Aceh

Pimpinan MPR RI Kunjungi Aceh, Pantau Pemulihan Pascabencana dan Salurkan 30 Ribu Paket Bantuan

Banda Aceh, Infoaceh.net — Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI mengunjungi Provinsi Aceh untuk memantau langsung progres pemulihan pascabencana banjir bandang dan longsor yang terjadi pada 27 November 2025. 

Dalam kunjungan tersebut, MPR RI menyalurkan total 30 ribu paket bantuan kepada delapan kabupaten/kota terdampak.
Kunjungan pimpinan MPR RI diawali dengan pertemuan bersama Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah yang didampingi Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, di Kantor Gubernur Aceh, Selasa (10/2/2026).
Setelah menerima pemaparan terkait perkembangan pemulihan, pimpinan MPR RI menyerahkan 15 ribu paket sembako dan 15 ribu paket ibadah kepada delapan kepala daerah terdampak bencana.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengatakan kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat langsung kondisi Aceh sekaligus memberikan dukungan moril bagi masyarakat korban bencana.
“Hari ini pimpinan MPR RI berkunjung ke Aceh ingin mengecek kondisi langsung Aceh. Tadi sudah disampaikan pak Wagub bahwa sudah ada kemajuan signifikan, kemudian kemajuan-kemajuan itu sudah mulai dirasakan,” kata Muzani.
Menurutnya, MPR RI mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana. Ia menyebut dukungan pemerintah pusat terhadap pemulihan Aceh sangat besar.
“Dari beberapa persoalan dan PR yang disampaikan wakil gubernur Aceh, Kepala Satgas menceritakan progres sebulan lebih setelah ditunjuk sebagai kepala satgas sudah ada kemajuan yang berarti,” ujarnya.
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menjelaskan, bencana tersebut menyebabkan 562 orang meninggal dunia dan 29 orang masih dinyatakan hilang. Hingga saat ini, sebanyak 69.222 warga masih berada di pengungsian.
Selain itu, bencana yang melanda 18 kabupaten/kota mengakibatkan sekitar 227 ribu rumah rusak, terdiri dari 95.203 rusak berat, 88.449 rusak sedang, dan 77.338 rusak ringan.
Infrastruktur juga terdampak di 2.507 titik jalan dan 599 titik jembatan.
“Masih ada 13 desa di Aceh yang mengalami pemadaman listrik akibat bencana. Namun desa-desa tersebut sudah disalurkan genset oleh Menteri ESDM,” kata Fadhlullah yang akrab disapa Dek Fad.
Muzani menjelaskan, paket sembako yang disalurkan berisi kebutuhan pokok seperti mie instan, minyak goreng, gula pasir, teh, susu kental manis, biskuit, obat masuk angin, lotion anti nyamuk, minyak kayu putih, pampers anak dan pembalut perempuan.
“Sebagai oleh-oleh untuk menghadapi bulan puasa, pimpinan majelis membawa 15.000 paket sembako,” ujarnya.
Selain itu, MPR RI juga menyerahkan 15 ribu paket ibadah yang berisi Al-Qur’an, Al-Qur’an terjemahan, sajadah, sarung, mukena, kaos, dan kerudung untuk delapan daerah terdampak.
Muzani berharap bantuan tersebut dapat menumbuhkan semangat dan optimisme masyarakat Aceh dalam menghadapi proses pemulihan pascabencana.
“Mudah-mudahan apa yang kita berikan ini menjadi sebuah semangat bersama-sama bahwa optimisme kita akan lebih baik. Kita berdoa mudah-mudahan ini jadi yang terakhir dan di balik ujian ini akan membawa kebaikan bagi kita pada masa yang akan datang,” tuturnya.
Pertemuan di Kantor Gubernur Aceh turut dihadiri Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto, Hidayat Nur Wahid, Eddy Soeparno, Edi Baskoro Yudhoyono, AM Akbar Supratman serta pimpinan fraksi MPR RI Sonny Tri Danaparamita, Ferdiansyah, Robert Rouw, Chusnunia dan Anton Sukartono Suratto.
Hadir pula Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, anggota DPD RI Dedi Iskandar Batubara, Kepala BPOM Taruna Ikrar, Abraham Liyanto dan Plt Sekjen MPR Siti Fauziah.

Beri Komentar

Artikel Terkait