Ekonomi

Aceh Ramadhan Festival Kembali Masuk Kharisma Event Nusantara 2026, Digelar 1-7 Maret

Banda Aceh, Infoaceh.net – Aceh Ramadhan Festival (ARF) kembali terpilih sebagai bagian dari kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang ditetapkan Kementerian Pariwisata RI.
Event tahunan yang menjadi ikon wisata religi di Tanah Rencong itu dijadwalkan berlangsung pada 1–7 Maret 2026 di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.
Mengusung tema “The Truly Spiritual Journey in Serambi Mekkah”, festival ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman spiritual Ramadhan yang autentik melalui berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari pameran, bazar, lomba Islami, buka puasa bersama, hingga pameran artefak Islam.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Dedy Yuswadi AP, mengatakan kembalinya Aceh Ramadhan Festival dalam KEN 2026 merupakan bentuk pengakuan atas konsistensi Aceh dalam menghadirkan event berkualitas yang berakar pada kearifan lokal dan nilai-nilai keislaman.
“Masuknya kembali Aceh Ramadhan Festival dalam Kharisma Event Nusantara 2026 adalah momentum penting untuk memperkuat positioning Aceh sebagai destinasi wisata religi unggulan nasional. Ini sekaligus menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menghadirkan penyelenggaraan yang lebih baik, lebih tertata, dan berdampak luas bagi masyarakat,” ujar Dedy dalam keterangannya, Rabu (11/2/2026).
Dedy menegaskan, kesuksesan penyelenggaraan festival sangat bergantung pada dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, termasuk mitra pemerintah dan dunia usaha.
“Kami mengharapkan koordinasi penuh dan dukungan konkret dari seluruh mitra pemerintah, BUMN/BUMA, perbankan, asosiasi, dan komunitas untuk bersama-sama mengisi ragam kegiatan dalam Aceh Ramadhan Festival. Event ini bukan hanya milik Disbudpar, tetapi milik kita semua,” tegasnya.
Menurutnya, pemusatan kegiatan di kawasan Masjid Raya Baiturrahman akan semakin memperkuat nuansa spiritual Ramadhan sekaligus menampilkan kekhasan tradisi masyarakat Aceh dalam menjalani bulan suci dengan semangat berbagi dan berkarya.
Sementara Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disbudpar Aceh, Akmal Fajar, menjelaskan bahwa konsep festival tahun ini dirancang lebih komprehensif dengan memadukan unsur spiritualitas, edukasi, ekonomi, dan kreativitas generasi muda.
Rangkaian kegiatan yang disiapkan antara lain lomba Tahfiz Al-Qur’an, cerita Islami, lomba mewarnai, lomba konten Ramadhan, dan lomba pidato.
Selain itu, panitia juga merencanakan Lomba dan Pameran Kaligrafi Nasional yang akan diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Tak hanya itu, festival juga akan menghadirkan Pameran Mushaf Al-Qur’an dan Manuskrip Islam yang menampilkan kekayaan khazanah literasi Islam.
“Melalui konsep Gampong Ramadhan, kami akan menghadirkan puluhan UMKM kuliner khas Aceh dan Nusantara. Pengunjung dapat menikmati berbagai takjil tradisional Aceh selama festival berlangsung. Ini menjadi ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus daya tarik wisata,” kata Akmal.
Aceh Ramadhan Festival 2026 juga mengusung semangat kepedulian sosial. Panitia berencana menggalang donasi untuk korban bencana banjir di Aceh serta menggelar kegiatan tadarus bersama sebagai wujud penguatan nilai kebersamaan.
Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Aceh Ramadhan Festival diharapkan tidak hanya menjadi agenda wisata religi tahunan, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi, penguatan ekonomi umat, serta penggerak solidaritas sosial masyarakat.
Sebagai bagian dari KEN 2026, festival ini diproyeksikan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara ke Aceh selama bulan Ramadhan, sekaligus mempertegas identitas Aceh sebagai destinasi spiritual unggulan Indonesia.
image_print

Beri Komentar

Artikel Terkait