrastruktur, khususnya jembatan utama di ruas jalan nasional Bireuen–Takengon yang melintasi kawasan tersebut.
Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan.
Hingga Kamis malam pukul 21.00 WIB, hujan dengan intensitas sedang masih mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Bener Meriah, sehingga potensi banjir susulan masih terbuka.
“Kami mengimbau warga yang bermukim di sepanjang bantaran sungai untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika terjadi peningkatan debit air secara signifikan,” tambahnya.
Sebagai informasi, Kabupaten Bener Meriah sebelumnya juga dilanda banjir besar dan longsor pada 26 November 2025 lalu.
Bencana tersebut menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan putus serta menimbulkan korban jiwa di beberapa kecamatan.



