INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Opini

Wajah Aceh di Simpang Lima: Cermin Akhlak Kota Serambi Mekkah

Last updated: Selasa, 13 Januari 2026 15:24 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 3 Menit
Suasana Bundaran Simpang Lima Banda Aceh pada malam hari. (Foto: Ist)
SHARE

Oleh: Drs M. Isa Alima (Pemerhati Sosial Budaya dan Kebijakan Publik Aceh)

 

Uang Bencana Aceh Mengendap, Empati Hilang: Derita Korban yang Terabaikan

Malam hari di kota Banda Aceh memiliki pesona tersendiri. Khidmatnya seperti doa yang dilantunkan perlahan, namun sarat makna. Di Bundaran Simpang Lima, denyut nadi ibu kota Provinsi Aceh terasa begitu kuat.

- ADVERTISEMENT -

 

Cahaya lampu menembus kegelapan, memantul di aspal yang basah oleh embun, membingkai monumen kebanggaan kota dengan wibawa yang tenang.

- ADVERTISEMENT -
Belajar dari Venezuela: Ketika Kekuasaan Ditinggalkan Loyalitas

 

Dari kejauhan, tulisan “Banda Aceh” menyala, seakan menegaskan identitas: inilah pusat kota, tempat berbagai arah bertemu dan nilai-nilai diuji.

 

1.794 Hektare Tambak Tenggelam, Luka yang Tersisa Pascabanjir Pidie
Bundaran Simpang Lima di waktu malam bukan sekadar ruang lalu lintas. Ia adalah panggung peradaban. Di sana, monumen menjulang ke langit, simbol harapan dan keteguhan. Kendaraan bergerak tertib, mengikuti irama lampu lalu lintas yang setia bekerja tanpa lelah.
Lampu merah menyala, tegas namun bijak, mengingatkan setiap pengendara untuk berhenti, menahan laju, dan memberi ruang bagi keselamatan bersama.
Di sudut pandang mata, terpampang jelas lampu peringatan bertuliskan “Taati Rambu Lalu Lintas dan Marka Jalan”. Kalimat itu sederhana, namun sarat makna.
Ia bukan sekadar imbauan teknis, melainkan seruan moral. Di kota yang menjunjung tinggi syariat, ketaatan di jalan raya adalah cerminan ketaatan dalam hidup.
Disiplin berlalu lintas adalah wujud kecil dari akhlak besar: menghormati hak orang lain, menahan ego dan mendahulukan kemaslahatan bersama.
Keindahan panorama Simpang Lima pada malam hari mengajarkan kita bahwa estetika sejati tidak berdiri sendiri.
Cahaya lampu akan kehilangan maknanya jika diiringi kebut-kebutan. Monumen akan tampak hampa bila aturan diabaikan.
Kota akan kehilangan rohnya bila warganya abai pada tertib dan adab. Karena itu, keindahan visual harus berjalan seiring dengan keindahan perilaku.
Banda Aceh adalah Serambi Mekkah. Sebutan itu mengandung amanah sejarah, budaya dan spiritual. Kota ini bukan hanya etalase bangunan dan tata kota, melainkan miniatur Provinsi Aceh, cermin nilai, sikap, dan arah masa depan.
Maka, ketika lampu lalu lintas dipatuhi dan marka jalan dihormati, sesungguhnya kita sedang merawat wajah Aceh di mata dunia.
Di Simpang Lima, malam menjadi guru yang diam. Ia mengajarkan bahwa kemajuan tidak selalu bising. Ia hadir dalam keteraturan, dalam kesabaran menunggu lampu hijau, dalam kesediaan berhenti walau jalan tampak lengang.
Di sanalah kota ini menemukan martabatnya: ketika warganya memilih taat, bukan karena diawasi, tetapi karena sadar.
Keindahan Bundaran Simpang Lima di waktu malam adalah undangan refleksi. Bahwa hidup, seperti lalu lintas, membutuhkan rambu.
Bahwa kebebasan tanpa aturan hanya akan melahirkan kekacauan. Dan bahwa Aceh, dengan seluruh kekhasan syariahnya, menuntut keselarasan antara cahaya fisik dan cahaya nurani.
Jika keindahan kota diikuti oleh keindahan menaati aturan, maka Banda Aceh tidak hanya akan terang di malam hari, tetapi juga bercahaya dalam peradaban.
Dari Simpang Lima, pesan itu mengalir ke setiap sudut kota: tertib adalah keindahan, taat adalah kemuliaan dan disiplin adalah jalan sunyi menuju keselamatan dunia dan akhirat.
Previous Article Peulale Aneuk Miet Pulihkan Trauma Anak Korban Banjir di Aceh Utara
Tidak ada komentar

Beri KomentarBatalkan balasan

Populer

Pendidikan
Prof Mirza Tabrani Dinilai Figur Tepat Pimpin Universitas Syiah Kuala
Selasa, 13 Januari 2026
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Tiga calon Rektor USK periode 2026-2031 yakni: Prof Agussabti, Prof Marwan dan Prof Mirza Tabrani. (Foto: Ist)
Pendidikan
MWA Tetapkan Tiga Calon Rektor USK Periode 2026–2031, Ini Namanya
Senin, 12 Januari 2026
Opini
Uang Bencana Aceh Mengendap, Empati Hilang: Derita Korban yang Terabaikan
Selasa, 13 Januari 2026
Prof Dr Mirza Tabrani SE MBA DBA resmi mendaftar sebagai calon Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) periode 2026–2031.
Pendidikan
Mantan Komisaris Bank Aceh Prof Mirza Tabrani Daftar Calon Rektor USK
Minggu, 19 Oktober 2025

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Prof Dr TM Jamil MSi
Opini

Aceh Bukan Kolam Ikan:  Menggugat Syahwat Proyek di Tengah Bencana Banjir

Senin, 5 Januari 2026
Kondisi rumah warga yang terkubur lumpur akibat banjir bandang di Gampong Blang Awe Kecamatan Meureudu Kabupaten Pidie Jaya. (Foto: Ist)
Opini

Di Balik Luka dan Tangisan Rakyat Aceh Akibat Kelalaian Negara

Sabtu, 3 Januari 2026
Ketika hukum pidana buruk berada di tangan aparat korup, birokrasi inkompeten dan kekuasaan cenderung otoriter, maka negara sedang menapaki jalur darurat hukum. (Foto: Ist)
Opini

Indonesia dalam Kondisi Darurat Hukum

Sabtu, 3 Januari 2026
Opini

Deforestasi Sawit dan Bencana Aceh yang Diciptakan 

Rabu, 31 Desember 2025
Opini

Aceh dan Luka yang Tak Pernah Benar-benar Sembuh dalam Republik Indonesia

Senin, 29 Desember 2025
Opini

Menjaga Damai di Tengah Bencana, Menahan Diri dari Segala Provokasi

Minggu, 28 Desember 2025
Jangan biarkan pejabat 'wet-wet gaki' (ongkang-ongkang kaki) di tengah bencana terulang. Foto: Ilustrasi
Opini

Jangan Biarkan Pejabat ‘Wet-Wet Gaki’ di Tengah Bencana Aceh

Rabu, 24 Desember 2025
Mayjen TNI (Purn) TA Hafil Fuddin SH SIP MH
Opini

Aceh Tamiang Tak Cukup Diberi Bantuan, Perlu Rekonstruksi Menyeluruh dan Tata Ruang Baru

Selasa, 23 Desember 2025
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?