Politik

KPA Ingatkan Kader PA di DPRA Jangan Serang Sekda Aceh

Takengon, Infoaceh.net — Komite Peralihan Aceh (KPA) Aceh Tengah mengingatkan seluruh kader Partai Aceh (PA) yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) agar menjaga soliditas internal dan tidak melontarkan pernyataan terbuka yang berpotensi menyerang Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun.
Imbauan tersebut disampaikan Ketua KPA Wilayah Linge, Ismuddin alias Renggali, Ahad (1/2/2026), menyikapi maraknya pernyataan di sejumlah media online yang dinilai bernada keras dan berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.
Renggali menegaskan, sebagai bagian dari keluarga besar Partai Aceh dan KPA, para wakil rakyat di DPRA memiliki tanggung jawab besar menjaga marwah perjuangan serta stabilitas pemerintahan Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem).
“Soliditas adalah kunci. Kita harus tetap satu barisan mendukung pemerintahan Mualem agar program pembangunan Aceh berjalan optimal,” ujar Renggali.
Menurutnya, kritik terhadap pejabat pemerintahan, termasuk Sekda Aceh, merupakan hal yang wajar dalam dinamika demokrasi.
Namun, ia menekankan agar kritik tersebut disampaikan melalui mekanisme dan jalur internal partai maupun pemerintahan, bukan melalui pernyataan terbuka yang dapat memicu kegaduhan politik.
“Pernyataan di ruang publik yang menyerang personal pejabat dapat menimbulkan tafsir liar dan memperlemah kepercayaan publik. Sebaiknya disaring dan disampaikan secara internal,” tegasnya.
Renggali juga mengingatkan perbedaan pandangan di internal Partai Aceh maupun antara lembaga eksekutif dan legislatif seharusnya dijadikan sebagai kekuatan untuk memperbaiki kinerja pemerintahan, bukan justru menjadi sumber konflik yang merugikan rakyat.
Lebih lanjut, ia meminta seluruh kader Partai Aceh, khususnya yang berada di DPRA, untuk mengalihkan fokus pada agenda yang lebih mendesak, yakni membantu masyarakat terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Aceh, terutama di Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah.
“Saat ini masyarakat kita masih menghadapi dampak bencana. Energi kita seharusnya diarahkan untuk memastikan bantuan cepat dan tepat sasaran, bukan habis untuk polemik,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Renggali juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan langkah cepat Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Ia berharap sinergi antara eksekutif dan legislatif terus terjaga demi percepatan pembangunan dan kesejahteraan rakyat Aceh.
“Kami di KPA Aceh Tengah berharap hubungan baik antara DPRA dan Pemerintah Aceh tetap harmonis. Jika sinergi kuat, maka rakyat yang akan merasakan manfaatnya,” pungkas Renggali.

Beri Komentar

Artikel Terkait