Pertamina Salurkan BBM 1.000 Genset Bantuan Kementerian ESDM di Wilayah Terdampak Bencana Aceh

Banda Aceh, Infoaceh.net – PT Pertamina Patra Niaga juga mendukung pemenuhan BBM Solar dan Gasoline (bensin) dan pelumas untuk program bantuan 1.000 unit genset dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di wilayah terdampak bencana banjir bandang dan longsor Provinsi Aceh.
Program tersebut meliputi penyaluran 500 unit genset di Aceh Tengah, 300 unit di Lhokseumawe, dan 200 unit di Banda Aceh, yang dimanfaatkan untuk menopang pasokan listrik sementara di wilayah terdampak bencana serta lokasi-lokasi layanan publik.
Pertamina Patra Niaga melalui Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan ketersediaan energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM), dalam mendukung pemulihan wilayah Aceh pascabencana.
Komitmen tersebut ditegaskan melalui kunjungan kerja Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar, ke Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Bireuen, Rabu (7/1).
Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung kondisi lapangan serta memastikan distribusi BBM jenis Solar tetap berjalan lancar dan andal di tengah situasi darurat.
Dalam periode akhir November hingga Desember 2025, penyaluran BBM Solar di wilayah Aceh tercatat meningkat hampir 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Total realisasi penyaluran mencapai lebih dari 5.400 kiloliter, atau meningkat sekitar 900 kiloliter, seiring meningkatnya kebutuhan energi untuk mendukung aktivitas pemulihan di daerah terdampak bencana.
Peningkatan penyaluran Solar tersebut digunakan antara lain untuk menopang operasional Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) serta sistem cadangan (backup system) PLN.
Ketersediaan Solar menjadi faktor krusial dalam menjaga keandalan pasokan listrik, terutama bagi layanan publik, fasilitas vital, dan pusat-pusat pemulihan masyarakat selama masa tanggap darurat hingga pemulihan.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, manajemen Pertamina Patra Niaga turut meninjau sejumlah lokasi terdampak, antara lain di Desa Riseh Tunong, Kabupaten Aceh Utara, serta Desa Pante Peusangan, Kabupaten Bireuen, guna melihat langsung tantangan distribusi energi dan kebutuhan masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, Pertamina Patra Niaga juga menyalurkan bantuan paket kebutuhan pokok berupa beras, minyak goreng, dan mi instan.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis dan diterima langsung oleh kepala desa setempat untuk kemudian disalurkan kepada warga yang membutuhkan.
Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar, menyampaikan keandalan pasokan Solar memiliki peran strategis dalam mendukung pemulihan Aceh.
“Di tengah kondisi bencana, Solar memiliki peran strategis untuk menjaga kelistrikan, mendukung operasional PLTD dan genset, serta memastikan layanan publik tetap berjalan. Pertamina Patra Niaga terus bersinergi dengan PLN, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan agar distribusi energi tetap terjaga dan tepat sasaran,” ujarnya.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, menegaskan bahwa pemantauan stok dan distribusi BBM di Aceh dilakukan secara intensif dan berkelanjutan.
“Kami mengupayakan distribusi Solar di Aceh tetap berjalan optimal sebagai bagian dari dukungan pemulihan wilayah, termasuk menjaga keandalan kelistrikan melalui PLTD dan sistem cadangan PLN, sekaligus menghadirkan kepedulian sosial bagi masyarakat terdampak,” jelas Sunardi.
Melalui sinergi berkelanjutan antara penyediaan energi, dukungan program pemerintah, dan kepedulian sosial, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemulihan Aceh dengan memastikan ketersediaan BBM Solar yang aman, andal dan berkesinambungan.