INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Aceh

Soal Status Bencana Nasional, Sekda Aceh Jelaskan Prosedurnya ke Mahasiswa

Last updated: Rabu, 14 Januari 2026 00:58 WIB
By Hasrul
Share
Lama Bacaan 3 Menit
Sekda Aceh, M. Nasir Syamaun, menerima audiensi Aliansi Mahasiswa se-Aceh di Posko Penanganan Bencana Pemerintah Aceh, Selasa (13/1/2026). (Foto: Ist)
SHARE
BANDA ACEH, Infoaceh.net – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun, menerima audiensi Aliansi Mahasiswa se-Aceh di Posko Penanganan Bencana Pemerintah Aceh, Selasa (13/1/2026).
Pertemuan tersebut membahas penanganan banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, sekaligus menyinkronkan data lapangan antara pemerintah dan mahasiswa.
Dalam audiensi tersebut, M. Nasir menanggapi aspirasi mahasiswa terkait dorongan peningkatan status bencana banjir Aceh menjadi bencana nasional.
Ia menegaskan bahwa penetapan status tersebut tidak bisa dilakukan secara sepihak oleh pemerintah daerah, melainkan harus melalui mekanisme dan prosedur yang telah diatur oleh pemerintah pusat.
“Semua aspirasi kami dengarkan dan hargai. Namun, penetapan status bencana nasional memiliki prosedur dan regulasi yang ketat dari pemerintah pusat. Pemerintah Aceh terus bekerja maksimal sesuai kewenangan yang ada,” ujar M. Nasir didampingi Asisten III Muhammad Diwarsyah.
Ia menjelaskan, fokus utama Pemerintah Aceh saat ini adalah memastikan seluruh masyarakat terdampak mendapatkan penanganan yang optimal melalui koordinasi lintas sektor.
Berdasarkan data terbaru, jumlah warga yang masih berada di lokasi pengungsian tercatat 155.000 jiwa, menurun signifikan dibandingkan kondisi awal yang sempat mencapai sekitar satu juta orang.
Secara keseluruhan, banjir besar tersebut berdampak pada sekitar 2,5 juta jiwa di berbagai daerah di Aceh.
Terkait 31 warga yang masih dinyatakan hilang, Sekda Aceh menegaskan bahwa proses pencarian telah dihentikan setelah seluruh tahapan pencarian dan pertolongan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dijalankan secara maksimal oleh tim gabungan.
Dalam upaya penanganan bencana, Pemerintah Aceh telah membentuk sembilan klaster penanganan yang melibatkan sekitar 150 organisasi masyarakat sipil (Civil Society Organization/CSO).
Pemerintah juga memastikan ketersediaan logistik, khususnya bahan pangan seperti beras, tetap menjangkau seluruh wilayah terdampak, meskipun menghadapi kendala akses dan kondisi cuaca.
Selain pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, Pemerintah Aceh saat ini memprioritaskan pemulihan konektivitas wilayah, terutama akibat putusnya sejumlah jembatan yang berdampak pada distribusi barang dan memicu kenaikan inflasi.
Sebanyak 456 pos layanan kesehatan juga akan dievaluasi untuk memastikan efektivitas pelayanan medis bagi masyarakat terdampak tetap berjalan optimal.
“Koordinasi terus kita perkuat dengan berbagai pihak, mulai dari NGO, TNI, Polri, hingga DLHK, termasuk dalam penanganan lumpur di pemukiman warga dan lokasi penumpukan material sisa banjir,” tambah M. Nasir.
Sementara itu, perwakilan Aliansi Mahasiswa se-Aceh, Habibi, menyampaikan mahasiswa telah turun langsung ke lapangan selama 22 hari di tiga wilayah terdampak banjir.
Dari aksi kemanusiaan tersebut, mahasiswa berhasil menghimpun donasi lebih dari Rp200 juta untuk membantu masyarakat korban banjir.
Habibi mengapresiasi keterbukaan Pemerintah Aceh yang telah menyediakan ruang dialog dengan mahasiswa. Ia berharap audiensi tersebut menjadi momentum penguatan kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
“Terima kasih telah membuka ruang diskusi ini. Harapan kami, kolaborasi antara mahasiswa dan Pemerintah Aceh dapat semakin maksimal untuk saling membantu dalam proses pemulihan daerah terdampak banjir,” tutup Habibi.
Previous Article UIN Ar-Raniry Jalin Kerja Sama dengan Universitas Songkla Thailand
Tidak ada komentar

Beri KomentarBatalkan balasan

Populer

Aceh
Soal Status Bencana Nasional, Sekda Aceh Jelaskan Prosedurnya ke Mahasiswa
Rabu, 14 Januari 2026
Umum
Tanah Amblas Hampir Sentuh Badan Jalan, Pemkab Aceh Tengah Buka Akses Alternatif 
Rabu, 14 Januari 2026
Pendidikan
UIN Ar-Raniry Jalin Kerja Sama dengan Universitas Songkla Thailand
Rabu, 14 Januari 2026
Hukum
Kardono Ditunjuk Jadi Kajari Aceh Barat Daya
Selasa, 13 Januari 2026
Umum
Gedung Pendidikan Bahasa Arab LIPIA Dibangun di Gani, Pemkab Aceh Besar Siap Dukung
Selasa, 7 Oktober 2025

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Aceh

Koalisi Sipil Nilai Perpanjangan Ketiga Darurat Bencana Aceh Bukti Kegagalan Negara

Minggu, 11 Januari 2026
Aceh

Kondisi Memburuk, Aceh Utara Kembali Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 15 Hari

Sabtu, 10 Januari 2026
Aceh

Pemerintah Aceh Siapkan 6 Program Percepatan Pemulihan Pascabanjir

Sabtu, 10 Januari 2026
Aceh

26 Kampung Masih Terisolir, Aceh Tengah Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana

Jumat, 9 Januari 2026
Aceh

Selesai Bersih-bersih Lumpur, Warga Aceh Utara Diterjang Banjir Lagi

Jumat, 9 Januari 2026
Aceh

Terkendala Lahan, Korban Banjir di Aceh Sulit Direlokasi 

Jumat, 9 Januari 2026
Pekerja sedang melaksanakan pembangunan hunian sementara bagi korban banjir bandang di Aceh. (Foto: Ist)
Aceh

Pembangunan Huntara Diminta Sediakan Fasilitas Ibadah dan Sarana Bermain Anak

Jumat, 9 Januari 2026
Banjir bandang kembali menerjang Bener Meriah. disertai material kayu gelondongan terjadi di kawasan aliran Sungai Wih Gile, Kampung Fajar Harapan, Kecamatan Timang Gajah, Kamis (8/1). (Foto: Ist)
Aceh

Banjir Bandang Kembali Terjang Bener Meriah, Kayu Gelondongan Ikut Terbawa Arus

Kamis, 8 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?