Olahraga

Khalid Terpilih sebagai Ketua Pengprov PJSI Aceh 2026–2030

BANDA ACEH, Infoaceh.net — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Golkar, Khalid SPdI, resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Aceh periode 2026–2030.
Kepastian tersebut ditetapkan dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PJSI Aceh yang digelar pada Sabtu (24/1/2026).
Musprov berlangsung demokratis, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.
Kegiatan Musprov PJSI Aceh dibuka secara resmi oleh Ketua Harian KONI Aceh, Kennedi Husen, serta dihadiri pengurus kabupaten/kota PJSI se-Aceh, perwakilan insan judo, pelatih, wasit dan pemangku kepentingan olahraga bela diri tersebut.
Dalam proses pemilihan, Khalid memperoleh dukungan mayoritas peserta musyawarah, sehingga secara sah ditetapkan sebagai Ketua PJSI Aceh untuk empat tahun ke depan.
Dalam sambutannya usai terpilih, Khalid menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi Judo di Aceh.
“Ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya mengajak seluruh pengurus dan insan judo Aceh untuk bersatu, bekerja sama, dan berkomitmen memajukan prestasi judo Aceh, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Khalid.
Ia menegaskan, kepengurusan PJSI Aceh ke depan akan menaruh perhatian besar pada pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta penguatan organisasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota.
Menurut Khalid, pembinaan yang terstruktur, berjenjang, dan berkelanjutan merupakan kunci utama untuk melahirkan atlet-atlet judo berprestasi yang mampu bersaing di level lebih tinggi.
“Kita ingin Judo Aceh tidak hanya kuat di daerah, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional. Bahkan, tidak tertutup kemungkinan melahirkan atlet yang bisa mengharumkan nama Aceh dan Indonesia di kancah internasional,” tambahnya.
Khalid juga berharap adanya dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan olahraga, termasuk pemerintah daerah, KONI Aceh, serta komunitas dan pelaku olahraga, agar seluruh program kerja PJSI Aceh dapat berjalan optimal.
“Dengan kebersamaan, soliditas organisasi, dan kerja keras, saya optimistis judo Aceh akan bangkit, berkembang, dan mencetak prestasi yang membanggakan,” pungkasnya.
Terpilihnya Khalid sebagai Ketua PJSI Aceh diharapkan menjadi momentum baru bagi kebangkitan dan kemajuan olahraga judo di Aceh pada periode 2026–2030.

Beri Komentar

Artikel Terkait