Surat Warga

Tak Ingin Tertinggal, Warga Pulo Aceh Bersuara di Musrenbang

Pulo Aceh, Infoaceh.net — Masyarakat Kecamatan Pulo Aceh Kabupaten Aceh Besar menunjukkan partisipasi tinggi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar pada Sabtu (24/1/2025).
Tak ingin tertinggal dalam arus pembangunan daerah, warga secara aktif menyampaikan dan menginput berbagai usulan pembangunan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
Beragam usulan yang disampaikan oleh gampong-gampong di Pulo Aceh mencakup sektor infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Antusiasme warga mencerminkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya perencanaan pembangunan yang berangkat dari kebutuhan riil masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan.
Proses Musrenbang berlangsung partisipatif dengan melibatkan aparatur gampong, tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda, serta keterwakilan perempuan.
Forum tersebut dimanfaatkan warga untuk menyuarakan aspirasi dan persoalan yang selama ini dirasakan, mulai dari akses transportasi, layanan publik, hingga peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh Besar, Rahmawati mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat Pulo Aceh dalam Musrenbang kali ini.
Menurutnya, keterlibatan aktif warga menjadi kunci utama dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Kami melihat semangat luar biasa dari masyarakat Pulo Aceh. Ini menunjukkan bahwa warga tidak ingin hanya menjadi penonton, tetapi terlibat langsung dalam menentukan arah pembangunan daerah,” ujar Rahmawati.
Ia menjelaskan seluruh usulan yang telah diinput melalui SIPD akan melalui tahapan verifikasi dan penyelarasan dengan prioritas pembangunan Kabupaten Aceh Besar serta kemampuan anggaran daerah.
Usulan yang dinilai strategis, mendesak, dan berdampak luas akan menjadi perhatian utama dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
“Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat. Setiap usulan akan kami kaji secara serius sesuai skala prioritas pembangunan,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap partisipasi aktif masyarakat Pulo Aceh dapat terus dipertahankan dan menjadi contoh bagi kecamatan lain.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, pembangunan di wilayah kepulauan tersebut diharapkan dapat berjalan lebih merata, inklusif, dan berkeadilan.

Beri Komentar

Artikel Terkait