Dibuka Pendaftaran Calon Tenaga Profesional Baitul Mal Aceh 2026–2031

Baitul Mal Aceh membuka pendaftaran Calon Tenaga Profesional Baitul Mal Aceh periode 2026–2031. ( Foto: Ist)

Banda Aceh, Infoaceh.net — Baitul Mal Aceh (BMA) membuka pendaftaran Calon Tenaga Profesional Baitul Mal Aceh periode 2026–2031.

Rekrutmen ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan Baitul Mal Aceh dalam pengelolaan zakat, infak, wakaf, dan harta keagamaan lainnya (ZIWAH) secara profesional, transparan, dan sesuai prinsip syariah.

Pendaftaran dilaksanakan secara online mulai 24 Januari hingga 31 Januari 2026 melalui tautan resmi https://s.id/PendaftaranTPBMA2026.

Ketua Tim Seleksi Calon Tenaga Profesional Baitul Mal Aceh Tahun 2026–2031, Tgk Muhammad Yunus M. Yusuf SH menyampaikan, rekrutmen ini merupakan bagian dari komitmen Baitul Mal Aceh dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang memiliki integritas, kompetensi, serta pemahaman mendalam terhadap pengelolaan ZIWAH.

“Baitul Mal Aceh membutuhkan tenaga-tenaga profesional yang tidak hanya memiliki keahlian di bidangnya masing-masing, tetapi juga berintegritas, memahami nilai-nilai syariah, serta memiliki komitmen kuat dalam melayani umat,” ujar Tgk. Muhammad Yunus yang juga Ketua Badan Baitul Mal Aceh, dalam keterangan resminya, Jum’at (23/1/2026).

Ia menegaskan, seleksi ini terbuka bagi masyarakat Aceh yang memenuhi persyaratan dan tidak terlibat dalam aktivitas politik praktis.

“Kami mengajak putra-putri terbaik Aceh untuk berpartisipasi. Proses seleksi dilakukan secara objektif, transparan, dan tidak dipungut biaya,” tegasnya.

Dalam rekrutmen ini, Baitul Mal Aceh membuka sejumlah formasi Tenaga Profesional, meliputi Ahli Hukum, Tenaga ZIWAH, Teknologi Informasi, Data Analisis, Keuangan, serta Penyusunan Program dan Perencanaan.

Seluruh formasi tersebut disiapkan untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program-program ZIWAH secara terintegrasi.

Menurut Ketua Tim Seleksi, keberadaan tenaga profesional dengan latar belakang multidisiplin sangat dibutuhkan guna menjawab tantangan pengelolaan ZIWAH yang semakin kompleks.

“Pengelolaan zakat dan wakaf saat ini menuntut pendekatan profesional, berbasis data, teknologi, serta perencanaan yang matang agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.

Pelamar wajib memenuhi persyaratan umum dan khusus yang telah ditetapkan, di antaranya beragama Islam, mampu membaca Al-Qur’an, berpendidikan minimal S-1, berusia maksimal 55 tahun, berstatus non-ASN, serta memiliki pengalaman kerja sesuai bidang yang dilamar.

Seleksi akan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi, ujian tulis, penyusunan makalah atau karya tulis ilmiah, hingga tes baca Al-Qur’an dan wawancara.

Seluruh rangkaian seleksi dijadwalkan berlangsung dari awal Februari hingga awal Maret 2026.

Tim Seleksi menegaskan seluruh informasi resmi, termasuk pengumuman hasil seleksi administrasi dan ujian tulis, akan diumumkan melalui website resmi Baitul Mal Aceh di https://baitulmal.acehprov.go.id.

“Keputusan Tim Seleksi bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Namun kami menjamin proses seleksi berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Tgk. Muhammad Yunus.

Ia juga mengingatkan masyarakat berhati-hati terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan panitia seleksi.

“Pendaftaran dan seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya. Jika ada pihak yang meminta imbalan, itu dipastikan bukan dari kami,” pungkasnya.