Pendidikan

USK–Charoen Pokphand Teken MoU, Perkuat Pengembangan SDM dan Industri Peternakan

Banda Aceh, Infoaceh.net — Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh resmi menjalin kemitraan dengan Charoen Pokphand Foundation Indonesia (CPFI) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang disertai penyerahan beasiswa bagi mahasiswa.
Kegiatan ini berlangsung di Balai Senat USK, Selasa (10/2/2026).
MoU tersebut ditandatangani Rektor USK Prof Dr Ir Marwan dan Sekretaris Jenderal CPFI Andi Magdalena Siadari SH MH.
Kerja sama mencakup pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga penguatan sektor bisnis yang relevan dengan dunia industri.
Sebagai bagian dari kerja sama itu, CPFI menyalurkan beasiswa senilai Rp40 juta untuk mahasiswa USK. Bantuan pendidikan diberikan kepada 10 mahasiswa setiap semester, terdiri atas lima mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan dan lima mahasiswa Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian.
Sekretaris Jenderal CPFI Andi Magdalena Siadari menilai sektor peternakan dan pangan memiliki potensi strategis, terlebih dengan adanya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah.
Program tersebut dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi generasi muda.
Ia berharap mahasiswa dapat memanfaatkan peluang tersebut dengan membangun semangat kewirausahaan, seiring meningkatnya kebutuhan pasokan ayam dan telur untuk mendukung program MBG yang ditargetkan menjangkau jutaan penerima manfaat.
Rektor USK Prof Marwan menyebut kerja sama ini sebagai langkah awal memperluas kolaborasi kampus dengan dunia industri.
Selain beasiswa, mahasiswa juga berpeluang mengikuti program magang, kerja praktik, riset terapan, serta pengembangan inovasi di bidang peternakan unggas.
Menurutnya, kebutuhan protein hewani untuk mendukung program MBG menjadi peluang besar bagi pengembangan sektor peternakan.
USK memiliki kapasitas akademik melalui Fakultas Pertanian dan Fakultas Kedokteran Hewan yang siap berkontribusi dalam menjawab kebutuhan tersebut.
USK, lanjutnya, mengapresiasi dukungan CPFI dan berharap kerja sama ini dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan usaha mandiri.
Nota Kesepahaman ini berlaku selama lima tahun dan akan ditindaklanjuti melalui perjanjian teknis sesuai program yang disepakati kedua pihak.

Beri Komentar

Artikel Terkait